
Seminggu telah berlalu, keluarga Steven semua nya dalam keadaan baik dan sudah menjalani aktivitas seperti biasa nya.
Steven saat ini melanjutkan kuliah nya di kampus yang sama dengan Celine. Ia mengambil jurusan bisnis sama seperti Celine.
Sally pun sudah kembali ke rumah nya dan tinggal bersama keluarga nya. Hubungan nya dengan George pun sudah membaik. George sering berkunjung ke rumah Sally, apalagi saat tau bahwa keluarga nya Sally sudah ketemu, George segera ke Indonesia.
Celine setiap hari nya semakin ceria karena ia bisa bertemu Steven lagi setiap hari nya. Apalagi mereka satu kampus.
Sedangkan Fanny masih mencintai ka Axel dalam diam. Karena tidak berani mengutarakan nya secara langsung.
Ka Axel sudah menyelesaikan kuliah nya, ia hendak mengambil S2 melanjutkan study nya. Namun dengan berbagai macam pertimbangan. Karena ka Axel juga sambil mengurus perusahaan papa nya.
Kedua keluarga Natawira dan Permana juga semakin dekat. Mama Gladys dan mama Karin terlihat sering berjalan jalan bersama. Sedangkan para suami mereka telah menjalin kerjasama bisnis mereka agar semakin maju.
*****
Dua tahun pun sudah berlalu. Celine sudah memasuki kuliah nya semester 6, di usia nya yang sekarang menginjak 21 tahun.
Celine mengejar mata kuliah nya agar cepat selesai, bahkan saat ini ia sedang mengerjakan tugas akhir nya yaitu skripsi. Sama hal nya dengan ka Axel, ia menargetkan di usia nya yang ke dua puluh dua tahun sudah menyandang gelar di belakang nama nya.
Steven pun juga sudah memasuki kuliah nya semester enam, karena waktu itu ia terlambat masuk kuliah, namun ia mampu mengejar keterlambatan nya.
Hubungan mereka berdua pun semakin dekat namun tidak lah seperti jaman SMA waktu dulu yang masih pacaran seperti anak SMA pada umum nya.
Mereka sudah lebih dewasa sekarang, apalagi mereka mempunyai tanggung jawab yang besar untuk meneruskan perusahaan kedua orang tua nya masing masing.
Celine pun juga sedikit banyak sudah ambil bagian di dalam perusahaan papa nya. Ia tidak mau di anggap wanita yang tidak bisa apa apa. Ia juga mau membuktikan bahwa wanita juga bisa menjadi wanita karir yang hebat.
Steven pun tidak melarang Celine untuk mengejar karir nya, karena untuk kebaikan bersama. Berbeda nanti mungkin setelah menikah dan mempunyai anak.
Sedangkan ka Axel melanjutkan study S2 nya, namun tetap di Indonesia karena harus memegang perusahaan papa nya. Untuk sekarang tetap papa Thomas CEO nya, ka Axel menjadi wakil CEO.
Ka Axel terkenal dengan wajah tampan nya namun dingin kepada orang orang yang ia jumpai, namun tidak dengan keluarga nya. Ia juga mempunyai sifat yang tegas dan sangat melindungi keluarga nya.
Sampai umur ka Axel yang sekarang menginjak 24 tahun, ka Axel masih belum memiliki seorang pacar. Fanny lah gadis yang paling dekat dengan ka Axel, walaupun hubungan nya hanya sebatas sahabat dari adik nya.
Fanny merasa sudah pupus harapan mengejar ka Axel. Seperti nya sangat sulit untuk ia dapatkan. Ingin rasa nya ia menyerah, namun Celine dari dulu selalu mendukung nya.
Namun sebenarnya ka Axel diam diam memang sering memperhatikan Fanny, hanya Fanny tidak mengetahui nya.
Memang begitu sikap ka Axel terhadap wanita, selalu tertutup. Hingga ia pun sulit untuk mengutarakan apa yang ia rasakan. Bahkan rasa nya ka Axel juga sangat sulit untuk mengetahui isi hati nya sendiri.
Tujuan nya saat itu adalah hanya melindungi Fanny saja namun masih sebatas sahabat adik nya. Tidak lebih.
*****
Hari itu Steven mengajak Celine untuk pergi jalan jalan seperti biasa nya, malam mingguan. Saat itu Steven mengajak Celine untuk dinner di suatu tempat yang romantis.
Steven sudah menyiapkan segala sesuatu nya. Akan ada hal yang spesial di malam itu.
"Sayang, Kita mau kemana?", tanya Celine yang berada dalam mobil
__ADS_1
"Nanti kamu juga akan tau sayang.", ucap Steven tersenyum
"Baiklah.", ucap Celine
Setelah memakan waktu sekitar empat puluh Lima menit sampai lah mereka di suatu tempat.
Sebelum keluar mobil mata Celine pun di tutup.
"Apa kita sudah sampai?", tanya Celine
"Iya kita sudah sampai sayang. Tapi tunggu sebentar. Mata kamu harus di tutup dulu.", ucap Steven
"Kenapa harus di tutup?", tanya Celine
"Sudah ikuti kata ku saja.", ucap Steven.
Celine pun hanya menurut dan mata nya di tutup oleh kain.
Steven mengajak Celine keluar dari mobil nya setelah mata Celine tertutup. Steven memegang Celine dengan perlahan agar Celine tidak jatuh.
Steven mengajak Celine ke dalam restaurant di dekat pantai. Ia sudah menyiapkan kejutan disana. Lilin yang di bentuk love dan bunga yang bertebaran dimana Mana.
"Kita ada dimana sih? Kenapa tidak sampai sampai?", tanya Celine
"Sebentar lagi sampai sayang.", ucap Steven.
Tak berapa lama mereka pun sampai.
Celine pun mengangguk.
Perlahan Steven membuka ikatan mata Celine. Celine pun membuka mata dan betapa terkejut nya ia melihat apa yang ada di hadapan nya saat itu.
Banyak bunga yang bertebaran dan lilin lilin yang membuat suasana semakin romantis.
Celine hanya bisa tersenyum melihat kejutan itu.
"Apa kamu suka sayang?", tanya Steven.
"Sangat sayang.", ucap Celine memeluk Steven
"Ayo kita duduk.", ucap Steven
Mereka berdua pun duduk berhadapan dengan meja yang di bagian tengah nya ada lilin dan bunga mawar.
Tak berapa lama makanan pun sampai di bawakan oleh pelayan dan di letakkan di depan mereka berdua.
"Ayo kita makan dulu.", ucap Steven tersenyum
Celine pun mengangguk.
Mereka berdua makan dengan di selingi obrolan ringan.
__ADS_1
Selesai makan, pelayan mengangkat piring kotor mereka dan menghidangkan kue beserta buah sebagai hidangan penutup.
Mereka berdua makan sampai kenyang.
Tiba lah waktu yang di tunggu tunggu.
Saat Celine sedang asik memandang laut malam dan deburan ombak yang menyejukkan hati, terdengar alunan musik yang sangat merdu. Terasa semakin romantis
Tiba tiba Steven berlutut dengan satu kaki di bawah di samping Celine.
Celine pun terkejut dengan keberadaan Steven di samping nya dan berlutut.
"Sayang, ada apa? Kenapa kamu berlutut seperti ini? Ayo bangun lah.", ucap Celine sambil memegang lengan Steven untuk mengajak berdiri.
Namun Steven tak berpindah dari posisi nya. Ia mengeluarkan sebuah kotak merah dari saku celana nya dan membuka kotak tersebut di depan Celine
Sontak mata Celine terbuka lebar dan mulut nya terbuka. Celine segera menutup mulut nya dengan tangan nya karena terkejut.
Lagi lagi Steven melakukan hal ini.
"Will you marry me?", tanya Steven dengan serius
Lagi lagi Celine terkejut di buat nya. Mata nya berbinar dan berkaca-kaca.
"Yes, I do.", ucap Celine yakin
Steven menyematkan cincin tersebut di jari manis Celine dan mencium punggung tangan nya.
Steven bangkit berdiri begitu juga dengan Celine. Mereka saling berpelukan karena nuansa yang begitu romantis dan terharu.
"I love you sayang.", ucap Steven
"I love you too.", ucap Celine
Steven melepaskan pelukan nya dan menatap wajah Celine dalam. Ia mencium kening Celine cukup lama.
Celine melihat ke arah jari manis nya yang tersematkan cincin berlian mewah di jari nya. Ia sangat senang malam itu. Malam yang tak pernah ia lupakan seumur hidup nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
Hai gaiss, menuju episode terakhir ya. Kemungkinan besok episode terakhir. Akan ada judul baru, lanjutan dari cerita ini. Di tunggu ya. Jangan lupa LIKE , COMMENT, VOTE & FAVORITE ya gaiss. Thankyou and happy reading πππ
.
.
__ADS_1
.