
Sepulang dari mengantar Celine, Steven menuju perusahaan papa nya.
"Ada apa pa menyuruhku ke perusahaan?", tanya Steven yang baru masuk ke ruangan papa Andrew
"Hai nak, duduk lah dulu.", ucap papa Andrew
"Ada apa pa?", tanya Steven lagi saat sudah duduk di depan meja papa
"Steven, apa kamu benar sudah punya pacar?", tanya papa Andrew yang mulai serius
"Iya pa, aku sudah punya pacar. Nama nya Celine. Sabtu depan aku akan mengajak nya ke rumah dan memperkenalkan kepada mama dan papa.", jawab Steven jelas tanpa keraguan
"Bawa lah hari sabtu dia ke rumah. Papa dan mama ingin mengenal nya lebih dekat kalau memang ia sudah pilihan terbaik mu.", kata papa Andrew
"Iya pa." jawab Steven
"Lalu bagaimana dengan kuliah mu?", tanya papa lagi
"Pa, bisa tidak aku kuliah disini saja?", tanya Steven agak sedikit memohon
"Tapi papa sudah memutuskan kalau kamu harus kuliah di Inggris. Kamu bisa pulang saat kamu libur.", kata papa
"Tapi pa...", ucap Steven terputus
"Papa tau kamu tidak bisa membawa nya kesana, papa juga tau kamu tidak tega meninggalkan nya disini. Tapi papa butuh kamu untuk meneruskan perusahaan papa.", ucap papa
"Iya Steven ngerti pa. Baiklah aku akan kuliah ke Inggris.", ucap Steven dengan lesu
"Kamu tidak usah khawatir, anak buah papa yang akan menjaga gadis itu.", ucap papa Andrew berusaha menenangkan Steven.
Setelah mengobrol ketika satu jam, Steven memutuskan untuk pulang ke rumah nya.
Pikiran nya masih kacau memikirkan bagaimana nasib nya dengan Celine. Hubungan jarak jauh alias LDR akan di alami nya cepat atau lambat.
Disatu sisi ia ingin menuruti keinginan orang tua nya untuk kuliah di Inggris yang sebenarnya itu juga salah satu impian nya. Namun begitu ada Celine, semua nya berubah.
Sampai saat ini Steven masih bingung bagaimana cara untuk memberi tahu Celine.
Hubungan jarak jauh alias LDR pasti sangatlah sulit. Inggris dan Indonesia bukan jarak yang dekat. Perbedaan waktu dan perbedaan budaya pasti cepat atau lambat akan membuat masalah.
Disaat Celine tidur, mungkin Steven masih ada di kampus nya. Begitu sebaliknya.
__ADS_1
Belum lagi kalau saling berhubungan jarak jauh, Kita tidak bisa ada di sisi nya setiap saat. Tidak bisa menemui nya setiap weekend. Bagaimana kalau salah satu di antara nya di dapati sedang dekat dengan orang lain?
Entah bagaimana nanti, sekarang bagaimana cara menyampaikan nya kepada Celine ?
*************
Keesokan hari nya di sekolah saat istirahat
"Ehh Jacob!", panggil Fanny yang menuju arah kantin bersama Celine
"Kenapa Fan?", tanya Jacob
"Aku kemarin liat kamu di cafe sama Mona.", kata Fanny sambil menengok kepada Mona
gawat
apa kemarin fanny denger rencana aku dengan Mona
aku harus jelasin apa nih
Namun Jacob tetap dengan gaya cool nya supaya gelagat nya tidak ketahuan.
"Iya kemarin, aku lihat kalian berdua duduk bersama.", kata Fanny
Mona hanya diam saja tidak menambahi obrolan itu karena takut ketahuan
"Whaattt??? Kalian pergi berdua tanpa mengajak ku?", tanya Dion.
"Lalu kenapa kamu ga nyamperin kita?", tanya Jacob berusaha tenang
"Aku kemarin hanya memesan minuman lalu langsung pergi. Lagipula aku tidak mau mengganggu orang yang sedang pdkt.", ucap Fanny
Selamat-selamat, ternyata Fanny tidak mendengar rencana Jacob dan Mona. Ia hanya melihat nya dari jauh. Lagipula Fanny menganggap Jacob dan Mona sedang pdkt.
Jacob dan Mona saling melirik dan bernapas lega karena ternyata Fanny hanya melihat mereka dari jauh.
"Heiii aku bertanya. Kenapa kalian tidak mengajak ku?", tanya Dion lagi menatap Jacob dan Mona
Namun yang di tanya hanya diam saja
*************
__ADS_1
Sepulang sekolah, Steven mengajak Celine untuk pulang bersama. Steven sudah merencanakan untuk membicarakan nya.
Namun sebelumnya, mungkin Steven hanya akan berbicara rencana untuk mengajak Celine ke rumah nya pada akhir pekan nanti.
Saat sampai di salah satu cafe
"Sayang, Kita mampir kesini dulu ya?", kata Steven
"Iya gapapa.", jawab Celine tersenyum
"Ayo turun nona cantik.", ucap Steven yang sedang membukakan pintu mobil bagian Celine dengan tersenyum menggoda Celine
"Apaan sih kamu. Jangan buat aku malu.", ucap Celine malu-malu
"Kamu mau minum apa sayang?", tanya Steven
"Ice chocolate aja sayang.", kata Celine
"Oke, kamu tunggu disini ya. Aku pesenin dulu.", kata Steven
Setelah Steven selesai memesankan minuman, Steven menuju meja dimana Celine berada.
Steven menjelaskan bahwa sabtu besok, ia akan mengajak ke rumah nya. Memperkenalkan nya kepada kedua orang tua nya.
"Kamu serius???", tanya Celine terkejut
"Iya sayang. Aku serius. Kamu mau kan ikut dengan ku?", tanya Steven
"Tapi aku takut. Bagaimana kalau orang tua mu tidak menyukai ku?", tanya Celine ragu karena Celine tau siapa itu keluarga Steven. Keluarga paling kaya raya dan paling berpengaruh di Indonesia.
"Tenang saja. Keluarga ku pasti akan menyukai mu.", ucap Steven dengan tersenyum
"Baiklah aku akan ikut.", ucap Celine
Celine sebetulnya tidak perlu terlalu takut. Karena banyak sekali perempuan yang ingin menjadi pacar Steven dan berkenalan dengan kedua orang tua Steven.
Namun Celine bukan orang yang seperti itu yang mau mencari muka di depan kedua orang tua Steven yang kaya raya.
Celine hanya perlu menjadi diri nya sendiri. Bersikap seperti biasa yang ia lakukan. Dengan begitu saja, sudah banyak yang menyukai nya, apalagi cowok-cowok di sekolah.
...................
__ADS_1