
Hari minggu pun tiba, hari dimana mereka akan kembali ke Jakarta. Sedih rasa nya meninggalkan liburan terutama meninggalkan Pulau yang akan selalu di rindukan.
Sally dan Celine pun sudah merapikan koper milik mereka dan memeriksa barang-barang supaya tidak ada yang tertinggal.
Setelah sarapan bersama mama Karin dan papa Andrew, mereka pun kembali ke kamar.
Mama Karin menghampiri kamar Celine dan Sally.
"Sayang, bagaimana kalau hari ini kita jalan-jalan dulu di mall, sekalian kita liat-liat barang dan membeli oleh-oleh.", kata mama Karin.
"Ah boleh juga tuh ma. Ajak ka Celine juga.", ucap Sally
"Iya dong sayang. Calon mantu mama harus di ajak.", ucap mama Karin.
Celine yang mendengar itu pun malu dan bingung harus berucap apa dan ia pun hanya tersenyum malu.
"Kita pergi sama-sama ma?", tanya Sally lagi.
"Kita pergi bertiga saja. Biarkan papa, Steven dan George di resort saja. Mama tadi udah bicara sama papa", ucap mama Karin.
Mereka bertiga pun akhirnya bersiap untuk pergi jalan-jalan.
Namun ketika mau keluar kamar, Steven hendak memencet tombol bell kamar Celine.
"Mama, Sally, Celine, mau kemana?", tanya Steven
"Mama mau ajak Sally dan Celine untuk jalan-jalan sebentar sekalian beli oleh-oleh.", ucap mama Karin
Sejenak Steven menatap Celine seperti ingin bersama Celine.
"Sudah, kami hanya pergi sebentar, mama akan menjaga calon mantu mama. Kamu jangan seperti itu.", ucap mama Karin
Celine dan Steven pun menjadi malu dengan ucapan mama.
"Yah sudah kita pergi dulu ya Steve.", ucap mama Karin.
"Iya ma.", jawab Steven
__ADS_1
"Kamu hati-hati ya sayang. Kalau ada apa-apa telepon aku.", ucap Steven pada Celine dan Celine pun mengangguk.
Celine sejujurnya malu di perlakukan seperti itu oleh Steven dan mama Karin. Tapi apa boleh buat, karena memang mereka sangat menyayangi Celine.
Mereka pergi ke suatu mall besar yang ada di daerah Kuta yaitu Kuta BeachWalk. Mereka membeli beberapa barang yang ada disana, mulai dari tas, sepatu dan baju.
"Tante, tante gausa beliin Celine, Celine ga enak sama tante.", ucap Celine pada mama Karin
"Sudah gapapa, kamu sudah tante anggap anak tante sendiri.", ucap mama Karin.
"Iya ka Celine, ga perlu sungkan. Ka Celine udah kaya kakak aku.", ucap Sally.
Celine pun merasa sangat bahagia di perlakukan seperti itu.
Tak lupa ia mengucapkan banyak terima kasih pada mama Karin.
"Sudah siang, kita makan siang dulu yuk.", ucap mama Karin.
Mereka pun makan bertiga di suatu restaurant. Lalu mereka melanjutkan untuk membeli beberapa macam oleh-oleh untuk di bawa pulang.
"Ma, apa aku boleh beli oleh-oleh untuk Georgia?", tanya Sally.
"Siapa Georgia?", tanya mama Karin.
"Georgia adik nya George ma yang ada di Australia.", jawab Sally
"Oh boleh. Kamu belikan saja baju atau tas. Karena kalau makanan pasti tidak akan awet kalau di bawa kesana.", ucap mama Karin.
"Iya ma. Makasih ma.", ucap Sally sambil memeluk mama nya.
Setelah dirasa cukup, mereka pun kembali ke resort, karena mereka akan pulang ke Jakarta pukul tujuh malah.
Setelah keluar dari resort , mereka memutuskan untuk makan malam dulu di sebuah restaurant sebelum menuju airport.
Makan malam terakhir di Bali sebelum mereka kembali ke Jakarta dan melakukan aktivitas seperti biasa. Sungguh moment yang sangat menyedihkan akan meninggalkan Bali.
Setelah makan malam, mereka langsung menuju airport dan kembali ke Jakarta.
__ADS_1
Sesampainya di Jakarta.
"Om, tante, terima kasih sudah mengajak Celine untuk berlibur.", ucap Celine pada papa Andrew dan mama Karin.
"Sama-sama sayang, tante juga senang mengajak mu. Lain kali kita liburan bareng lagi ya.", ucap mama Karin.
"Iya sama-sama nak.", ucap papa Andrew.
George pun juga ikut berterima kasih kepada papa Andrew dan mama Karin karena telah mengijinkan nya untuk ikut berlibur bersama di Bali.
"Oh ya George, setelah ini kamu langsung kembali ke Australia?", tanya papa Andrew
"Tidak om, nanti saya kembali ke Australia bersama Sally.", ucap George tersenyum.
"Oh, lalu kamu akan tinggal dimana? Karena kan masih dua hari lagi kalian kembali ke Australia.", ucap papa Andrew lagi.
"Saya akan menginap di hotel saja om.", jawab George.
"Kalau gitu kamu ikut om aja, kamu tinggal di rumah om sementara waktu. Kamu bisa tidur di kamar tamu.", kata papa Andrew
"Tidak usah om tidak apa, saya takut merepotkan.", ucap George.
"Sudah tidak perlu sungkan George. Anggap saja kamu menginap di rumah ku.", ucap Steven
"Baiklah kalau begitu. Terima kasih banyak.", ucap George.
Sebelumnya mereka mengantarkan Celine pulang ke rumah nya, baru lah mereka kembali ke rumah Steven.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Jangan lupa like & vote ya teman π
__ADS_1