
Tepat pukul enam pagi alarm hp Celine berbunyi.
Celine pun langsung bangun dari tidur nya. Mematikan alarm nya.
Ia masih mendudukan diri nya di ranjang dan mengumpulkan nyawa nya yang masih mengantuk.
Setelah lima menit, Celine langsung menuju kamar mandi untuk mandi.
Selesai mandi, Celine langsung bersiap.
Mengecek segala sesuatu nya agar jangan ada yang tertinggal.
Ia membawa koper nya menuruni tangga karena koper nya tidak terlalu berat.
Di meja makan sudah ada mama, papa dan ka Axel.
"Mama, papa, ka Axel sudah bangun? Pagi sekali bangun nya.", ucap Celine yang hendak duduk di kursi
"Mama dan papa mau menemani mu. Begitupun ka Axel.", ucap mama Gladys
"Terima kasih ma, pa, ka.", ucap Celine tersenyum.
Mereka pun mulai sarapan, sebelum Celine di jemput oleh keluarga Steven.
Selesai sarapan, terdengar bunyi bell rumah Celine.
Bibi pun segera membuka pintu.
"Eh tuan ganteng. Silahkan masuk.", ucap bibi pada Steven sambil tersenyum.
"Celine nya ada bi?", tanya Steven
"Ada den. Tunggu sebentar ya. Bibi panggilkan.", ucap bibi
Bibi pun memberi tau bahwa Steven sudah ada di ruang tamu.
Mama, papa, ka Axel dan juga Celine berjalan ke ruang tamu menghampiri Steven.
"Pagi om, tante, ka.", ucap Steven yang langsung berdiri dari duduk nya.
"Pagi.", jawab papa Thomas
"Sudah mau berangkat?", tanya mama Gladys
"Iya tante.", jawab Steven
Tak lama, masuk lah mama Karin, papa Andrew dan juga Sally.
__ADS_1
"Selamat pagi semua.", ucap papa Andrew
"Selamat pagi tuan.", ucap papa Thomas
"Tidak usah seformal itu. Panggil aku Andrew.", ucap papa Andrew sambil mengulurkan tangan nya.
Mereka pun saling berkenalan satu sama lain.
Setelah itu, mereka pun memutuskan untuk segera pergi menuju airport.
Sesampai nya di airport mereka langsung melakukan check-in dan menunggu boarding.
Saat sudah masuk ke dalam pesawat. Celine terlihat gugup.
"Hei, apa kamu baik-baik saja?", tanya Steven yang duduk di sebelah Celine.
"A..aku hanya sedikit gugup.", jawab Celine.
"Gugup kenapa sayang?", tanya Steven sambil mengelus tangan Celine.
"Aku hanya gugup saja. Ini pertama kali untukku bisa pergi bersama orang lain selain keluargaku.", ucap Celine
"Kamu tenang saja. Kelak keluarga ku juga akan menjadi keluarga mu sayang.", ucap Steven tersenyum
Celine yang masih gugup tidak begitu menyadari ucapan dari Steven.
Setelah sekitar kurang lebih satu setengah jam, pesawat pun landing di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Ketika keluar dari pesawat, Sally pun langsung menggandeng Celine.
"Welcome to paradise.", ucap Sally dengan bahagia.
"Kamu begitu bahagia.", ucap Celine.
"Aku sudah lama merindukan Bali ka. Pulau yang selalu aku rindukan.", ucap Sally sambil merentangkan tangan nya dan menghirup udara Bali
Celine dan Sally pun saling tertawa.
Ketika hendak mengambil bagasi, Sally pun minta ijin untuk ke toilet.
"Ka, aku ke toilet dulu ya. Jangan tinggalkan aku.", ucap Sally pada Celine.
Celine dan Steven menunggu bagasi mereka. Sedangkan mama Karin dan papa Andrew duduk di kursi.
Sally yang saat itu buru-buru ke toilet pun tak sengaja menabrak seseorang.
brukk...
__ADS_1
"I'm sorry.", ucap Sally
"It's okay. Are you okay?", tanya seseorang itu yang tak lain adalah George.
"George? Is that you? Really you?", tanya Sally terkejut.
"Yeah, it's me. ", ucap George.
"What are you doing here? I thought you're in Australia.", tanya Sally.
"Yeah, but...", ucap George terhenti ketika Sally minta ijin untuk masuk ke toilet.
Ketika Sally di toilet, George menunggu nya di depan toilet.
*flashback on*
Hari selasa malam, ketika sedang di kamar, Sally mengabari George bahwa hari jumat ia akan ke Bali bersama keluarga nya.
George pun yang sudah lama tidak ke Bali pun berinisiatif untuk menyusul Sally ke Bali tanpa memberitau Sally.
Setelah dikabari oleh Sally bahwa ia akan ke Bali, George pun langsung memesan tiket dari Australia ke Bali pada hari yang sama.
*flashback off*
Akhirnya George pun menjelaskan kepada Sally kenapa ia bisa berada di Bali saat ini di waktu yang sama dengan Sally.
Ketika sedang mengobrol, hampir saja Sally lupa bahwa ia pergi bersama keluarga nya.
"Astaga. Aku lupa. Keluarga ku.", ucap Sally panik langsung berlari mencari keluarga nya.
George yang melihat Sally pergi pun langsung mengikuti nya.
Di saat Sally melihat keluarga nya sudah menunggu nya di depan. Ia pun langsung menghampiri nya.
Dari belakang, George mengikuti nya.
"Maaf aku lama pa, ma, ka.", ucap Sally.
"Dari mana saja sih kamu? Mama sudah cape nih.", kata mama Karin.
"Maaf ma, tadi aku bertemu dengan teman ku yang ada di Australia.", kata Sally
Dari belakang, George pun memanggil Sally.
"Sally.", panggil George.
Sally pun menengok ke arah sumber suara yaitu George.
__ADS_1
George pun menghampiri Sally dan keluarga nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ