Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 105. Adil


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul setengah tiga sore. Celine pun sudah menyelesaikan kelas nya hari itu. Karena ingin menunggu Fanny pulang sekalian, ia pun hendak pergi ke cafe A dekat dengan kampus.


Namun sebelum pergi ke cafe, ia pun mampir sebentar ke perpustakaan untuk meminjam beberapa buku sebagai referensi tugas tugas nya.


Ia masuk ke dalam perpustakaan dan segera menuju lemari tempat buku buku bisnis berada. Ia mencari cari buku yang di maksud. Setelah ketemu ia pun segera ke tempat admin untuk meminjam buku tersebut.


Saat hendak keluar dari perpustakaan, tak jauh dari sana ia melihat laki-laki yang mirip sekali dengan Steven. Ini sudah ke tiga kali nya ia melihat orang seperti Steven.


Kali ini ia sangat penasaran, apa benar laki laki itu hanya orang yang mirip dengan pacar nya itu atau memang benar dia adalah Steven pacar nya yang menghilang selama ini.


Celine menyusuri lorong mengikuti jejak laki laki itu. Namun setelah tiba di ujung lorong, ia kehilangan jejak laki laki itu. Ia menengok ke kanan dan ke kiri namun tidak melihat laki-laki itu.


Ia pun hendak berbalik untuk menuju mobil nya karena rasa nya itu hanya halusinasi nya saja. Ia pun memutuskan untuk melupakan hal itu.


Saat mencapai parkiran, ia melihat Danny dan Rico sedang mengobrol. Celine pun berinisiatif untuk menghampiri mereka.


"Ka Danny, ka Rico.", panggil Celine dari kejauhan sambil menghampiri Danny dan Rico


"Hai cel.", ucap Danny dan Rico berbarengan


"Ka, boleh aku bertanya?", tanya Celine saat sudah sampai di hadapan dua laki laki itu.


"Kamu mau tanya apa Cel?", tanya Danny


"Apa kakak sudah menemukan keberadaan Steven?", tanya Celine lirih


Untuk sesaat kedua laki laki itu terdiam


"Kami belum menemukan keberadaan Steven cel. Kami pun masih mencari nya.", ucap Rico


"Ohh...", ucap Celine mengangguk


"Maaf sampai saat ini kami masih belum bisa menemukan nya. Tapi kami akan terus mencari nya Cel.", ucap Rico lagi


"Iya gapapa ka.", ucap Celine tersenyum getir


mungkin benar laki laki yang tadi aku lihat hanya orang yang mirip dengan Steven atau mungkin hanya halusinasi ku saja.


"Yah sudah ka, kalau begitu aku pergi dulu ya ka.", ucap Celine dan berlalu pergi setelah Danny dan Rico mengiyakan.


Celine pun masuk ke dalam mobil nya dan segera melajukan mobil nya itu menuju cafe A.


Setelah sampai, ia pun masuk ke dalam cafe dan memesan minuman untuk diri nya dan sebuah kue sebagai cemilan nya. Celine pun membayar tagihan nya dan segera mencari tempat duduk yang kosong di cafe itu.


Setelah mendapatkan tempat duduk, Celine pun menunggu minuman dan kue nya sambil membaca buku yang tadi ia pinjam di perpustakaan.


Tak berselang lama, minuman dan kue nya pun sampai. Ia segera meminum dan bergantian memakan kue nya itu.

__ADS_1


Celine pun membuka hp nya dan mengirimkan pesan kepada Fanny bahwa ia sudah berada di cafe A untuk menunggu nya dan menyuruh Fanny untuk langsung kesana setelah kelas nya selesai nanti.


Setelah berapa lama di lihat nya lah jam yang melingkar di tangan nya sudah menunjukkan pukul setengah empat sore. Tinggal tiga puluh menit lagi sampai Fanny keluar kelas nya.


Namun kali itu pikiran nya terganggu dengan laki laki tadi yang terlihat sangat mirip dengan Steven, pacar nya itu. Ia membuka ponsel nya dan melihat galeri foto nya.


Begitu banyak foto foto nya berdua dengan Steven. Ia begitu merindukan laki laki itu.


Ingin rasa nya ia menghampiri laki laki itu untuk meyakinkan apa benar itu Steven atau hanya seorang yang mirip dengan Steven atau bahkan hanya halusinasi nya saja karena begitu merindukan pacar nya itu.


Ia pun berniat untuk mencari laki laki itu besok saat di kampus, kalau memang benar ada orang yang mirip dengan Steven mungkin ia akan menemukan nya, namun kalau hanya halusinasi nya saja mungkin besok ia tidak akan melihat siapapun


Tak berapa lama Fanny pun datang ke cafe A dan mencari dimana Celine berada. Setelah menemukan nya ia langsung menghampiri Celine


"Cel, apa kamu sudah lama menunggu ku?", tanya Fanny sambil mendudukan diri nya di kursi di sebrang Celine


Namun Celine tidak merespon karena masih dalam lamunan nya.


Fanny pun kebingungan melihat Celine yang sedang melamun. Entah apa yang sedang sahabat nya itu pikirkan. Namun Fanny bisa menebak pasti karena Steven hal itu juga bisa di buktikan karena Celine sedang memegang ponsel nya yang menampilkan foto Celine dan Steven saat berada di Bali.


"Cel.", panggil Fanny lagi sambil memegang tangan Celine


Celine yang tangan nya di sentuh pun akhir nya tersadar dari lamunan nya.


"Eh Fanny, kamu sudah sampai.", ucap Celine


"Maafkan aku ya Fan.", ucap Celine


"Sebenarnya apa yang sedang kamu lamunkan cel? Cerita dong.", ucap Fanny


"Aku hanya sedang merindukan Steven, Fan.", ucap Celine lirih dan menundukkan wajah nya


Fanny diam sejenak dan menghembuskan nafas nya panjang lalu memegang kedua tangan Celine


"Aku tau kamu pasti merindukan ka Steven. Tapi aku juga tidak mau kamu bersedih lagi.", ucap Fanny mencoba menghibur


"Aku sangat mengerti kamu sangat kehilangan, tapi kamu juga harus belajar untuk merelakan dan mengikhlas kan. Memang berat tapi kita harus melalui semua hal itu dengan ikhlas supaya keadaan mu menjadi lebih baik. Aku memang tidak di posisi mu, aku juga tidak merasakan apa yang kamu rasakan saat ini.", ucap Fanny panjang lebar


"Aku juga pernah merasa kehilangan seperti mu sebelum nya.", ucapan Fanny terhenti sejenak


"Aku juga pernah kehilangan... seorang ayah. Aku memang masih bisa melihat nya, namun sangat sulit untuk ku gapai. Bahkan semenjak ibu dan ayah ku bercerai, aku tidak pernah bertemu dengan ayah ku lagi. Entah sudah berapa tahun lama nya aku tidak bertemu ayah ku. Dan selama itu juga aku sangat merindukan ayah ku.", ucap Fanny lirih


Celine bergantian memegang tangan Fanny yang terlihat ingin menitikkan air mata


"Maafkan aku Fan, aku tidak bermaksud menyinggung masa lalu mu.", ucap Celine


"Tidak apa Cel, lagi pula aku sudah merelakan dan mengikhlas kan nya.", ucap Fanny tersenyum getir

__ADS_1


"Maaf kan aku sekali lagi Fan jadi membuat mu bersedih.", ucap Celine


"Yang penting sekarang kamu harus kuat, jangan bersedih terlalu lama. Kamu harus bangkit.", ucap Fanny


"Terima kasih Fan, kamu memang sahabat terbaik ku.", ucap Celine tersenyum


Setelah mereka berdua saling menguatkan satu sama lain, akhir nya mereka pun pulang ke rumah Celine karena mereka akan pergi bersama mama Gladys dan juga Sally.


Sesampai nya di rumah, Celine dan Fanny langsung menuju kamar Celine. Celine memutuskan untuk membersihkan tubuh nya sebentar karena tubuh nya terasa lengket.


Setelah selesai mandi dan bersiap, ia dan Fanny pun menghampiri Sally yang sedang berada di halaman belakang.


"Ka Fanny, kamu disini?", tanya Sally dengan wajah yang senang dan segera memeluk Fanny


"Iya Sally, aku di ajak Celine untuk ikut bergabung.", ucap Fanny


"Wah asik kita jadi pergi rame rame.", ucap Sally senang


Bahkan terlihat Sally lebih senang di banding kan dengan Celine


Tak berapa lama mama Gladys menghampiri ketiga gadis itu.


"Hallo anak anak gadis mama yang cantik cantik. Apa kalian sudah siap?", tanya mama Gladys dengan senyuman nya yang menyejukkan hati siapapun


"Sudah ma.", ucap Sally tersenyum


Ya... Sally sudah memanggil mama Gladys dengan sebutan mama semenjak Sally tinggal disana. Karena mama Gladys merasa kasihan kepada Sally yang dikira nya sudah tidak memiliki seorang ibu. Celine pun sudah menganggap nya sebagai adik nya sendiri.


"Yah sudah ayo kita berangkat sekarang supaya tidak pulang kemalaman.", ucap mama Gladys


Ke empat wanita itu menuju ke halaman luar rumah dan masuk ke dalam mobil yang sudah di sediakan dan segera menuju mall.


Di sepanjang perjalanan mereka saling mengobrol satu sama lain, bahkan tidak ada yang sungkan atau merasa tidak enak dengan keberadaan mama Gladys karena mama Gladys begitu dekat dengan anak nya, Celine , sehingga tidak ada rahasia di antara mereka. Begitupun juga yang mama Gladys lakukan kepada Sally. Mama Gladys berlaku adil dan sama kepada mereka.


🌸🌸🌸🌸🌸


.


.


.


Hai teman jangan lupa like & vote nya ya itu sangat berguna untuk author. Thankyou 😊😊


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2