
Aafreda berhenti berlari dengan Alex, Aafreda merasakan bahwa mahkluk yang berterbangan itu menghilang secara tiba-tiba. Aafreda melepaskan tangannya dari Alex dan berlari kembali ke tempat Achiel.
"Ahh si Aafreda itu!! Hei tunggu" Teriak Alex yang kini mengejar Aafreda
Aafreda membuka mulutnya dengan lebar setelah melihat apa yang terjadi didepannya, banyak sekali cincin roh yang bersinar terang di permukaan tanah. Di tengah-tengah tempat itu dia menatap Achiel yang masih diam ditempat nya. Aafreda ingin mendekatinya namun Alex menahan lengan Aafreda.
"Jangan, tetap disini. Aku akan mendekat" Ungkap Alex
Alex maju melangkah secara perlahan, ia merasa ada aroma aneh di tubuh Achiel tapi Alex tidak mengetahui aroma apa itu, yang ia tahu bahwa aroma ini tidak baik menurut nya.
"Achiel, apakah kamu baik-baik saja?"
Achiel melirik Alex dan melangkah melewati nya. Dia berdiri di hadapan Aafreda dan mengelus wajah Aafreda dengan lembut.
"Sudah aku katakan jangan kesini"
"A...Aku mengkhawatirkan kakak"
Achiel tersenyum dan menatap kebelakang, dia melihat cincin roh yang bersinar terang di atas permukaan tanah.
"Pilihlah cincin roh yang cocok untukmu"
"Apa?" Tanya Aafreda bingung
"Benda bercahaya itu adalah cincin roh, kamu pilih yang cocok untuk roh mu" Jawab Achiel
Jadi, dia yang menemukan semua cincin roh sebanyak ini. Apa yang sebenarnya sudah dilakukannya? Pikir Aafreda
Sementara itu Alex sudah mendengar perkataan Achiel dan dengan bersemangat dia mengumpulkan semua cincin roh di tanah. Dia memeriksa dengan teliti cincin roh yang cocok untuk roh miliknya.
Aafreda melangkah maju dan menatap semua cincin roh yang bersinar terang itu. Dia tidak tahu bagaimana cara nya mengetahui cincin roh yang cocok untuk roh miliknya, lagipula roh tanamannya tidak berguna sama sekali. Dia sejak awal tidak berguna dalam ujian ini.
__ADS_1
Aku tidak melakukan apapun tapi aku dengan mudah mendapatkan cincin roh. Entah kenapa aku tidak merasa nyaman dengan hal ini.
"Aku tidak memilih apapun kak, lagipula kamu lah yang memiliki semua cincin roh ini. Aku bahkan tidak bertarung sama sekali dan lari"
Mendengar perkataan Aafreda, Alex sadar diri. Dia pun melemparkan kembali cincin roh yang ia kumpulkan dan berjalan mendekati kedua saudara itu.
" Benar ini adalah milikmu, kami tidak boleh mengambil nya" Ungkap Alex
"Ini untuk kalian, aku tidak membutuhkannya. Apakah kalian ingin anak-anak lain yang mendapat nya?" Tanya Achiel
Aafreda dan Alex saling berpandangan dan mereka pun dengan cepat mencari cincin roh yang cocok untuk roh mereka.
Benar Achiel adalah kakakku jadi otomatis cincin roh ini milikku, siapa yang ingin berbagi dengan orang lain. Pikir Aafreda
Karena Achiel adalah kakaknya Aafreda dan Aafreda adalah temanku maka aku masih memiliki hak untuk mendapatkan cincin roh. Pikir Alex
Sementara mereka berdua sibuk menemukan cincin roh, Achiel menepuk pedang yang berada di pinggangnya dengan pelan. Pedang Dark Soul seperti nya sedang haus membunuh.
Aafreda menatap cincin roh yang dengan berbagai bentuk dan warna, dia tidak tahu cincin mana yang cocok dengan rohnya. Bagaimana cara mengetahui hal itu? Tiba-tiba Aafreda mengingat sesuatu yang dikatakan oleh gurunya.
Setahun Yang Lalu
"Lihat didepanmu Aafreda, cincin dengan warna merah itu adalah tingkat dasar dari roh tanaman. Cincin ini memiliki lambang bunga mawar didepannya, kalau kamu mendapatkan cincin ini itu cukup bagus untuk meningkatkan pertahanan roh tanaman mu walaupun tidak seberapa"
"Disampingnya dengan cincin berwarna kuning, tidak memiliki lambang sama sekali. Cincin ini cukup untuk menambah pengetahuan tentang tanaman"
"Yang ketiga cincin dengan warna hijau, memiliki lambang bunga melati. Ini adalah cincin yang berguna untuk penyembuhan"
"Keempat adalah cincin berwarna biru dengan lambang bunga anggrek, ini adalah cincin yang sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan pengguna roh dalam hal kecepatan"
"Terakhir cincin dengan aura ungu gelap, memiliki lambang lavender. Ini adalah cincin yang dapat membuat lawanmu terpengaruh hipnotis, sangat berguna untuk pertempuran dalam lawan banyak. Aafreda semakin pekat warna ungu dalam cincin tersebut, maka semakin pekat pula kekuatan yang mereka miliki, jika kamu menemukan cincin yang tidak memiliki lambang seperti aku katakan jangan pernah mengambil cincin itu karena akan membunuh dirimu sendiri nanti"
__ADS_1
End
Benar aku harus mencari cincin roh dengan kelima lambang dan warna itu. Pikir Aafreda
Aafreda berjalan dan menelusuri setiap cincin roh yang ada di tanah. Sementara itu Alex sudah menemukan cincin roh yang cocok untuknya, dia hanya membutuhkan satu. Dia tidak ingin terlalu rakus dengan semua cincin roh ini.
Aafreda masih berkutat mencari cincin roh yang cocok untuknya, tiba-tiba sebuah cincin bersinar terang didekatnya. sinar berwarna hijau itu bergerak-gerak, Aafreda mengambil cincin itu dan menatap nya dengan serius.
Lambang bunga melati dengan warna hijau, cincin yang berguna untuk penyembuhan. Ini yang aku butuhkan.
Aafreda kembali mendekati kedua pria itu namun sebuah cincin roh lain bersinar dengan terang dan terbang didepan Aafreda. Aafreda sangat terkejut, dia tidak tahu jika cincin roh bisa melayang seperti ini.
Aafreda melihat cincin itu dan menemukan sebuah lambang tiga panah dengan warna ungu pekatnya. Aafreda tahu bahwa cincin ini adalah cincin roh alat, dan dia tak memiliki kemampuan dalam roh alat sama sekali.
Aafreda berjalan melewati cincin itu namun cincin itu melayang kembali didepan Aafreda, pemandangan ini tentu saja dilihat oleh kedua pria itu. Mereka juga merasa aneh dengan cincin roh yang tiba-tiba bisa melayang.
Apakah cincin ini ingin aku mengambilnya? Tapi aku tidak memiliki kemampuan dalam roh alat. Tapi....Guru pernah memberikan alat panahnya kepadaku, sejak saat itu aku belum pernah mengeluarkan nya sama sekali.
Aafreda memutuskan untuk mengambil cincin roh itu dan dalam sekejap cincin roh tersebut menghilang dan memasuki tubuh Aafreda. Aafreda merasakan sensasi yang aneh dengan tubuh nya, entah kenapa dia merasa sangat ringan.
Aafreda kembali mendekati Achiel dan Alex, ia pun tersenyum senang. Dia sudah mendapatkan dua cincin roh tanpa usaha sekalipun.
Mereka bertiga berjalan keluar dari hutan, betapa terkejutnya Aafreda ketika melihat para siswa telah dibawa oleh tandu dan sedang diobati. Dia tidak tahu apa yang terjadi sekarang?
"Ahhh kalian sudah kembali! Syukurlah, aku kira kalian telah mati" Teriak Nona Bella
"Ada apa ini Nona Bella?" Tanya Alex
"Kalian tidak tahu jika ujian telah dibatalkan, mahkluk mengerikan itu telah kembali dan mencoba membunuh kita semua. Maka dari itu sekarang banyak para siswa yang terluka untung saja tidak ada yang mati. Tapi... Bagaimana kalian tidak terluka sedikitpun?" Tanya nona Bella bingung
"Nona Bella kami tidak tahu jika ujian telah dibatalkan tapi...kami mendapatkan cincin roh, apakah kami lulus ujian?" Tanya Aafreda
__ADS_1
"Ba..Bagaimana bisaa?!!?" Teriak Nona Bella yang terdengar oleh semua orang di tempat itu