Cinta Yuna

Cinta Yuna
S/


__ADS_3

"Pagi itu,seperti biasa kau sangat sibuk sekali..pagi itu meeting pertama mu dengan klien baru..kau sangat khawatir ,kau akan terlambat untuk itu"


Arga meneguk minumannya


"kau meminta aku untuk melaju sedikit lebih kencang,tapi rem mobil mu tiba tiba blong..aku panik,aku memintamu untuk berpegangan..,dan..kecelakaan itu terjadi"


Egy menatap Arga "Lalu apa yang terjadi pada Pak Yulis?"


Arga menoleh "Apa..?"


"Pak Yulis..saat aku sadar ,Pak Yulis lah yang menemani ku dengan beberapa luka"


"Pak Yulis??...Kita hanya berdua Pak Egy, kau dan aku..oke??"Arga mendadak bingung


"Apa...??"


FIX..!!


Ini semua hanya skenario belaka tapi entah siapa dalang yang berada dibelakang ini semua


terlalu banyak yang memakai topeng dirumah keluarga Praditya


Yuna menghabis kan orange juice nya,dia sedang menunggu Rara di taman..tapi, Rara tidak kunjung datang juga


"Kemana si Rara.." gumam nya


"Hai..maaf ya aku telat" Rara muncul dengan dress ungu nya


"Dari mana aja sih kamu Ra??"


"Aku ada urusan sebentar.."


mereka berdua duduk disebuah bangku taman itu


"Kamu libur Yuna??"


"Iya..bosku ada urusan bisnis diluar kota..seminggu,jadi aku berfikir untuk pulang"


" Yeeeah..liburan" Rara berteriak sambil mengangkat kedua tangan nya


"Tapi ..ra,aku baru sadar..aku lebih nyaman kalau tidak bersama bosku itu"


"ma..maksud mu??"


"Selama 4 hari aku ada dirumah..rasa nya nyaman sekali..aku bisa melakukan apapun"


"Yuna...disemua tempat kerja tuh sama saja,kita sama sama tidak dapat melakukan apa yang kita mau"


"Masalah nya ini beda Ra..perasaan ku tegang dan tertekan berada disana..apalagi sekarang ada Fania..tunangan nya,aku merasa jadi pengganggu saja"


Rara tertawa" Apa ku bilang..kamu jatuh cinta Yun sama majikan mu.."


Yuna menepak Rara "kamu ngelantur"


"Kamu yang ngelantur yun....naksir kok sama majikan,aku punya saran untuk mu..dengarkan baik baik ok?"


Yuna membenarkan poni nya yang sudah rada panjang menutupi mata nya


"Ideku benar kan tentang mendaftarkan mu ke malaikat cinta ??"Rara jumawa

__ADS_1


"Maksud mu biro itu??" Yuna melotot


"Haaa..reaksi mu berlebihan,nanti kalau sudah dapat pasangan pasti kamu akan berterimakasih padaku"Rara manyun manyun sewot pada sahabat nya


"Aku ingin mengundurkan diri saja..tapi setelah genap satu bulan ..agar aku tidak perlu mengembalikan sisa upah ku..aku ingin bekerja normal saja"


Rara memincingkan mata nya.. " Kau pikir kau kerja tidak normal??, mungkin ..cuma upah mu saja yang tidak normal"


"Haaaa...benar juga ,karna upah yang tidak normal aku semakin ingin Resign..saja"


Yuna memasang muka sedih


"Dengar Yuna ..seharusnya kau tidak mencampur adukan perasaan mu dalam pekerjaan ..jadi nya kaya gini..kayak gado gado kebanyakan cabe nya..Puedesssss"


Rara bersemangat sekali memarahi Yuna


"Yuna dengar,kau harus bertahan sedikit lagi demi masa depan mu,dengan upah mu yang super duper besar itu kau harus memulai sebuah usaha..dengan begitu,selepas dari Egy kau tidak akan kesusahan !" ulas Rara


Rara ada benar nya juga,sekarang jangan berfikir tentang perasaan ..Yuna tidak lah seperti Egy ataupun Fania


Yang sudah hidup mapan dan tidak perlu menghawatirkan apapun selain cinta mereka


Sedangkan Yuna ,harus berjuang sendiri dari nol..ditambah dengan sang nenek


Yuna harus membuat nenek,ibu dan ayah bangga..


"Jadi..aku harus bertahan??"


"Ya betul yun, kalau perlu kau bisa sewakan rumah mu dari pada tidak terurus'


Rara jenius juga..


Yuna tiba didepan gerbang itu, langit sore itu agak gerimis kecil tapi lumayan deras disertai angin yang lumayan kencang


Egy membukakan gerbang nya sambil membawakan payung untuk Yuna


"Terimakasih pak Egy" Tanpa menghiraukan raut muka sang majikan Yuna mengambil payung nya dan berlalu masuk kedalam rumah


Egy hanya terdiam melihat gelagat Yuna yang terasa sedikit agak aneh


Egy menutup pintu nya,terlihat Yuna menuangkan air putih didapur


HAAATCHHHI...


Yuna bersin akibat kedinginan


Egy membawakan handuk" kau baik baik saja??"


Yuna tersenyum " aku..baik baik saja"


Yuna berlalu memasuki kamar nya


"kenapa dia,biasa nya dia selalu salah paham dengan apa yang aku lakukan..tapi kali ini..apa dia sekolah IQ selama liburan" Gumam nya sambil menggeleng geleng kan kepalanya


Makan malam disiap kan dengan bahan seadanya di kulkas,Yuna menata makanan di meja makan


"Bagaimana bisnis pak Egy??"


Egy meneguk minumannya"Biasa saja.."

__ADS_1


"Apa ..semua bisnis mu lancar??"


Egy mengangguk


"Oya..ada yang harus ku sampaikan.."


"Ya.."


Egy meletakan sendok makan nya "Aku..telah menemukan supir pribadiku"


"Apa??" Yuna terdiam "Apa kau mencari dia?..apa kau tidak berbisnis??"


Egy menghela nafas "jika supirku kembali kerumah ini..kau bisa berhenti bekerja..dia bilang dahulu cukup dia yang mengurus semua keperluan ku sendiri"


Yuna tertegun,seperti nya baru tadi siang semangat Rara berkobar kobar dihati nya


namun setelah mendengarkan ini,semangat itu seolah tersiram air...


"Kau baik baik saja??"


"Apa??"


"Apa kau sakit ?"


"Tidak, aku baik baik saja!"


"maaf bukan maksud apa apa aku berkata begini...aku hanya melihat mu tidak nyaman berada didekat ku"


"Pak Egy,boleh memecatku tapi mungkin tidak sekarang.."


"Apa??"


"Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk bekerja disini"


Egy memincingkan mata nya "Kukira kau tidak nyaman dengan ku..kau beberapa kali meminta untuk jauh dari ku.."


"Tapi,sekarang aku berubah fikiran..."


"Apa..?,kau ini sangat membingungkan..aku telah memikirkan ini dengan sangat keras..lalu,kenapa kau malah ingin tetap disini.."


Yuna terdiam.."Itu..."


"Apakah ibuku yang menyuruh mu agar tetap disini?,apakah dia membayar lebih mahal dariku..??,kau tidak perlu mengganti uang sisa waktu kerja mu..waktu mu seminggu lagi kan?"...Egy menatap Yuna "Anggap saja itu bonus dariku.."


"Bukan...bukan seperti itu..aku tidak dibayar oleh ibu mu..ini keinginan ku sendiri.."


"Keinginan mu??"


"Jika kau membayarku dengan upah yang sama ..maka jumlah nya cukup untukku membangun sebuah usaha kecil.."


"Apa??"


"Dua bulan..aku minta kau mempekerjakan aku selama dua bulan saja...anggap saja ini balas budi mu karna aku telah membantu mu menemukan rumah ini tempo hari.." Bujuk Yuna


Egy heran " Apa??..balas budi?,mana ada orang yang mengingatkan kebaikan yang pernah di lakukan nya seperti mu..kau ini aneh ya??"


Yuna merintih.."Ya ...memang sedikit aneh.." bisik nya "Tapi setelah itu aku janji..aku takkan pernah lagi mengganggu kehidupan mu.."


"Apa...??"

__ADS_1


Astaga.....


__ADS_2