
Di rumah Steven
Tiba dimana Hari yang di tunggu-tunggu oleh Steven datang juga. Hari dimana ia akan mengajak Celine untuk pergi nonton dan lebih mendekatkan diri.
Sedari pagi, Steven sudah sibuk dengan lemari pakaian nya. Mengganti-ganti baju, mencocokan sana sini. Ingin menampilkan yang terbaik ketika bertemu Celine. Yaa... Sang pujaan hati nya. Padahal mereka akan pergi pukul 4 sore nanti. Masih banyak waktu.
Mereka sudah janjian akan pergi sekitar pukul 4 sore, sekalian untuk makan malam & nonton film.
***************
Di Rumah Celine
Celine yang memang tidak terlalu interesting lebih memilih untuk bersantai-santai dulu. Masih sempat untuk melakukan berbagai exercise yoga nya melalui laptop. Ya selain pintar, Celine juga mengutamakan kesehatan nya. Sehingga membuat tubuh nya terlihat semakin bagus. Tubuh berlekuk nan indah di pandang mata, tidak terlalu kurus, namun tidak terlalu gemuk.
Melihat jam sudah menunjukan pukul 14.45, Celine memutuskan untuk segera mandi dan bersiap-siap, karena Steven janji akan jemput pukul 16.00.
Tak banyak yang di lakukan Celine. Mandi, memilih baju yang cocok & simple, memoles wajah nya dengan riasan yang super simple. Tidak seperti kebanyakan wanita yang kalau di ajak nge-date banyak polesan nya sana sini. Celine memberikan sisi apa ada nya.
Jam sudah menunjukan pukul 15.45, Steven sudah sampai rumah Celine. Steven yang memang punya itikat baik, ingin masuk minta ijin dengan kedua orang tua Celine, namun Celine tidak mau untuk saat ini mengenalkan Steven ke keluarga nya. Karena Celine sendiri belom yakin akan pilihan nya ini. Dia hanya baru mau membuka diri untuk Steven.
**************
__ADS_1
Di sebuah Mall
Mereka berdua jalan bersebelahan, tanpa gandengan tangan. Karena memang mereka belom pacaran, masih memberi jarak.
Steven langsung mengajak Celine menuju bioskop & memilih jadwal untuk nonton film yang sudah di tentukan. Film akan mulai pukul 19.00, yang mana itu masih lama. Mereka memutuskan untuk pergi ke sebuah restaurant terlebih dahulu sebelum nonton.
"Kamu mau makan apa Cel?", tanya Steven
"Aku makan steak ini aja ka.", jawab Celine sambil menunjuk di buku menu.
"Minum nya?", tanya Steven.
"Ice lemon tea aja ka.", jawab Celine.
Tidak terlalu banyak obrolan yang mereka bicarakan. Hanya sekedar masalah sekolah. Steven yang memang dari keluarga orang kaya & terpandang akan meneruskan kuliah nya ke luar negeri. Celine yang mendengar itu sedikit muncul rasa khawatir, khawatir akan masa lalu nya terulang kembali. Maka nya ia belom terlalu banyak bersikap harus seperti apa.
Makanan datang, mereka makan mungkin hampir dengan suasana sunyi. Karena memang hanya Steven yang lebih membuka suara. Setelah makan selesai, jam menunjukan pukul 18.30, mereka memutuskan untuk menuju ke bioskop.
Sebelum masuk ke theater, Steven membeli sebox popcorn & minuman. Mereka masuk ke dalam theater film yang akan di tonton. Ternyata ini adalah film romance. Yang sudah pasti yang menonton adalah sepasang kekasih, terkecuali Steven & Celine.
Mereka nonton dengan perasaan yang entah lah hanya masing-masing yang tau perasaan sendiri. Tanpa di sadari, Steven memegang tangan Celine yang ada di sofa. Celine tidak membalas namun juga tidak menolak. Entah apa yang masih ada di pikiran Celine. Ketakutan akan masa lalu nya. Sedangkan Steven yang sudah berbunga-bunga bisa memegang tangan Celine.
__ADS_1
Setelah film selesai, mereka langsung pulang. Steven mengantarkan Celine ke rumah nya.
****************
Di rumah Celine
"Makasih ya ka udah antar aku pulang", kata Celine.
"Aku yang makasih, kamu udah mau nemenin aku pergi hari ini. Makasih ya Celine.", balas Steven yang tanpa sadar mengelus pipi mulus Celine.
"Ehh sorry Cel, aku gaada maksud apa-apa.", kata Steven.
"Aku masuk dulu ya ka, hati-hati di jalan", balas Celine.
Mobil Steven langsung berlalu meninggalkan rumah Celine & menuju rumah nya. Di dalam mobil dia beberapa kali memukul stir mobil nya.
apa yang aku lakukan tadi??
kenapa aku menyentuh pipi polos nya itu??
apa yang dia pikirkan nanti tentang ku??
__ADS_1
Tapi hari itu, adalah hari yang menyenangkan untuk Steven
.........