
Aafreda kembali melanjutkan perjalanan untuk keluar dari benua tengah, perjalanan itu memakan waktu cukup lama dari yang ia perkirakan. Kini matahari berdiri tegak di atas kepalanya, ia dapat merasakan kehangatan sang matahari yang sudah tak tampak sejak ia memasuki benua tengah. Aafreda menghirup udara lebih banyak kini akhirnya dia keluar dari benua tengah.
Aafreda melihat sekitarnya dengan tajam, tempat yang ia pijak dipenuhi dengan pasir. Bagaimanapun Aafreda memasuki benua tengah dengan portal jadi dia tidak tahu jika diluar dari benua ini adalah dataran pasir, pantas saja sangat sulit memasuki benua ini dengan keganasan pasir panas yang meliputi kaki putihnya.
Ini akan menjadi perjalanan panjang yang melelahkan...
Padang pasir Zond adalah Padang pasir yang menyelimuti benua tengah, ini adalah lapisan terakhir untuk memasuki benua tengah. Mulanya benua tengah sulit dimasuki dikarenakan lapisan daratan yang melindungi benua itu. Lapisan ini terdiri dari 5 daratan, pertama adalah lapisan magma yang merupakan lapisan terluar dari benua tengah, lapisan itu merupakan daratan magma yang sangat panas dan membuat siapapun meleleh saat berjalan diatasnya kecuali mereka yang memiliki kekuatan sihir es. Kedua adalah daratan es tidak lain dikelilingi oleh es yang suhunya dibawah -100, siapapun manusia yang melewati tempat ini akan mati kedinginan hanya mereka yang kuat bisa melewati lapisan kedua ini. Ketiga adalah daratan monster roh tingkat menengah, daratan ini dipenuhi dengan berbagai roh yang jarang ditemukan, mereka adalah jenis roh langka yang melegenda jika mengambil kristal mahkluk roh monster benua tengah maka kekuatan yang dimiliki akan berkali-kali lipat dari roh monster yang berada dari luar benua tengah. Keempat adalah lapisan green hell, dinamakan green hell karena tempat itu penuh dengan pepohonan hijau menyejukkan namun membuat kalian berada di neraka, pepohonan tersebut memiliki mata dan telinga untuk mengelabui dan menghipnotis siapapun yang memasuki wilayah mereka, mereka akan memberikan mimpi buruk bagi setiap orang seperti neraka. Terakhir adalah lapisan pasir yang kini akan dilewati Aafreda, Aafreda nyatanya masih belum mengetahui lapisan dari benua tengah sama sekali.
__ADS_1
Aafreda terus berjalan tanpa mengetahui apa yang akan ia hadapi didepannya, sedikit demi sedikit ia basahi tenggorokannya yang terus mengering. Daratan pasir ini membentang hingga ke ujung mata Aafreda menatap, seberapa jauh ia harus keluar dari tempat mengerikan ini.
TANG
Suara gesekan pedang terdengar jelas oleh Aafreda, Aafreda mengerutkan keningnya bingung. Apakah ada orang lain dengannya disini? Bagaimana orang itu bisa masuk ke benua tengah?. Aafreda pun memutuskan untuk mengikuti arah suara pedang itu dan melihat sosok pria penuh luka parah sedang bertarung melawan sesosok roh monster kadal yang sangat besar.
Aafreda hanya mengintip dari balik batu pertarungan antar keduanya, ia tidak memiliki keinginan untuk membantu orang asing. Dirinya sudah susah sekarang membawa pria sekarat itu akan membuat dia semakin susah kedepannya.
__ADS_1
"Akhhh"
Jeritan pria itu membuat Aafreda sedikit goyah, bagaimanapun dia tidak bisa meninggalkan orang yang masih memiliki keinginan hidup. Aafreda menghela napas lemah, jika ia membantu pria itu dia bisa mengetahui motif nya untuk datang ke tempat ini.
GRAA
Kadal raksasa mengangkat salah satu kakinya untuk menginjak sang pria, namun Aafreda dengan gesit membawa tubuh pria asing tersebut. Aafreda pun memutuskan untuk berlari cepat dan menghilang dari hadapan sang kadal, kadal itu terlihat bingung saat tidak ada satupun yang ia pijak dibawah kakinya.
__ADS_1
Jika pria ini orang jahat akan aku bunuh dia, bagaimanapun orang yang terluka tidak bisa melakukan apapun. Tapi jika dilihat secara sekilas, pria ini berasal dari ras human, kenapa ras human bisa berada disini? Apakah mereka tidak tahu kemampuan mereka sendiri? Apa yang sedang dicari ras human di benua tengah?