Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 51. Secepatnya


__ADS_3

Setelah berpisah dengan mama Karin dan papa Andrew, Steven dan Celine menuju mobil untuk pulang.


Celine masih diam memikirkan ucapan papa Andrew tadi. Sedangkan Steven hanya tersenyum karena arti nya papa Andrew sudah merestui hubungan Celine dan Steven


"Apa yang sedang kamu pikirkan sayang?", ucap Steven


"Ah tidak ka.", ucap Celine yang tersadar dari lamunan nya


"Kamu gausa mikirin omongan papa tadi. Itu arti nya papa sudah merestui hubungan kita sayang.", ucap Steven menjelaskan.


"Dan papa gamau calon menantu nya yang cantik ini sampai kenapa-napa.", tambah Steven sambil menggenggam tangan Celine.


Celine pun hanya tersenyum malu mendengar ucapan Steven dan perlakuan manis nya.


"Apa papa kakak menyukai ku?", tanya Celine


"Sangat.", ucap Steven


"Dari mana kakak tau?", tanya Celine lagi


"Aku tau papa. Papa tidak akan sembarangan berbicara, apalagi dengan mudah mengucapkan kata-kata itu yang keluar dari dalam mulut nya. Apabila kata-kata itu sudah keluar dari mulut nya, berarti itu sudah berasal dari hati nya.", ucap Steven menjelaskan.


Celine hanya tersenyum mendengar penjelasan Steven.


Namun senyum nya tiba-tiba hilang


"Ada apa?", tanya Steven


"Lalu ucapan papa yang tadi apa maksud nya?", tanya Celine


"Ucapan yang mana?", kata Steven


"Yang tadi bagaimana kalau kita berjauhan?", kata Celine


Steven pun terdiam beberapa saat


apa ini waktu yang tepat untuk memberi tau Celine ?


apa ia siap bila kita harus berpisah sejenak?


Steven pun memikirkan apa yang harus ia katakan kepada Celine


"Kamu tidak usah memikirkan hal itu.", ucap Steven


"Tapi...", ucap Celine terpotong

__ADS_1


"Kita sudah sampai.", ucap Steven yang sudah memarkirkan mobil nya di depan rumah Celine


Steven menghadap Celine dan memegang kedua bahu nya


"Kamu tidak usah khawatir. Kita akan selalu bersama.", ucap Steven yang lalu tanpa sengaja ia mencium kening Celine


Celine pun hanya diam menikmati suasana itu.


"Terima kasih.", ucap Celine


Setelah mengantar Celine pulang, Steven langsung menuju rumah nya.


Pikiran nya masih kacau dengan ucapan papa nya.


Bagaimana kalau harus berjauhan dengan pujaan hati nya.


Tapi secepatnya ia harus memberi tau Celine semua nya bahwa ia harus meneruskan study nya ke Inggris.


*************


Beberapa hari kemudian


Ketika sedang istirahat sekolah, Celine dan teman-teman nya sudah ada di kantin. Steven pun menyusul kesana.


Namun tiba-tiba telepon nya berbunyi


"Oke pa.", jawab Steven


apa papa ingin menanyakan soal study ku lagi?


aku harus apa??


aku belum bisa apabila harus berjauhan dengan Celine


Steven yang saat itu memang sedang berada dekat dengan Celine pun akhirnya bicara


"Sayang, nanti aku ga bisa anterin kamu pulang. Tadi papa telepon kata nya aku di suruh ke perusahaan.", kata Steven


"Oh yauda gapapa sayang. Nanti aku minta ka Axel aja yang jemput.", ucap Celine.


"Oke sayang.", ucap Steven sambil mengelus kepala Celine


"Nanti biar Celine aku aja yang anterin ka.", ucap Fanny


"Apa tidak merepotkan?", tanya Steven

__ADS_1


"Engga lah ka. Kan aku juga sudah biasa ke rumah Celine.", ucap Fanny


"Oke, aku titip Celine sama kamu ya. Terima kasih sebelumnya.", ucap Steven yang di jawab anggukan oleh Fanny


"Kamu nanti pulang sama Fanny ya. Langsung pulang.", kata Steven pada Celine


"Siap boss.", ucap Celine


Melihat perhatian Steven kepada Celine rasa nya pedih hati Jacob. Namun ia sudah bertekad untuk melupakan rasa itu pada Celine, demi persahabatan nya.


************


Sepulang sekolah, setelah berpamitan dengan Celine, Steven langsung melajukan mobil nya ke perusahaan papa Andrew.


Sejujurnya ia belum yakin dengan keputusan nya untuk melanjutkan study nya ke Inggris, mengingat ia harus meninggalkan Celine.


Namun meneruskan kuliah nya di Inggris adalah impian nya sebelum mengenal Celine. Lagipula demi melanjutkan perusahaan papa nya.


Sesampai nya di perusahaan papa.


"Hai Steve, sudah sampai.", kata papa Andrew


"Iya pa. Ada apa pa memanggilku kesini?", kata Steven


"Apa kamu sudah membicarakan soal kuliah mu dengan Celine ?", kata papa Andrew


"Belum pa.", ucap Steven menunduk


"Lalu mau sampai kapan kamu begini? Kamu harus jujur dengan Celine. Bagaimana pun hasil nya nanti.", ucap papa Andrew


"Tapi Steve belum siap pa kalau harus berjauhan dengan Celine.", balas Steven


"Papa tau nak, tapi ini juga demi masa depan kamu.", ucap papa Andrew


"Iya pa, tapi bagaimana??", ucap Steven


"Jujur papa suka dengan Celine, papa sangat merestui hubungan kalian. Tapi ini bukan akhir dari hubungan kalian. Papa disini masih bisa mengawasi Celine.", ucap papa


"Tapi pa...", ucap Steven


"Secepatnya kamu harus memberi tau Celine. Kamu tidak usah khawatir tentang Celine disini. Kalau nanti Celine mau melanjutkan study nya disana, papa akan langsung kirim Celine kesana.", ucap papa


"Baik pa, secepatnya aku akan bicara pada Celine. Terima kasih pa.", kata Steven.


Sekarang bagaimana cara menjelaskan kepada Celine. Steven masih berpikir.

__ADS_1


...................


__ADS_2