
Setelah selesai makan, Celine dan Steven memutuskan untuk langsung menuju bandara untuk menjemput mama dan papa nya.
"Ma, Pa!", panggil Celine
"Hai sayang. Mama kangen sama kamu.", jawab Mama Gladys sambil memeluk Celine
"Hai sayang.", ucap papa Thomas dan memeluk Celine
"Ma, Pa, kenalin, ini ka Steven.", kata Celine sambil memperkenalkan Steven yang ada di belakang nya
"Ka Steven , ini mama papa aku.", ucap Celine lagi
"Steven om, Steven tante.", balas Steven sambil bersalaman memperkenalkan diri
"Wah wah wah... Anak mama sekarang udah punya pacar nih ya.", kata Mama Gladys sambil menggoda Celine anak nya yang di balas senyuman malu-malu dari Celine
"Emang nya udah minta ijin sama papa?", tanya papa dengan muka datar.
deg seketika hening
"Ehm... Pa, ma, boleh ga aku pacaran sama ka Steven?", tanya Celine yang mulai takut
Mama Gladys yang menatap suami nya dengan senyum-senyum membuat Celine dan Steven bingung.
Namun belum selesai berbicara, mama dan papa memutuskan untuk pulang terlebih dahulu yang di tunjukkan mobil nya oleh Steven.
Steven dan Celine masih terdiam tidak berani berkata-kata setelah perkataan papa tadi. Masih dengan pikiran nya masing-masing.
Setelah sampai di rumah Celine, bibi yang sudah menyambut tuan dan nyonya besar nya masuk menuju ruang tamu
Belum selesai sampai situ ketegangan Celine dan Steven
__ADS_1
Ka Axel yang baru pulang dari perusahaan langsung menyambut orang tua nya yang ada di ruang tamu
"Ma, pa, sudah sampai rumah. Maaf ya aku tidak bisa ikut jemput.", kata ka Axel sambil memeluk kedua orang tua nya bergantian
"Iya gapapa sayang. Sini duduk.", ucap mama Gladys
Di antara keheningan itu, akhirnya Steven mengambil alih pembicaraan.
"Om, tante. Maaf sudah mengganggu pembicaraan om dan tante.", ucap Steven dengan agak sedikit ragu namun pasti
"Iya, kamu mau bicara apa?", ucap papa Thomas datar
"Om, tante, ka Axel. Saya mau minta ijin. Apa boleh saya berpacaran dengan Celine ?", ucap Steven dengan pasti
Papa, mama dan ka Axel yang sebenarnya sudah mengetahui siapa Steven dari info yang di berikan oleh ka Axel melalui mata-mata nya.
Mama dan papa juga sebenarnya tidak melarang hubungan itu. Namun mama dan papa ingin melihat keseriusan Steven pada Celine. Karena mereka tidak mau melihat anak perempuan satu-satu nya yang sangat di sayangi harus terluka lagi.
"Saya serius om.", jawab Steven
"Apa kamu hanya ingin bermain-main dengan Celine? Kalau iya, lebih baik tidak usah. Saya tidak mau anak saya terluka.", jawab papa Thomas
"Saya yakin om, saya akan selalu menjaga dan melindungi Celine om.", jawab Steven yakin
"Apa om bisa pegang kata-kata kamu?", tanya papa Thomas
"Bisa om.", jawab Steven
Setelah mendengar ucapan Steven, papa Thomas memandangi anak perempuan yang sangat ia sayangi dan melihat istri nya yang di jawab anggukan oleh mama Gladys.
"Oke, saya kasih kamu kesempatan untuk membahagiakan anak saya. Tapi kalau sampai saya melihat anak saya menangis, saya tidak akan segan-segan mencari mu.", ucap papa Thomas
__ADS_1
Celine dan Steven yang mendengar ucapan papa langsung bisa tersenyum karena hubungan mereka di ijinkan oleh mama dan papa nya.
Sebenarnya papa dan mama sudah merestui dari awal, apalagi Steven memang dari keluarga terpandang. Hanya saja takut Celine terluka lagi karena laki-laki.
Ka Axel, mama dan papa pun akhir nya ikut tersenyum melihat anak perempuan nya menemukan laki-laki yang bisa di bilang baik untuk saat ini.
Setelah berbincang-bincang sekitar tiga puluh menit, akhirnya Steven pamit pulang karena sudah malam dan supaya mama papa dan ka Axel bisa istirahat karena baru pulang.
**************
Di dalam mobil akhir nya Steven bisa tersenyum lega. Baru kali ini ia harus merasakan bagaimana tegang nya bertemu dengan orang tua pacar.
Padahal ia dari keluarga orang kaya dan terpandang. Perempuan mana yang tidak mau menjadi kekasih dari Steven anak dari keluarga Natawira.
Untuk saat ini, tujuan utama Steven adalah membahagiakan Celine dan menjaga nya. Jangan sampai membuat Celine menangis.
**************
Di rumah Celine
"Sayang, kamu sudah yakin kalau Steven pilihan kamu?", tanya mama Gladys
"Iya ma.", jawab Celine tersenyum
"Ingat, kalau ada apa-apa, kamu cerita ke mama, papa atau ka Axel.", kata Mama Gladys
"Dan satu hal lagi. Ingat harga diri mu, jaga kehormatan mu untuk suamimu kelak.", ucap papa Thomas
"Iya pa.", jawab Celine
Tak lupa papa juga titip pesan kepada Axel agar tetap memantau adik nya itu dengan Steven. Jangan sampai hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.
__ADS_1
...................