Cinta Yuna

Cinta Yuna
D/


__ADS_3

Yuna tersentak tidur lelap nya membuat dia bangun kesiangan,dengan cepat dia siap siap bahkan roti isi coklat nya dia makan saat menaiki taksi Onlinenya


"Astaga...." Yuna teringat pesanan sang nenek "Masker..." gumam nya


dia pun menyuruh taksi Online nya untuk berhenti di mini market


"Tunggu sebentar ya pak"


" "Ya..."


Yuna segera memasuki minimarket itu tanpa basa basi dia menghampiri rak berisikan masker masker kekinian,tak lama dua orang gadis hadir disamping Yuna


Seperti nya mereka mau membeli masker juga ,mereka nampak mengobrol satu sama lain dan sesekali mereka tertawa bersama


Tiba tiba ponsel Yuna berbunyi


"hallo Ra??"


"Yuna seperti nya jaket aku ketinggalan dirumah kamu.."


""Jaket??"


"Iya..kayaknya aku taro di sofa depan.."


"Gimana dong...aku ambil ya??"


"Aku lagi di minimarket nih.."


"lagi ngapain..."


"mau beli masker.."


kedua gadis itu sesekali melirik Yuna merasa terganggu dengan pembicaraan Yuna namun Yuna tak menyadari nya


"Tumben kamu beli masker..mau move on ya..dari Rendi" Ledek Rara


"Aku beli masker buat Nenek Vennus..."


"WHHAATT....??!!"


sontak kedua gadis itu melirik kearah Yuna


begitu pun Rara yang sedang menelpon nya ikutan kaget


Yuna yang menyadari itu menatap kedua gadis itu dengan tatapan kaget


"Itu...nama nenek kamu apa nama Planet??"

__ADS_1


ucap seorang gadis


"Namanya...kekinian.."tambah sang gadis disebelah nya sambil mengacungkan kedua jempol nya


"Hallo Yun...Yunaaa..."


Yuna tak memperdulikan telpon nya


"saya nyari masker untuk mengatasi...kulit keriput" ucap nya terbata bata


"masker putih telur...untuk kulit...keriput" jawab sang gadis sambil memberikan maskernya dan terus menatap Yuna


Yuna lalu menatap gadis yang satu nya


dia terlihat mengepalkan kedua tangan nya


"Semangattt....!" ucap nya


""Terimakasih..."


Yuna tersenyum kecut


lalu segera menghampiri kasir


"Empat picis Masker putih telur..." ucap kasir itu "40.000..."


Dia segera berlari menelusuri lorong rumah sakit,dia hampir terlambat dengan jadwal minum obat sang Vennus


nafas nya terengah engah saat mengetuk pintu kamar ,dia masuk dan menyapa lirih


"Selamat pagi..."


terlihat suster Lani tengah menemani sang nenek Vennus,dia tersenyum pada Yuna


dia masih mencoba mengatur nafas nya


"Aku sudah minum obat nya...tapi kamu bawa masker nya kan??", Tanya sang Vennus itu


Suster Lani kaget dia menatap barang yang dibawa oleh Yuna


Yuna tersenyum kecut pada Lani


"Suster bisa tolong pakaikan masker ...sepertinya dia habis marathon...kasihan" sahut sang Vennus sambil mendelik pada Yuna


"Bisa bisa..." suster lani gelagapan


"Apa...?" Yuna kaget,tapi dia lantas terduduk dan mulai mengatur Nafasnya kembali

__ADS_1


Sialaaan.....!!


Yuna melihat jam ditangannya,dia sedang menunggu Rara didepan sebuah cafe tempat Rara bekerja.


Rara tersenyum dari jauh ,dia melangkah kearah Yuna


"Tumben...ada apa?"


Yuna menyodorkan minuman kaleng ke arah Rara, dia tercengang


"kamukan ...tidak suka minuman bersoda??"


"minum aja..." mereka berjalan ke arah sebuah Halte bus


mereka terduduk dan menikmati minumannya


"Hari ini tuh hari yang melelahkan..." keluh nya sambil menarik nafas panjang " cocok untuk minum..minuman bersoda..." lanjutnya


" Kamu kenapa yun..."


" Dia ternyata bukan nenek nenek biasa...mungkin dia jelmaan dari sosialita dikehidupan sebelum nya..."


lalu Yuna membayangkan wajah si nenek yang sedang senyum senyum dicermin


"Astagaaah...." Yuna menggeleng gelengkan kepalanya


"Maksud kamu...si nenek Vennus itu..??"tanya Rara


Yuna menatap Rara" Coba ra, bayangin setiap jam ada saja ulah dia...yang minta di maskerin ..yang minta pake lotion ..minta pake face serum...dia bilang, makanya jadi seorang gadis tuh jangan diem aja..masa tidak tau tutorial perawatan wajah..." ucapnya menirukan gaya sang nenek


"Terus..kamu jawab apa?"


"Aku jawab...apa adanya, Yaaa..kalo pun keriput emang udah waktunya kan??"


Jawab Yuna sewot


Rara tertawa lepas


Yuna menepak bahu sahabat nya yang hendak minum


"kok malah ketawa sih Ra..."


minuman nya pun sedikit tumpah Rara cuma manyun manyun


"Tumpah nih...."


Setelah menuruni bus,mereka turun di halte yang tidak jauh dari swalayan dan memutuskan untuk belanja beberapa isi kulkas,seperti biasa Yuna membeli Roti tawar untuk sarapan nya

__ADS_1


Yuna pun tak lupa membeli beberapa mie instan yang lagi diskon


__ADS_2