
Steven mengendarai mobil nya langsung menuju bandara, karena Sally dan George akan di antarkan oleh mama Karin dan papa Andrew. Mereka akan bertemu disana.
Setiba nya di bandara, Steven Celine dan juga Fanny langsung menghampiri keluarga Sally.
"Ka Celine.", panggil Sally
"Sally.", panggil Celine mereka saling berlari dan berpelukan.
"Ka Celine aku akan merindukan mu disana.", ucap Sally dengan menampakkan wajah sedih nya.
"Aku juga akan merindukan mu Sally. Kamu hati-hati ya disana.", ucap Celine
"Terima kasih ya ka untuk Dua minggu ini ka Celine selalu menemani ku dan sudah menjadi sahabat terbaik ku.", ucap Sally tersenyum
"Dan juga, calon kakak ipar ku.", bisik Sally.
Mereka berdua pun tertawa, sedangkan yang lain hanya kebingungan melihat dua gadis yang baru bertemu dua minggu namun sudah seperti sahabat yang tak lama berjumpa.
"Ka Steven. Aku balik dulu ya me Australia. Kakak baik-baik disini. Jaga ka Celine.", ucap Sally
"Kamu yang harus baik-baik disana, jangan nakal.", ucap Ka Steven sambil memeluk adik kesayangan nya itu.
"Ka Fanny. Terima kasih ya sudah mengantar ku dan juga sudah mau jadi teman ku.", ucap Sally
"Iya Sally sama-sama. Aku juga senang berteman dengan mu.", ucap Fanny lalu memeluk Sally.
Steven menghampiri George
"Kamu hati-hati, ingat pesan ku, jaga adik ku dengan baik sampai waktu nya tiba.", ucap Steven sambil memeluk George.
"Iya aku akan menepati janjiku.", ucap George.
"Mama, papa, Sally pergi dulu ya. Mama jangan lupa bulan depan kesana. Nanti aku merindukan mama.", ucap Sally sambil memeluk mama nya.
"Jadi kamu hanya akan merindukan mama mu saja?", tanya papa Andrew
"Eh papa, tidak lah pa. Aku juga sangat merindukan papa.", ucap Sally memeluk papa nya
__ADS_1
"Anak papa sudah besar, harus bisa jaga diri dengan baik ya. Sampai bertemu lagi nanti.", ucap papa Andrew
Sedangkan mama Karin tak henti nya mengeluarkan air mata nya melihat anak kesayangan nya akan pergi lagi jauh dari nya.
"Mama sudah jangan nangis, kan nanti kita bertemu lagi.", ucap Sally menghapus air mata mama nya.
"Iya sayang. Kamu hati-hati ya. Mama akan sangat merindukan mu.", ucap mama Karin sambil memeluk anak nya lagi.
"George, kamu jaga anak om.", ucap papa Andrew pada George dan ia pun mengangguk.
Setelah nya George dan Sally masuk ke dalam bandara untuk melakukan check-in dan menunggu boarding.
George sudah janji pada Steven dan papa Andrew untuk selalu menjaga Sally dengan baik. Karena George pun jauh lebih dewasa dari Sally, jadi ia bisa dengan mudah membimbing Sally lebih baik.
Mereka duduk bersama sambil menunggu masuk ke dalam pesawat. Sally terlihat melamun.
Belum juga berangkat, Sally sudah merindukan papa mama nya, terlihat dari wajah nya yang sedih. Ia memang selalu seperti itu apabila harus berpisah jauh dari orang tua nya.
"Hei, kenapa kamu bersedih?", tanya George.
"Kita baru saja bertemu dengan mereka, masa kamu sudah merindukan nya?", tanya George
"Aku selalu seperti itu. Tapi setelah nya aku sudah terbiasa.", ucap Sally tersenyum
"Apa kamu mau mencari cemilan dulu sebelum flight?", tanya George.
"Boleh. Ayo.", ucap Sally lalu berdiri mencari di toko-toko yang ada di bandara.
Mereka berdua memutuskan untuk membeli minuman dan beberapa snack, karena sebelum pergi tadi mereka sudah makan malam di rumah.
Ketika panggilan dari penerbangan yang akan mereka tuju, mereka langsung kembali dan masuk pesawat.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama tujuh jam, mereka pun sampai di Australia pagi hari
George pun mengantarkan Sally menuju apartment nya terlebih dahulu menggunakan taxi, barulah ia pulang ke rumah nya.
Sally yang sudah sampai apartment nya langsung menaruh koper nya di sembarang tempat, ia langsung mengambil hp nya untuk menghubungi orang tua nya.
__ADS_1
Perjalanan yang cukup panjang, sedangkan ia tidak tidur selama di pesawat. Membuat Sally langsung merebahkan tubuh nya di ranjang dan tertidur karena kelelahan.
πΈπΈπΈπΈπΈ
di sisi lain
Setelah mengantar kan Sally ke bandara, mereka semua pulang ke rumah masing-masing.
Steven mengantarkan Celine dan Fanny pulang, terlebih dulu mengantarkan Fanny.
Setelah mengantarkan Fanny, tiba sekarang mengantarkan Celine pulang.
Di perjalanan
"Aku sudah merindukan Sally.", ucap Celine
"Ia baru saja pergi, kamu sudah merindukan nya. Bagaimana bisa?", tanya Steven sambil melirik Celine namun tetap fokus dalam berkendara.
"Iya, aku bisa langsung akrab dengan nya, padahal aku juga baru bertemu dengan nya. Dan sekarang aku sudah merindukan kecerewetan nya.", ucap Sally tersenyum sambil membayangkan ketika ngobrol dengan Sally yang tak bisa berenti.
Sesampai nya di rumah Celine, ia langsung masuk ke rumah nya dan menuju kamar nya untuk beristirahat. Sedangkan Steven langsung pulang ke rumah nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Hai teman, jangan lupa vote & like ya. Thankyou π
.
.
.
__ADS_1