
Ketika sedang makan malam bertiga di meja makan, datang lah mama Karin, Sally dan juga George.
"Hai sayang. Hai Danny, Rico.", ucap mama Karin sambil menghampiri meja makan.
Sally dan George pun mengikuti mama Karin.
"Hallo tante.", ucap Danny dan Rico.
"Mama dari mana?", tanya Steven yang masih makan.
"Mama abis pergi dari mall sama Sally dan George. Sekalian membelikan beberapa keperluan Sally untuk kembali ke Australia.", ucap mama Karin yang di jawab anggukan oleh Steven.
"Sally, apa kamu masih mengingat mereka?", tanya Steven pada Sally sambil menunjuk Danny dan Rico.
"Jelas aku ingat ka. Yang sering menggangguku dari dulu.", ucap Sally kesal.
"Hai Nona muda, apa kamu merindukan kami?", ucap Danny sambil tertawa
"Tidak!", ucap Sally ketus.
Sally pun tau sebenarnya mereka hanya bercanda dan tidak Sesungguhnya.
"Siapa laki-laki di samping mu itu?", tanya Rico
"Kenalkan, dia George, teman ku di Australia.", ucap Sally sambil memperkenalkan George.
"George, ini ka Danny dan ka Rico teman sekolah nya ka Steven.", ucap Sally.
Mereka pun saling menyapa dan berkenalan satu sama lain.
Mama Karin, Sally dan George pun ikut makan malam. Dan lagi-lagi papa Andrew baru pulang dari kantor.
"Papa udah pulang?", tanya mama Karin
"Kalau belum pulang, papa ga disini dong.", ucap papa Andrew
"Papa, mama kan hanya bertanya.", ucap mama Karin sambil cemberut.
Papa Andrew pun mengelus dan mengecup kening mama Karin.
"Papa makan dulu sekalian sama anak-anak.", ajak mama Karin
Papa Andrew pun akhirnya makan bersama dengan yang lain diselingi obrolan ringan.
Setelah selesai makan, Danny dan Rico pun pamit untuk pulang tak lupa juga mereka mengucapkan terima kasih atas makan malam nya.
Lalu mama Karin dan papa Andrew kembali ke kamar. Sedangkan Steven, Sally dan George masih saling mengobrol di ruang keluarga sambil menonton tv.
__ADS_1
"Dek, besok kamu pergi jam berapa?", tanya Steven.
"Besok keberangkatan malam ka.", ucap Sally.
"Ohh. Kamu dan juga George sudah packing dan persiapkan semua barang belum?", tanya Steven lagi
"Habis ini aku packing ka.", ucap Sally
"Aku sudah packing tadi pagi.", jawab George.
"Yah sudah aku ke kamar dulu ya ka.", ucap Sally yang berlalu ke kamar.
Setelah nya, Sally masuk ke dalam kamar nya untuk packing barang-barang yang akan ia bawa untuk ke Australia.
Tinggal lah Steven dan juga George yang masih berada di ruang keluarga. Steven pun buka suara.
"George, apa kamu serius dengan adik ku?", tanya Steven serius
"Iya, aku serius dengan nya.", ucap George.
"Apa kamu bisa menjaga adik ku dengan baik?", tanya Steven lagi
"Aku akan menjaga dan melindungi nya.", ucap George
"Selama disana, aku harap kamu menjaga adik ku dengan baik, jangan sampai kau apa-apa kan dia. Aku sangat menjaga adik ku dan aku tidak mau dia sampai tersakiti, jadi aku harap kamu menjaga nya dengan sangat baik. Lagipula biarkan is menyelesaikan sekolah nya terlebih dahulu, biar ia juga kelak menjadi orang yang sukses.", ucap Steven panjang lebar.
"Apa aku bisa memegang kata-kata mu?", tanya Steven lagi.
"Ya, kamu bisa memegang kata-kata ku.", ucap George tersenyum.
"Oke baiklah, sebaiknya sekarang kita masuk ke kamar sudah malam.", ucap Steven
Mereka berdua pun masuk ke kamar nya masing-masing.
di kamar tamu yang di tempati oleh George.
"Betapa beruntung nya Sally memiliki kakak yang sangat menyayangi nya, walaupun mereka berdua sering ribut namun sebenarnya mereka saling menyayangi. Aku akan menjaga nya dengan baik.", ucap George sendiri.
Dia pun merebahkan tubuh nya di ranjang kemudian tertidur.
Di sisi lain, Steven masih kepikiran dengan ulah Jesslyn pada Celine.
Ia pun hendak menelepon Celine, namun ia melihat jam dinding di kamar nya yang sudah menunjukkan pukul sembilan malam.
apa ia sudah tidur ya?
tapi aku merindukan nya
__ADS_1
tapi kalau aku menelepon nya malam-malam begini nanti malah mengganggu nya
lebih baik aku tidur saja
Sebelum Steven tidur, ia mengirim pesan untuk Celine.
"Selamat tidur sayangku. β€οΈ"
πΈπΈπΈπΈπΈ
Di rumah Celine.
Sepulang sekolah, ia berlalu ke kamar nya untuk mandi dan mengerjakan tugas sekolah hingga sore hari.
Menjelang malam, ia pun di panggil oleh bibi untuk makan malam.
"Mama, papa, ka Axel.", ucap Celine
"Ayo makan dulu sayang.", ucap mama Gladys
"Iya ma.", ucap Celine sambil duduk di kursi.
Mereka pun makan bersama dengan di selingi obrolan ringan. Sambil menanyakan bagaimana liburan nya kemarin di Bali. Apa saja yang di lakukan disana.
Selesai makan, mereka langsung menuju kamar nya masing-masing karena sudah malam.
"ah iya, aku belum bongkar oleh-oleh. Lebih baik aku buka sekarang saja. Jadi besok aku bisa bagikan ke teman-teman.", ucap Celine sendiri yang sudah di kamar nya.
Celine pun membuka kotak dan bungkusan yang berisikan oleh-oleh dari Bali. Ia sudah mengatur semua nya akan di berikan untuk siapa.
Setelah semua di rasa beres, ia pun tertidur.
πΈπΈπΈπΈπΈ
.
.
.
.
Hai teman, jangan lupa vote & like ya. Thankyou π
.
.
__ADS_1
.