
Malam kian larut, namun sang majikan belum juga datang
Entah mengapa Yuna merasa gelisah, tapi..apa hak nya untuk gelisah?
Egy sedang bersama tunangan nya, bahkan mungkin keluarga besar nya
Yuna masih enggan untuk masuk kedalam rumah dia masih menunggu Egy di bangku taman, dia menatap bintang
Bintang dan bulan pun seolah saling menemani mereka selalu datang dan pergi bersama
Untuk kesekian kali nya Yuna berusaha memungkiri rasa suka nya terhadap sang majikan dan memfokuskan diri nya untuk hanya bekerja dirumah Egy
namun tetap dia tak bisa
dia selau memgagumi Egy dalam situasi apapun, dan kadang Yuna hanya bisa diam dan berlalu untuk menepis semua itu,Yuna beranjak menuju kamar nya,udara malam yang semakin larut itu kurang bersahabat dengannya
Hmmmm.....
dia membuka dompet nya,ada secarik kertas memo yang dilipat lipat yang sudah hampir usang karna memang dia menyimpan itu sudah sedari kecil ..disore itu..disebuah taman bermain..
seorang anak laki laki dengan pengasuh nya selalu datang mengunjungi taman bermain didekat rumah, dia begitu ramah dan senang bermain dengan Yuna kecil..
"Rumah mu dimana??" tanya Yuna Kecil
anak laki laki itu tersenyum "Rumah ku diujung jalan sana.."tunjuk nya
Yuna tersenyum dan berbisik "Apa dia ibu mu??" tunjuk nya pada wanita paruh baya yang sedang terduduk di bangku taman
anak laki laki itu menggeleng
"Tidak..dia pengasuh ku..ibu ku sedang sakit,dia selalu tertidur di kamar nya, aku sangat mencintai ibuku.."
Yuna tertawa " Aku juga ...aku juga"
"Kita sama sama mencintai ibu kita.."
mereka tertawa bersama
"Aku selalu melihat mu, apa besok kau akan kesini ?" Tanya Yuna kecil
__ADS_1
anak itu mengangguk " jika aku tak kesini kau cukup menuliskan pesan padaku.."
"Bagaimana?"
anak itu membuka tas yang sedari tadi di bawa di punggung nya dia mengambilkan kertas dan menuliskan 'S.O.S.'..
"Simpan lah di depan pintu rumah..maka kita akan bertemu lagi"
"Aku mengerti..."
mereka berdua tertawa riang bersama mentari yang berwarna jingga yang menghiasi langit sore itu
"Tapi, ketika aku menulis nya apa kau benar benar akan datang?
"tentu..tulisan itu artinya aku ingin bertemu denganmu sekarang..."
"Benarkah??" Yuna terkesima
"setiap aku menonton film, setiap ada yang menulis tulisan itu maka orang yang dia cari akan melihatnya dari kejauhan dan menemuinya"
"Waah...hebat"
kemudian dia melihat jam dinding dikamar nya, ini sudah lewat dari tengah malam
kenapa Yuna begitu merindukan Egy??
Yuna lalu membuat tulisan itu, walaupun setelah dewasa dia tau arti tulisan itu bukan ingin bertemu dengan seseorang..tapi artinya adalah untuk meminta pertolongan
secarik kertas bertuliskan 'S.O.S' dia letakan tepat didepan pintu kamar nya, dan dia pun berbaring diranjang nya
Mobil mewah itu melaju dengan kencang, seolah membelah udara malam, memecah hening jalanan
Egy nampak sedikit kesal, dia dibuat menunggu lama oleh sang tunangan pada pesta Ulang Tahun nya
Fania ingin ditemani hingga acara usai padahal Egy benar benar lelah sepulang kerja dan entah mengapa pesta itu terasa tidak begitu spesial baginya
Mobil itu tiba didepan gerbang, hati nya malah gelisah pada Sang Asissten yang dia khawatirkan menunggunya pulang
Egy memasuki rumah nya, keadaan nya sudah gelap..
__ADS_1
dia menatap meja makan ...nampak rapih
Rupanya Yuna memang tidak menyiapkan makan malam
lalu dia beralih pada sofa didepan televisi..
tak ada seorang pun yang tertidur disana
Egy masih penasaran...perlahan dia mendekat ke pintu kamar Yuna
kaki nya menapaki secarik kertas, Egy memungut nya
"S.O.S...??"
Egy mengintip pintu kamar Yuna yang terbuka sedikit, terlihat sang Asissten tengah terlelap dalam tidur nya
"Astaga...apa yang aku lakukan..??" Egy mengusap kening nya..,dia menatap kertas yang sedari tadi dipegang nya
"Kenapa dia menulis ini...?, dasar perempuan aneh.."
Egy berlalu pergi menuju kamar nya
Perasaan nya mulai terasa aneh, tiba tiba dia ingin selalu memikirkan perempuan aneh itu
bahkan ketika bersama dengan Fania
Egy terus menerus menatap kertas itu
"Ada apa dengan kertas ini??, kenapa ini terasa sungguh berarti?..Apa karna ini buatan si aneh itu..apa karna aku selalu memikirkan nya?
Ouh...
ini tidak boleh terjadi, lagi pula dia sudah menemukan pria yang dia kencani tempo hari...
dan aku harus tetap fokus untuk membangkitkan kenangan ku bersama Fania, agar aku bisa sedikit lebih nyaman berada di dekat nya...
Egy menyimpan kertas itu diatas meja kerja nya dikamar nya, sejenak dia memandangi nya..entah kenapa secarik kertas itu begitu menarik perhatian nya
lalu dia menjentikan jari nya didepan mukanya
__ADS_1
"Sadar...sadarlah..."