
Semakin hari alergi Fanny kian membaik. Merah merah pada kulit nya pun sudah mulai memudar. Celine dan ka Axel pun mewanti wanti Fanny supaya jangan memakan udang lagi yang mungkin akan memperburuk keadaan nya.
Dan sampai hari terakhir juga Fanny tidak bisa ikut berenang dengan yang lain. Padahal ia ingin sekali ikut berenang dengan yang lain.
Georgia yang memiliki kulit yang putih pun sangat suka berjemur di pinggir kolam. Karena memang kebanyakan orang bule pasti suka berjemur di bawah sinar matahari yang membuat kulit nya menjadi tanning.
Hari berganti hari. Tiba dimana hari terakhir mereka berada di Pulau Raja Ampat sebelum besok mereka akan kembali pulang ke Jakarta.
Ingin rasa nya mereka berlama-lama di Pulau itu. Namun mereka harus kembali pulang karena liburan pun hampir selesai. Begitu juga dengan ka Axel yang sudah banyak tugas kuliah yang menumpuk.
Mereka pun memanfaatkan hari terakhir mereka dengan baik. Masih mengunjungi tempat-tempat wisata yang pasti sedang hits. Penuh perjuangan untuk menemukan hidden gems seperti biru nya laut yang terlihat dari atas bukit yang perlu berjalan dan menanjak dengan tenaga yang ekstra.
Sungguh liburan yang tak terlupakan.
Malam terakhir mereka di Pulau Raja Ampat, mereka pun makan malam di restaurant dengan banyak lilin lilin di pinggir pantai seperti pertama kali datang kesana.
Waktu yang sangat singkat, namun bisa membuat mereka menjadi sangat dekat satu sama lain.
Mereka saling bercanda tawa , namun tidak dengan ka Axel yang masih bersikap dingin walaupun tidak seperti biasa nya.
Celine dan Steven benar-benar memanfaatkan waktu dengan baik sebelum mereka berjauhan.
Sama dengan Sally, George dan Georgia yang sangat menikmati liburan nya kali ini.
Namun untuk Fanny ada pengalaman manis namun ada juga pengalaman pahit.
Kalau untuk ka Axel, seperti nya sama saja. Laki-laki yang dingin seperti tidak bisa menikmati liburan. Ia ikut pergi hanya semata menjaga adik nya dan sahabat adik nya. Walaupun tak di pungkiri ia pun ternyata menikmati waktu berlibur dan terbebas sebentar dari penat nya tugas kuliah.
Malam pun semakin larut. Sehabis mereka makan malam di pinggir laut, mereka pun hendak kembali ke villa kamar mereka.
Mereka berkumpul di ruang keluarga villa tersebut yang letak nya di sebelah kolam renang. Mereka pun bermain uno Jenga sejenak sebelum mereka tidur.
Barang siapa yang kalah, ia harus berani menerima hukuman nya yaitu meminum satu gelas air full dan siap menerima coretan lipstik dari semua peserta.
Mereka bermain secara bergantian sesuai urutan. One by one blok tersebut di ambil dari bawah dan di letakkan di posisi paling atas.
Tiba lah waktu nya Sally yang mengambil balok dan meletakkan nya di atas. Sedikit demi sedikit ia keluarkan balok tersebut secara perlahan. Karena balok paling bawah hanya tersisa satu balok saja.
Ia pun sudah mulai tegang, bahkan terlihat buliran keringat di kening nya. Telapak tangan nya pun sudah mulai basah oleh keringat.
Akhir nya ia pun berhasil mengeluarkan balok tersebut dan meletakkan nya di posisi atas, namun hanya berselang satu detik semua balok pun berjatuhan ke atas meja yang membuat suara yang sangat berisik.
Yaaa.... Sally kalah. Dan terpaksa ia harus meminum segelas air full. Untuk pemula tidak lah berat. Hanya segelas air. Yang lain nya hanya bisa ikut tertawa melihat kekalahan Sally.
Namun hukuman belum berakhir, Sally harus siap menerima wajah nya di coreti oleh lipstik dari masing-masing peserta. Ia hanya bisa pasrah melihat wajah nya.
Setelah semua mencoret wajah Sally, Sally pun menyusun ulang balok balok tersebut hingga rapi. Permainan pun di mulai kembali.
Setelah kurang lebih bermain hampir satu jam, terlihat siapa yang kalah lebih banyak. Yaitu Sally.. Ya gadis itu sudah kalah sebanyak tiga kali, sedangkan yang lain nya masing-masing hanya satu kali kalah.
Wajah Sally sudah penuh dengan coretan lipstik, bahkan sampai kebagian leher nya karena sanking penuh nya. Dan perut nya sudah sangat kembung karena meminum tiga gelas full air.
Sebelum menyelesaikan permainan tersebut, mereka pun saling berfoto bersama dengan menunjukkan wajah mereka yang sudah penuh dengan coretan lipstik.
Mereka tak malu untuk berfoto bersama dengan wajah seperti itu. Bahkan ka Axel pun terlihat enjoy dengan permainan tersebut.
Foto tersebut yang akan menjadi saksi betapa akrab dan seru nya persahabatan dan liburan mereka kali ini.
__ADS_1
Selesai bermain, mereka pun merapikan semua balok balok dan memasukkan nya kembali ke dalam dus penyimpanan.
Mereka kembali ke kamar masing-masing, terdahulu mereka membersihkan wajah mereka dari coretan lipstik.
Setelah nya mereka tertidur dengan sangat pulas nya setelah melewati hari yang cukup melelahkan.
Keesokan pagi nya mereka semua sudah bangun dari tidur nya. Mereka merapikan baju baju mereka dan memasukkan nya kembali ke dalam koper. Karena siang nanti mereka akan kembali ke Jakarta.
Setelah beres merapikan baju baju, mereka pun bergantian untuk mandi.
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan pagi. Mereka pun menuju ke restaurant untuk sarapan terlebih dahulu.
Hari terakhir sarapan di Pulau Raja Ampat. Rasa nya mereka ingin berlama-lama disana. Masih ingin menikmati indah nya laut yang biru, udara yang menenangkan. Namun mereka harus lah pulang.
Mereka menikmati sarapan mereka sambil di selingi obrolan singkat satu sama lain.
Setelah mereka selesai sarapan, mereka pun kembali ke villa kamar mereka. Mereka memeriksa kembali barang-barang mereka sebelum mereka meninggalkan resort. Jangan sampai ada barang yang tertinggal.
Setelah di rasa sudah aman semua, mereka pun keluar dari kamar villa dengan membawa koper mereka masing-masing.
Mereka menuju ruang receptionist untuk melakukan check out. Pelayan pun sekali lagi memeriksa kondisi kamar mereka. Sekira semua nya sudah aman, mereka pun menuju ke lobby dimana mobil yang mereka sewa sudah menunggu disana.
Driver pun memasukkan koper-koper mereka ke dalam bagasi. Mereka semua masuk ke dalam mobil dan bersiap untuk menuju bandara.
Setelah menempuh perjalanan darat dan juga udara. Tiba lah mereka kembali di Jakarta pukul lima sore.
Supir pribadi papa Andrew pun sudah tiba disana untuk menjemput Steven, Sally, George dan juga Georgia.
Begitu juga dengan supir pribadi papa Thomas yang menjemput Celine, ka Axel dan juga Fanny.
Mereka pun berpisah di depan bandara, sebelum nya mereka saling berpelukan satu sama lain. Liburan yang sangat mengesankan.
Sedangkan Fanny akan di antarkan lebih dulu oleh supir sebelum kembali ke rumah Celine dan Axel.
Sesampainya di rumah Fanny, Fanny pun langsung mengucapkan terima kasih kepada Celine dan juga ka Axel yang sudah mengajak nya pergi berlibur. Rasa nya ia begitu sungkan dengan kakak beradik itu.
Fanny juga berterima kasih sudah di antarkan pulang dengan Selamat.
"Celine, ka Axel, terima kasih ya sudah mengantar kan ku pulang.", ucap Fanny sambil menundukkan kepala nya.
"Iya sama-sama Fan.", ucap Celine tersenyum
"Terima kasih juga sudah mau mengajak ku berlibur. Aku juga minta maaf sudah banyak menyusahkan kamu dan juga ka Axel.", ucap Fanny lagi
"Tidak apa fan. Aku juga senang bisa berlibur dengan mu.", ucap Celine sambil memeluk sahabat nya itu.
"Ka Axel terima kasih ya sudah membantu ku, aku sudah merepotkan ka Axel. Maaf ya ka.", ucap Fanny
"Iya gapapa. Yang penting kamu jaga diri mu. Jangan makan udang lagi ingat.", ucap Ka Axel tersenyum sambil mengacak-acak rambut di pucuk kepala fanny
"Terima kasih ka.", ucap Fanny tersenyum
"Yah sudah, aku dan ka Axel pulang dulu ya Fan. Titip salam untuk mama mu ya.", ucap Celine
"Iya Cel. Kamu dan ka Axel hati-hati ya. Sekali lagi terima kasih.", ucap Fanny
Celine dan ka Axel pun kembali masuk ke dalam mobil dan menuju rumah nya.
__ADS_1
Di mobil bahkan Celine sempat tertidur, mungkin karena kelelahan.
Sesampainya di rumah, Celine dan ka Axel masuk ke dalam rumah sedangkan koper-koper mereka di bawa masuk oleh bibi dan juga supir mereka.
Mama Gladys dan papa Thomas pun sudah menunggu kedatangan mereka.
Mama Gladys langsung mencium dan memeluk kedua anak nya tersebut bergantian dengan papa Thomas.
Mama Gladys pun mengajak mereka untuk makan malam terlebih dahulu, setelah nya mereka baru ke kamar untuk mandi dan juga berisitirahat.
Selama makan malam pun mereka saling bercerita tentang kegiatan mereka selama di Pulau Raja Ampat.
Mama dan papa sangat senang mendengar liburan mereka yang sangat menyenangkan.
Setelah mereka selesai makan malam, Celine maupun ka Axel langsung menuju kamar nya untuk membersihkan tubuh mereka yang sudah lengket oleh keringat setelah perjalanan panjang.
Lima belas menit berlalu, Celine sudah menyelesaikan mandi nya. Ia mengambil sepasang piyama di dalam lemari dan mengenakan nya.
Ia pun merebahkan tubuh nya yang rasa nya ingin sekali langsung tidur. Namun suara ponsel nya berbunyi.
Ia pun dengan malas mengambil ponsel nya yang ada di dalam tas di atas meja. Ternyata telepon dari Steven.
triiiingggg.....
"Hallo sayang."
"Hallo sayang. Kamu udah sampai rumah ?"
"udah sayang."
"Udah makan belom?"
"Sudah, tadi aku makan bersama ka Axel dan juga mama papa."
"Yah sudah habis ini kamu tidur ya sayang."
"Iya sayang. Aku abis ini mau tidur."
"Yah sudah, Selamat malam sayangku."
"Good night sayang. bye."
Celine pun menutup telepon dari Steven, ia meletakkan ponsel nya di atas nakas dan segera tidur di ranjang nya yang sudah lima hari ia rindukan. Tak butuh waktu lama Celine pun sudah terlelap dalam tidur nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Hai teman, jangan lupa like & vote nya ya. Thankyou ππ
.
.
__ADS_1
.