Dark Soul

Dark Soul
Ujian Master Roh


__ADS_3

Dunia ini disebut dengan Naturra, memiliki dua benua besar yang dibagi menjadi dua kubu. Pertama adalah kubu Alliance yang terdiri dari ras Human, Dwarf, Night Elf dan Gnome, dan yang kedua adalah kubu Dunkelheit yang terdiri dari ras Blood Elf, Troll, Undead, Titan dan Ghoul. Karena kedua kubu tersebut banyak wilayah yang juga netral dan tidak ikut dalam pertempuran mereka.


Dalam novel tidak dijelaskan alasan dua kubu tersebut bertarung secara rinci, Aafreda hanya mengetahui bahwa kubu Dunkelheit yang pertama kali melakukan penyerangan kepada kubu Alliance karena hal yang belum dijelaskan. Tapi pada akhirnya tujuan dari kubu Dunkelheit adalah membunuh putri Cenora dengan memberikan tubuhnya kepada para Titan. Namun, Dark Soul tidak melakukan hal itu dan berkhianat kepada ras nya sendiri karena hal itulah kubu Dunkelheit mengalami kepunahan.


Aafreda mengerti bahwa Dark Soul melakukan hal itu karena cinta, tapi pernahkan dia berpikir bahwa cinta akan menghancurkan keluarga nya sendiri. Mengorbankan keluarga mu demi seorang gadis yang hanya kamu kenal dalam beberapa hari, Aafreda berpikir hal itu sangatlah menyebalkan. Dia melirik Dark Soul yaitu Achiel disampingnya, kini mereka sedang duduk di kedai. Mereka berdua memutuskan untuk beristirahat didesa yang mereka singgahi sebentar.


Desa itu bernama Da'i terletak di dekat perbatasan antara ras bloodElf dan ras undead, untuk sampai ke akademi mereka harus melewati ras undead.


Aafreda mendengar pembicaraan di antara penduduk desa bahwa di dalam dunia Naturra , seni bela diri tidak ada hanya sesuatu yang disebut dengan roh. Dijelaskan bahwa setiap orang memiliki roh mereka sendiri, dan di antara mereka sangat sedikit orang yang bisa membangkitkan rohnya melalui kultivasi, jika mereka berhasil membangkitkan roh dalam diri mereka maka mereka bisa menjadi seorang master roh. dan master roh adalah sesuatu yang paling terhormat di dunia ini. Tampaknya menurut legenda Beratus tahun lalu, desa ini pernah menghasilkan seorang pengguna roh yang hebat dan terkenal dengan Myhtic Roh adalah gelar untuk peringkat di atas master roh.


Roh dibagi menjadi dua kategori yaitu satu kategori adalah roh alat dan yang lainnya adalah roh binatang atau tanaman. Roh- roh alat memiliki jangkauan kekuatan yang luas dan sebagian besar orang-orang di dunia ini menggunakan roh alat, dan rasio pengguna roh alat sangatlah besar dibanding roh binatang atau tanaman.


Maka dari itu Aafreda menyimpulkan bahwa Achiel menggunakan roh alat yaitu pedang Dark Soul. Sejak dia berumur 6 tahun, Achiel sudah dapat menggunakan roh alat dengan baik, tapi berbeda dengan Aafreda yang tidak dapat membangkitkan kekuatan roh miliknya. Aafreda berpikir dia masih begitu muda untuk melakukan kultivasi roh.


Berkaitan untuk menjadi master roh, Aafreda tak tertarik dengan hal itu, dia hanya ingin hidup tenang dan lebih lama di dunia ini tapi dia harus memiliki kekuatan untuk melindungi dirinya sendiri.


"Aafreda apakah kamu mendengarkan ku?" Tanya Achiel bingung


"Yah?"


"Aku sudah memanggil mu beberapa kali, apa yang sedang kamu pikirkan?"


"Tidak ada, aku hanya penasaran dengan akademi"


Achiel tersenyum hangat dan mengelus kepala Aafreda dengan lembut.

__ADS_1


"Kita akan tahu jika sudah disana nanti, ayo kita lanjutkan perjalanannya"


Tiga hari kemudian, mereka berdua sampai di akademi roh. Aafreda melihat banyak anak-anak yang sudah didepan gerbang akademi, rasanya sangat asing berdiri di depan mahkluk-mahkluk berwujud berbeda darinya.


"Jangan takut aku disampingmu"


Aafreda menganggukkan kepalanya dengan pelan, tiba-tiba seseorang membuka gerbang akademi dan mengumumkan untuk mengikuti dirinya menuju aula roh.


semua orang segera masuk dan mengikuti orang tersebut. Aafreda tak bisa melihatnya karena dia dan Achiel berada di barisan paling belakang, cukup banyak anak yang hadir dan di aula roh itu Aafreda melihat sosok pemuda yang berdiri di tengah aula roh. Orang itu tampaknya berusia 18 tahun, postur tubuhnya terlihat gagah dan fitur wajahnya terlihat tajam. Pria itu berpakaian rapi dengan jubah merah di bahunya, dan tepat di bagian dadanya terdapat lambang roh yang ia miliki. Itu adalah pakaian untuk staf yang akan menguji kebangkitan roh anak-anak.


Di sisi kiri dadanya terlihat lencana dengan tiga bunga mawar merah yang mekar. Semua orang mengetahui dengan baik lencana itu, tiga mawar mewakili tingkat master roh, dan pria muda itu berada pada tingkat Epic Master roh.


"Karena semuanya sudah berkumpul, mari kita mulai" Ucap pria itu dengan suara barintonnya


"Entahlah pasti mereka akan melakukan sesuatu kepada kita, tetaplah didekatku"


"Baiklah semuanya, aku adalah Epic Master yang akan memandu kalian untuk membuka gerbang roh. Kalian semua harus bekerjasama dengan baik, semuanya berbaris menjadi satu garis sekarang"


Aafreda merasakan tangannya ditarik oleh Achiel, kini semua anak sudah berbaris dalam satu garis. Entah apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Namaku adalah Abdias, Roh Epic master panahan, dan aku akan menjadi pemandu kalian semua. Sekarang, aku akan membuat kalian membangkitkan roh satu demi satu. Ingat jangan takut dengan apa yang terjadi nantinya"


Aafreda menelan air liurnya, apakah acara membangkitkan roh sangatlah menakutkan. Kalau hal itu dapat membahayakan nyawanya, dia tak akan memaafkan Achiel sampai mati.


Kalau aku mati disini, aku akan menyumpahi Achiel untuk tidak bahagia di hidupnya.

__ADS_1


Abdias mengambil tangan kanan anak perempuan yang berada didepannya, anak perempuan itu terlihat ketakutan karena tiba-tiba diperlakukan seperti itu. Dia ingin berlari namun kekuatan Abdias sangatlah kuat, perlahan dari telapak tangan anak perempuan itu terlihat simbol daun, Abdias mengerutkan keningnya.


"Ini adalah roh tanaman, bisakah daun menjadi sebuah senjata? Yah kamu harus mencari tahunya sendiri nanti" Ucap Abdias


Perlahan simbol di telapak tangan gadis itu menghilang. Dia sangat bersemangat dan mencoba kembali melihat telapak tangannya sendiri namun tidak ada apapun disana.


"Roh milikmu adalah daun, roh tanaman. Aku akan menguji juga apakah kamu memiliki kekuatan roh. Jika kamu memiliki kekuatan roh, bagaimanapun roh tanaman biasanya memilik potensi penyembuhan yang sangat tinggi"


"Itu hebat, jadi bagaimana caranya?"


"Kamu harus mengingat roh mu dan coba pikirkan kapan kamu pernah menggunakan nya jika kamu tau kapan itu, kamu bisa memanggilnya"


Anak perempuan itu mencoba mengingat kapan dia pernah menggunakan rohnya namun dia tak dapat mengingat hal itu sama sekali. Abdias memberikan isyarat agar anak itu mendekat kepada dirinya dan memeriksa kembali telapak tangannya perlahan cahaya keluar dari tangan anak itu.


"Sayang sekali kamu tidak memiliki kekuatan roh, kamu tidak bisa menjadi master roh. Kamu mungkin harus melakukan kultivasi agar kekuatan roh mu dapat bangkit"


Gadis kecil itu dengan sedih segera pergi dari hadapan Abdias, satu demi satu anak-anak sudah mulai diuji. Beberapa dari mereka kebanyakan adalah pengguna roh alat, tidak ada pengguna roh binatang sama sekali. dan untuk kekuatan roh hanya ada beberapa anak yang lolos.


Ketika giliran Aafreda dia berkeringat dingin, jika dia tidak lolos dalam ujian ini. Maka dia tidak bisa memasuki akademi.


Ohh... Bukankah ini hal yang bagus? Lagipula aku yakin aku tidak memiliki roh dan kekuatan roh. Bagus Aafreda kamu tidak perlu memasuki akademi dan Achiel juga tidak bisa mengelak hal ini.


"Selanjutnya"


Aafreda dengan percaya diri melangkah ke depan Abdias, melihat rasa percaya dirinya Abdias memandangi Aafreda dengan pandangan meremehkan.

__ADS_1


__ADS_2