Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 57. Kenalkan


__ADS_3

Tok..tok..tok..


"Sayang, mama boleh masuk?", tanya mama Gladys


"Iya ma masuk aja pintu nya ga di kunci.", jawab Celine


Mama pun masuk dan menghampiri Celine yang sedang duduk di balkon jendela kamar nya.


"Kamu sedang ngelamunin apa?", tanya mama Gladys


"Engga Kok ma. Aku ga mikirin apa-apa.", jawab Celine


"Kamu tuh anak mama, kamu ga bisa bohongin mama.", kata mama Gladys


Celine hanya diam dan menghembuskan napas nya dalam sebelum bicara dengan mama Gladys.


"Cerita sama mama.", kata mama Gladys lagi


"Aku sedih ma.", jawab Celine yang masih menghadap jendela kamar nya sambil menyembunyikan kesedihan di wajah nya.


"Soal Steven?", tanya mama lagi


Celine pun mengangguk.


"Steven sudah cerita ke mama soal melanjutkan study nya ke Inggris. Mama rasa itu hal yang bagus, mengejar cita-cita nya. Dia pun juga punya tanggung jawab kelak ia akan meneruskan perusahaan papa nya sayang. Oleh sebab itu, ia pun juga harus berusaha.", kata mama Gladys menjelaskan.


"Iya aku tau ma, cuma kami akan LDR-an. Celine ga sanggup ma.", ucap Celine yang sudah menitikkan air mata.


"Kamu ga boleh egois begini. Lagipula Steven pergi bukan untuk selama nya. Dia hanya melanjutkan kuliah nya, setelah itu kembali ke Indonesia.", kata mama


"Kamu juga harus ingat, ia penerus dari perusahaan Natawira. Tidak mungkin dia tidak memiliki pendidikan yang bagus. Ini demi masa depan nya. Kamu tidak boleh melarang itu.", kata mama lagi.


"Aku tau ma, tapi apa aku siap bila harus berpisah jauh ma?", tanya Celine

__ADS_1


"Kamu pasti bisa, disini kan ada papa, mama, ka Axel. Lagipula kamu juga masih tetap bisa berhubungan dengan Steven melalui video call. Atau mungkin juga Steven akan sering kesini bila sedang libur semester.", kata mama menjelaskan panjang lebar.


Celine pun perlahan mulai mengerti dan memahami nya setelah penjelasan dari mama.


"Terima kasih ma.", ucap Celine sambil memeluk mama.


🌸🌸🌸🌸🌸


Sally sudah tiba di bandara international Soekarno-Hatta saat siang hari.


Sally sudah menghubungi Steven bahwa ia sudah landing dan masih harus mengurus bagasi dan lain nya. Membutuhkan waktu sekitar lima belas hingga tiga puluh menit.


Tak berapa lama ketika Sally keluar dari bandara, Steven pun sampai.


Sally yang melihat kakak nya langsung meninggalkan koper nya dan menghambur kepelukan Steven. Karena rindu yang sangat mendalam.


"Kakak, aku kangen!!!!!", ucap Sally yang hampir berteriak di telinga kakak nya.


"Hei hentikan teriakan mu itu, suara mu membuat telinga ku sakit.", ucap Steven sambil melepaskan pelukkan Sally.


"Kakak juga merindukan mu dek.", ucap Steven.


"Eh ka, itu ka Celine?", tanya Sally berbisik pada Steven yang di jawab anggukan oleh Steven.


Celine yang melihat kedekatan antara adik dan kakak ini juga merasakan nya, karena ia dengan ka Axel pun demikian.


"Kenalkan, ini Celine pacar kakak.", kata Steven


"Hai, aku Celine.", kata Celine tersenyum


"Hai Ka Celine. Aku Sally.", ucap Sally


Setelah saling berkenalan, mereka langsung masuk ke mobil. Di dalam perjalanan mereka terus saja mengobrol, karena memang sifat nya Sally yang agak cerewet jadi mudah untuk dekat dengan Celine.

__ADS_1


Celine pun tak menyangka respon baik dari Sally yang padahal mereka belum pernah bertemu langsung bisa seakrab ini.


"Ka, kita makan dulu yuk. Aku lapar.", ucap Sally sambil memegang perut nya.


"Mau makan dimana?", tanya Steven


"Ka Celine mau makan apa?", tanya Sally secara langsung tanpa ragu


"Eh, aku ikut kalian saja mau makan apa.", jawab Celine


"Bagaimana kalau kita makan sushi? Aku sudah lama tidak makan sushi.", kata Sally


"Tadi kamu bertanya pada Celine, sekarang kamu sendiri yang memilih.", kata Steven geleng-geleng.


"Ih kakak, nama nya juga basa basi ka.", kata Sally memajukan bibir nya.


"Sudah lah sayang, jangan menggoda nya. Dia adik mu.", kata Celine.


"Cie cie udah pake sayang-sayangan. Haha.", kata Sally tertawa


Celine pun langsung menundukkan wajah nya karena malu.


"Gausa malu kali ka, aku hanya bercanda. hehe.", kata Sally yang berhenti dari tertawa nya.


"Sally cukup.", kata Steven yang langsung membuat Sally menutup mulut nya rapat-rapat.


Sedangkan Celine masih dengan rasa malu nya kenapa dengan mudah nya keluar kata sayang dari mulut nya.


"Ka Celine, maafkan aku ya.", kata Sally yang mengerti apa maksud Steven.


"Kamu tidak usah minta maaf, kamu kan ga salah. Lagian aku yang keceplosan. Aku jadi malu.", jawab Celine


Akhirnya mereka pun kembali mengobrol lagi seperti semula seperti tidak terjadi apa-apa.

__ADS_1


Sally sudah sangat mengenal kakak nya apabila sudah berbicara seperti itu dah singkat, tanda nya ia harus berhenti dan minta maaf.


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2