Cinta Yuna

Cinta Yuna
U/


__ADS_3

Yuna membereskan meja makan,dia mulai mencuci piring dan gelas nya


"Aku akan mengerjakan sesuatu dengan laptopku..jadi kerjakan lah pekerjaan mu dan jangan mengganggu aku.."


"Oya..apa Pak Egy perlu aku bawakan teh panas..?"


Egy menggeleng.." tidak perlu.."


"Baik...."


Egy berlalu menuju kamar nya


Yuna menyiram tanaman di halaman depan rumah lalu dia beranjak mencuci baju,dan mengepel lantai


"Hah..Pak Egy sungguh pintar..bahasa nya aja yang asissten tapi kerja nya..ya seperti ini, tapi ..ya sudahlah..aku tidak keberatan,demi masa depan ku.."gumam Yuna


Telfon dirumah itu berdering


"Halo??"


"Yuna ...Pak Egy ada?,ini aku Fania..ponsel nya susah dihubungi.."


"Dia sedang mengerjakan sesuatu dikamar nya..kata.nya tidak mau di ganggu"


"Apa??


Telpon ditutup seketika ,Yuna terkejut dia pikir Fania marah


Yuna kembali melanjutkan pekerjaan nya


dan sekarang giliran ponsel nya yang berdering


"Hallo?"


"Haloo... selamat siang, dengan Nona Yuna??"


"Ya saya sendiri?"


"Kami dari 'Malaikat cinta'..


"Appaaa...??"


Astagaa....


Layanan itu benar benar menjalankan strategi nya,mereka berfungsi dengan baik..dalam waktu sekejap mereka sudah bisa menemukan teman kencan buta untuk Yuna


Yuna menatap jam, kencan buta itu sekitar 3 jam dari sekarang...


Yuna bersiap siap, walau dia tak menghendakinya namun hati kecil nya tetap berharap dia mendapat kan seseorang yang tepat sebagai teman hidup nya


walau ada sedikit dihati nya menolak kencan ini


Yuna telah siap dengan gaun merah nya,dia menenteng tas nya,dia keluar kamar nya..


Tak lama dari atas terlihat Egy menuruni tangga dia juga nampak rapih ,seperti hendak pergi


mereka saling menatap


"Pak Egy..mau pergi??"


"Fania mengajaku kencan ...baru tadi sore dia menghubungi ponsel ku..seharian ini kumatikan!"


"Oh iya..tadi dia menelpon ke telpon rumah,tapi pak Egy tak mau di ganggu kan??"

__ADS_1


"Benar.."


Yuna tersenyum jumawa


Egy nampak terkesima melihat wajah Yuna dengan riasan yang tak biasa


"ada apa pak Egy?..apa aku nampak aneh??"Yuna memegangi kedua pipinya kurang percaya diri


"Oh..ya,kau merah..seperti....bawang merah"Ucap Egy, terucap begitu saja


diam diam kenapa jantung Egy berdebar melihat penampilan Yuna saat ini


Yuna mengusap dress nya


"Apa??... Bawang merah..?"


"Kabari aku jika kau sudah mau pulang,rumah akan ku kunci karna tidak ada orang.." Egy berlalu


mereka menaiki mobil, tak lama mereka sampai di sebuah perempatan


Yuna turun dari mobil Egy,Yuna menutup pintu mobil nya


dia berjalan menuju halte


"Jika dia pergi kencan kenapa teman kencan nya tidak menjemput nya..malah membiarkan nya pergi sendiri.." Gumam Egy


"Egy, kamu kemana saja?kenapa begitu sulit menghubungi mu.."


"Hari ini aku mengerjakan pekerjaan ku dirumah"


"kenapa tidak dikantor?"


"Entahlah ,aku tidak begitu suka dengan keramaian akhir akhir ini..dikantor terlalu banyak orang"


Egy menatap Fania, Entah mengapa setiap kali bersama nya dia tak begitu nyaman


apa mungkin karna mereka lama tak bertemu..atau karna amnesia yang diderita Egy


Entah lah yang jelas semenjak kemunculan Fania, hingga sekarang ini Egy tak merasa kan ada sesuatu yang spesial


Malah, lama lama Egy merasa jenuh tiap kali melihat Fania berbicara.....tersenyum..dan menggenggam tangan Egy


dia jadi penasaran, apa alasan dia bertunangan dengan Fania dulu


sementara Yuna ...duduk menunggu teman


kencan buta nya itu


dia duduk di meja yang telah dipesan oleh pihak biro itu


tak lama seorang pria yang sok gaya duduk didepan Yuna


"Nona ..Yuna??"


"Ya??


Pria itu menyodorkan tangan nya


"Andika.." ucap nya


Yuna menjabat tangan nya,sambil menatap nya


"Yuna.."

__ADS_1


pria itu duduk didepan Yuna


"Baik lah..aku tak punya banyak waktu sebaiknya kita tak usah bertele -tele..oke?


kata si pria itu sambil menatap jam ditangan nya


"Apa..?"


'Ya..aku ingin kau tau, aku kurang berminat dengan kencan buta ini"


"Lantas kenapa masih pergi kesini?"


"Ini perbuatan seorang teman ..dia merekomendasikan aku untuk mengikuti kencan buta ini, jadi aku harap kita bisa menyelesaikan nya dalam waktu yang singkat"


"Ouh..sungguh lucu" Yuna tersenyum getir


kata kata pria itu sungguh menjijikan,seolah hanya Yuna yang menganggap ini spesial


"Dia pikir aku tak laku apa?" gumam nya lirih


"Kau jangan berbisik didepan ku..kau tau,itu membuat aku merasa bahwa kau sedang menggunjing aku!"


"Apa??...menggunjing mu?,Sungguh kau pria yang paling menyebalkan yang pernah ku temui!!!" Yuna tersulut emosi dan sontak saja dia menyiram pria itu dengan segelas air didepan nya


Pria itu tertegun,dia menatap Yuna


"Aku tau kenapa sampai saat ini kau sulit mendapatkan pasangan!" Pria itu ikut emosi dan berdiri seolah menantang Yuna


"Oh..berani nya kau bilang begitu padaku..lantas apa yang terjadi padamu..hingga membuat mu berada disini dan menjalani kencan buta bersama ku!!"


"Kau ..."Pria itu melayangkan tangan nya pada Yuna ,..Yuna yang menyadari itu langsung memasang perlindungan dengan tangan nya


Dan sebuah tangan menahan tindakan pria itu,..tangan itu menahan nya dengan erat erat


membuat sipria itu urung memukul Yuna


"Jangan kasar terhadap perempuan..."


Pria itu dan Yuna menatap asal suara itu


"Kau sebaik nya pulang.." ucap nya dengan tenang


seorang Pria lain berbadan tegap,dia yang menahan tangan yang hendak memukul Yuna


dia tersenyum pada Yuna


"kau baik baik saja??" ucap nya sambil meng enyahkan tangan kasar Andika


"Kau sebaiknya menuruti kata kataku..kau pulang saja" ucap nya mengingatkan kata kata nya tadi


Dengan muka yang emosi dan basah tersiram segelas air,dia berlalu sambil mengacungkan jari telunjuk pada Yuna seolah dia sedang memberi peringatan pada Yuna atas apa yang Yuna lakukan terhadap diri nya


dia berlalu begitu saja


sekejap kemudian pria berbadan tegap itu terduduk di depan Yuna sambil mempersilahkan duduk pada Yuna


Yuna pun ikut duduk kembali dengan memasang muka yang masih kaget


kedua nya terduduk dan saling menatap


sebaliknya ,dengan tenang pria berbadan tegap itu tersenyum pada yuna


"Kau sungguh berani.."

__ADS_1


__ADS_2