Cinta Yang Hilang & Kembali

Cinta Yang Hilang & Kembali
Eps 78. Nge-Date


__ADS_3

Sesampainya di depan rumah Celine, Steven langsung mengetuk pintu rumah Celine dan di bukakan oleh bibi.


"Bi, Celine nya ada?", tanya Steven sambil tersenyum


"Ada tuan. Tunggu sebentar bibi panggilkan. Silahkan duduk dulu.", ucap bibi


"Baik bi, terima kasih.", ucap Steven


Steven menunggu Celine di ruang tamu. Sedangkan bibi menuju kamar Celine untuk memberi tau bahwa ada Steven di bawah. Lalu pergi ke dapur untuk membuatkan minum.


Celine turun dari kamar nya yang di lantai atas dan menuju ruang tamu, di lihat nya pacar nya itu yang sudah lama tidak bertemu.


"Sayang.", panggil Steven yang melihat Celine dari dalam rumah dengan wajah sumringah nya


Tak segan mereka langsung berpelukan karena mereka saling merindukan satu sama lain.


"Aku merindukan mu.", ucap Steven yang sudah melepaskan pelukan nya dab beralih memegang pipi Celine dan memandangi wajah pacar nya


"Aku juga merindukan mu.", ucap Celine tersenyum senang.


Mereka duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


"Bagaimana ujian mu?", tanya Celine.


"Semua lancar, aku bisa mengerjakan nya dengan baik.", ucap Steven


"Apa kamu sudah makan?", tanya Celine.


"Belum, bagaimana kalau kita makan di luar?", tanya Steven.


"Boleh saja, tapi lihat, bahkan kamu belum ganti baju.", ucap Celine sambil melihat baju Steven yang masih mengenakan seragam sekolah nya.


"Oh iya, kalau gitu kita ke rumah ku sebentar, aku akan berganti pakaian lalu kita pergi makan di luar.", ucap Steven


"Oke, aku ganti baju dulu sebentar ya.", ucap Celine lalu pergi menuju kamar nya untuk berganti pakaian.


Bibi datang membawakan minum untuk Steven.


"Ini minum nya tuan.", ucap bibi


"Makasih bi, sudah repot-repot.", ucap Steven sambil tersenyum dan mengambil gelas yang berisi minuman.


"Oh ya bi, sepi sekali di rumah.", ucap Steven


"Iya tuan, tuan dan nyonya besar sedang pergi keluar kota, sedangkan tuan muda Axel sedang kuliah.", ucap bibi

__ADS_1


"Oh begitu. Baik bi terima kasih.", ucap Steven pada bibi


Tak lama Celine muncul di antara mereka.


"Nona mau pergi?", tanya bibi yang melihat Celine sudah berpakaian rapi


"Iya bi, aku mau makan siang sama Steven.", ucap Celine tersenyum dan bibi pun mengangguk


"Kami pamit dulu ya bi. Jaga rumah ya bi.", ucap Celine


"Saya pamit ya bi, terima kasih.", ucap Steven


Mereka berdua pun pergi dari rumah menuju mobil Steven yang ada di depan gerbang rumah Celine .


Steven mengemudikan mobil nya menuju rumah nya terlebih dahulu untuk berganti pakaian dan di selingi dengan obrolan yang sudah lama mereka tidak lakukan.


Setibanya di rumah Steven, mereka berdua masuk ke dalam rumah. Steven langsung menuju kamar nya untuk berganti pakaian dan Celine menunggu di ruang tamu.


"Ehh calon menantu mama dateng.", ucap mama Karin yang baru saja pulang dari arisan ibu-ibu.


"Eh tante Karin, tante dari mana?", tanya Celine sambil memeluk mama Karin.


"Tante abis arisan biasa sama ibu-ibu.", ucap mama Karin.


"Oh ya, kamu sudah makan belum? Masuk yuk makan dulu di dalam.", ucap mama Karin.


"Tidak bisa ma, kami mau makan di luar. Aku sudah lama tidak bertemu dengan Celine.", ucap Steven


"Makan saja dulu di dalam sayang.", ucap mama Karin lagi


"Kami mau ngedate ma.", ucap Steven lagi.


"Sudah kami pamit ya ma.", ucap Steven sambil memeluk mama nya.


"Tante, aku pamit ya.", ucap Celine bergantian memeluk mama Karin.


"Baik lah kalau begitu. Kalian hati-hati ya.", ucap mama Karin sambil masuk ke dalam rumah nya.


Steven dan Celine keluar rumah menuju mobil.


"Kamu tidak seharusnya bicara begitu dengan mama Karin. Aku ga enak. Harus nya tadi kita makan dulu saja di rumah kamu.", ucap Celine


"Sudah tidak apa-apa. Lagipula mama juga ga makan di rumah, pasti sudah makan di luar.", ucap Steven


"Iya, tapi tetap saja aku tidak enak tau.", ucap Celine

__ADS_1


Mobil yang di kendarai oleh Steven menyusuri tol yang sangat panjang. Tak terasa sudah dua jam Steven mengendarai mobil nya.


"Sayang, kita mau kemana? Kok tol nya panjang sekali?", tanya Celine


"Kamu tenang aja, nanti sampai kamu baru tau.", ucap Steven tersenyum


"Tapi ini jalanan nya sepi.", ucap Celine lagi


"Kenapa? Kamu takut?", ucap Steven sambil melirik Celine


"Tidak, aku hanya bingung saja kamu mau ajak aku kemana, ini sudah lama sekali tapi belom sampai juga.", ucap Celine mulai kesal.


"Sebentar lagi juga sampai.", ucap Steven


Steven mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang saat sudah keluar tol. Ia menyusuri jalan yang Celine pun tak tau.


Tak berapa lama, tampak nya banyak nya pohon-pohon kelapa dan di ujung sana terlihat laut yang masih jauh dari penglihatan.


"Sayang, itu laut?", tanya Celine, Steven pun mengangguk.


"Ini dimana?", tanya Celine lagi


"Kita sedang ada di Anyer.", ucap Steven


"Apa? Kita di Anyer?", ucap Celine yang mulai merekahkan senyuman di wajah nya.


"Laut, kita akan main di pantai?", ucap Celine dengan senang nya


"Tunggu sampai kita tiba, kamu akan sangat menyukai nya.", ucap Steven sambil memegang tangan Celine.


Celine tak henti nya memandangi luar jendela yang menyuguhkan banyak nya pohon kelapa dan melihat pasir-pasir putih dan laut di ujung sana. Senyuman nya tak sirna di wajah nya.


🌸🌸🌸🌸🌸


.


.


.


Hai teman, jangan lupa like & vote ya. Thankyou. 😊


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2