Cinta Yuma

Cinta Yuma
Eps 25


__ADS_3

" Shen bisa kau ceritakan kepada ku apa yang terjadi ?". Tanya Yuma di dalam perjalanan pencarian Daniel.


Shen melirik Yuma, dia menarik ulur untuk menceritakan kepada Yuma.


" Shen ? ". Yuma kembali berucap.


" Ini hanya aku dan kamu yang tahu ok !." Ujar Shen.


" Eum ". Sahut Yuma.


" Semalam setelah kami mengantarkan mu pulang ke rumah, Daniel meminta untuk di turunkan di tengah kota sesaat dirinya menerima panggilan. Aku tidak tahu panggilan dari siapa itu, dia segera pergi tanpa menghubungi kami lebih lanjut ". Jelas Shen.


" Kami ?". Seru Yuma.


" Aku dan keluarganya maksud ku ". Ucap Shen. " Aku khawatir yang menghubungi dia adalah mantan kekasih nya. Daniel memanglah membenci dia tapi mungkin hati nya masih menyimpan rasa ". Ucap Shen.


Yuma mendengarkan secara seksama dan dia sedikit mengerti apa yang terjadi.


" Dia bisa seperti itu ?! Gila karena cinta ". Seru Yuma yang hanya tahu jika Daniel orang yang dingin walaupun dia hanya mengenal nya sekilas.


" Kau harus tahu Yuma, dulu Daniel bukan pria yang dingin dan juga datar. Dulu dia pria yang ramah dan selalu tersenyum, namun setelah kekasih nya meninggalkan nya, dia menjadi pria yang tertutup. Tapi hanya pada Erina dia bersikap hangat, kepada kami hanya sesekali ". Tutur Shen.


" Siapa Erina ? kekasih baru nya kah ? ". Tanya Yuma.


" Kau ini, bagaimana dia akan memiliki kekasih baru jika kekasih lama nya begitu memberi luka yang mendalam untuk nya ". Seru Shen.


" Lalu siapa dia ? adik nya ? ". Ujar Yuma.


" Kau benar, dia adik perempuan satu-satu nya yang dia miliki, dia sangat menyayangi melebihi apapun. Kadang jika orang tuanya memarahi Erina, dia akan pasang badan untuk nya ". Ucap Shen.


" Rasa sayang sangat sulit untuk di hilangkan dalam sekejap , rasa itu memang akan membias namun membekas ". Ucap Yuma melukis senyum nya, namun tersirat kepedihan. Shen dapat merasakan hanya dari kata-kata yang keluar dari mulut Yuma.


" Kau sepeti sudah berpengalaman ". Canda Shen. Yuma hanya tersenyum membalas candaan Shen.


" Jadi kita akan mencari dia kemana ?". Tanya Yuma.


" Entahlah, aku sudah mencari dia kemana-mana tapi tidak kunjungi di temukan. Kemana dia ?! ". Shen begitu khawatir.


Bukan nya apa, Daniel akan sampai sakit jika mental nya kembali terguncang.

__ADS_1


...**...


Semalaman Yuma menemani Shen mencari Daniel, mungkin setiap sudut kota telah mereka pijak namun tetap saja Daniel tidak di temukan.


" Halo ma ". Ucap Shen yang tengah berada di pinggiran jalan yang mulai menyepi.


" Bagaimana, sudah ada kabar mengenai nya ?!". Tanya Mama Ella yang terdengar terisak.


" Aku sedang mencari nya, mama tenanglah ". Ucap Shen menenangkan. " Tunggulah ma, aku pasti menemukan nya. Bagaimana dengan papa, apa anak buah nya masih mencari ?! ".


" Masih, papa juga ikut mencari ! ". Sahut Mama Ella.


" Baiklah ma, aku akan lanjut mencari nya. Tenanglah ok, aku yakin dia akan baik-baik saja ". Ucap Shen mengakhiri panggilan nya.


" Ini sudah malam, kau juga harus istirahat untuk kembali fit esok hari. Aku akan mengantar mu pulang !". Seru Shen kembali masuk ke dalam mobil.


" Terimakasih Shen, maaf aku tidak bisa membantu lebih jauh lagi ". Sesal Yuma.


" Tidak masalah, terimakasih sebelum nya dan maaf merepotkan mu !". Ucap Shen.


Shen akhirnya mengantarkan Yuma pulang ke apartemen.


" Terimakasih ". Ucap Yuma melambaikan tangan nya.


" Ada apa pak ? ". Tanya Yuma karena keamanan berada di sekitar apartemen nya.


" Nona, pria itu sedari pagi berada di sana. Dia,, ". Perkataan keamanan itu tidak lagi di lanjutkan karena Yuma dengan cepat berlari mendekati pria itu yang tengah terduduk masih dengan pakaian yang sama.


" Astaga Daniel ". Kaget Yuma.


" Pak bantu saya mengangkat dia ". Panggil Yuma. Kedua keamanan itu segera menghampiri dan membantu Yuma.


" Terimakasih pak ". Ucap Yuma setelah Daniel di baringkan di atas tempat tidur nya.


Yuma segera kembali ke dapur dan mengambil air lengkap dengan kain untuk membersihkan keringat Daniel.


Wajah daniel begitu merah, Yuma mendekati Daniel. Hidung nya mencium bau alkohol begitu kuat melekat pada tubuh Daniel.


" Kau ini kenapa bukan pulang ke rumah mu, kau tahu mereka mengkhawatirkan mu sekarang ". Yuma terus berbicara sembari membersihkan lengan dan juga leher Daniel begitupula wajah nya.

__ADS_1


" Arggh ". Daniel terganggu dengan aktifitas Yuma, dia menarik tangan Yuma sehingga tubuh nya terjatuh ke atas tubuh Daniel.


" Hei lepas, kau ini apa-apaan ! ". Teriak Yuma mengguncang dan berusaha melepas cengkraman Daniel.


" Eumh ". Gumam Daniel kembali tidak ada pergerakan. Yuma perlahan mengukur suhu tubuh Daniel.


" Sampai demam ?". Gumam Yuma.


Tubuh Daniel menggigil, Yuma dengan cekatan mengambil selimut tambahan dari lemari nya.


Saat Yuma hendak membenarkan selimut, Daniel kembali menarik nya.


" Aakkkhhh ". Jerit Yuma. Daniel menindih tubuh Yuma dengan tangan dia cengkram erat.


" Aku merindukan mu ". Ucap Daniel menatap Yuma. Dalam mata Daniel, Yuma adalah mantan nya, Xena.


" Apa yang kau lakukan ? Lepaskan aku Daniel !". Guncang Yuma mendorong perut Daniel dengan kaki nya.


Brukkkk,, brugghhh. Daniel terpental menabrak pintu lemari yang masih terbuka.


Sebelah bibir Daniel menyungging, dia kembali berdiri dan menatap tajam mata Yuma.


" Kau menolak ku hah ? bukan kah dulu kau begitu ingin melakukan nya dengan ku ?! ". Teriak Daniel sudah tak dapat di kendalikan.


Daniel mencengkram tangan Yuma begitu kasar. " Untuk itu kau meninggalkan aku dan mencari pria lain untuk memuaskan mu Xena ? ". Daniel berucap kembali.


" Daniel sadarlah, aku Yuma! ". Teriak Yuma berdiri di atas kasur namun Daniel sama sekali tidak mendengar.


Saat Daniel hendak mendorong Yuma, Yuma lebih dulu melumpuhkan Daniel dengan kemampuan bela diri nya.


" Sadarlah, ini aku Yuma. Bukan Xena! ". Tekan Yuma berjalan cepat ke dalam kamar mandi saat Daniel masih tergeletak di atas kasur.


Byurrrr, Byurr. Yuma menyiram wajah Daniel dengan air yang baru saja di bawa dan air yang dia gunakan untuk membersihkan wajah Daniel.


Daniel menyeka wajah nya, namun dia bukan nya sadar tapi kalah mengeratkan gigi nya. Rahang nya ikut menegas, matanya terbuka dan menatap tajam pada Yuma.


" akkhhh ". Jerit Yuma saat Daniel menarik dan menguncinya .


" Kau berani sekali melakukan itu pada ku Xena ? ". Teriak garang Daniel. Sepertinya alkohol yang dia minum begitu banyak, membuat dirinya tidak sadar hanya di siram oleh air.

__ADS_1


" Aku Yuma bukan Xena. Daniel lepas! ". Tenaga Yuma benar-benar seperti menghilang saat ini. Kuatnya cengkraman Daniel tidak mampu untuk Yuma lepaskan.


" Diam ". Bentak Daniel benar-benar masih di kuasai oleh alkohol.


__ADS_2