Dark Soul

Dark Soul
Pembagian Kelompok Roh


__ADS_3

Semua orang bertepuk tangan setelah pidato tersebut, Aafreda juga bertepuk tangan dengan enggan. Dia melihat sekitarnya dan menemukan sosok yang sangat ia kenal yaitu adalah seseorang yang meminta dirinya menjadi muridnya. Gurunya tersenyum kepada Aafreda, Aafreda membalas senyuman gurunya yang sedang duduk dilantai atas.


"Hei Alex kamu tahu tidak siapa pria yang duduk disana?"


"Yang mana?" Tanya Alex


"Yang memakai pakaian bewarna hitam dengan rambut putihnya itu"


"Ahh yang itu, dia adalah seorang dewan tinggi dari faksi Dunkelheit, aku rasa dia kesini hanya untuk memantau perkembangan para murid. Kamu tahu bukan setelah ini kita akan terjun dalam dunia peperangan dengan faksi Alliance"


Seperti wajib militer saja, kami harus bersusah payah terlebih dahulu baru kami akan terjun ke dunia militer itu. Aku tidak bisa membayangkannya jika aku berada dalam perang, rasanya semua ini masih mimpi.


"Baiklah, tahun ini kita menerima murid baru yang sangat banyak dan tentu saja berbakat. Tapi, akademi spirit light memiliki sebuah peraturan dimana terdapat pembagian kelompok bagi setiap anak, dan di akademi ini kita memiliki tiga kelompok roh diantaranya roh binatang, roh tanaman dan roh alat. Aku tahu bahwa kalian pasti sudah mengetahui roh bawaan kalian tapi itu belum sepenuhnya sempurna jika belum diuji oleh air surgawi ini. Ini adalah air yang akan menentukan jenis roh kalian dengan pasti, air ini akan menunjukkan warna kuning jika kalian berada di roh binatang, warna hijau di roh tanaman dan warna merah di roh alat. Kami akan memanggil nama kalian satu persatu, kalian dapat menduduki bangku kosong yang berada diatas sesuai kelompok roh kalian. Yang sebelah kiri adalah roh binatang dengan ciri khas dasi kuning mereka dan sebelah kanan adalah roh tanaman tentu saja dengan ciri khas dasi hijau mereka dan terakhir adalah roh alat dengan ciri khas warna merah mereka. Aku harap kalian semua dapat mengerti"


Aku rasa aku pernah menonton hal-hal seperti ini, ini seperti dunia sihir tapi mereka tak menggunakan sihir. Aku bingung sekali sekarang.


"Baiklah aku akan memanggil nama kalian, hmmm Auzelia Benedieta Cadance"


Auzelia terkejut ketika namanya dipanggil, ia pun segera beranjak kedepan sambil melirik orang-orang disekitarnya. Aafreda tahu gadis itu, itu adalah gadis yang sedari tadi selalu bersama dengan Achiel. Jadi namanya adalah Auzelia dia berasal dari ras Undead.


"Baiklah ini adalah bangsawan kita, ayo kita lihat dimana kamu akan diletakkan"


Auzelia memasukkan tangannya kedalam genangan air diwadah tersebut. Genangan air itu perlahan bergelembung dan menundukkan warna kemerahan, Auzelia tersenyum penuh kemenangan dengan warna air itu, artinya dia masih bisa bersama dengan Achiel.

__ADS_1


Warna merah? Artinya dia akan selalu bersama dengan Achiel, sebenarnya siapa wanita ini. Apakah aku melupakan sesuatu, Auzelia...Hmm Ahh wanita ini tentu saja, astaga bagaimana aku bisa lupa jika dia adalah pemeran antagonis wanita dalam novel ini. Dia adalah wanita yang selalu mencintai dark soul sejak di akademi hingga menjadi Hero faksi Dunkelheit. Aku benar-benar sangat bodoh sekali, pantas saja mereka selalu bersama karena begitulah jalan cerita seharusnya. Aku juga sebenarnya tidak memasuki akademi sama sekali. Tapi sekarang sudah berubah sebanyak 360°, aku kini memasuki akademi dengan kekuatan sampah.


"Bagus sekali roh alat, silahkan ambil tempat dudukmu nak"


"Hmm...Baiklah selanjutnya Alejandro Xmersu Laurent, ahh keluarga Laurent. Ras ghoul yang terhormat, silahkan datang"


Alex menatap kedepan dengan gelisah, ia pun melangkah dengan perlahan dan menatap genangan air tersebut dengan wajah pucat.


"Ayo masukkan tanganmu, air itu tidak akan mengambil tangan cantikmu nak"


Alex memasukkan tangannya, dia pun memejamkan matanya ketakutan. Dia sama sekali tak ingin masuk kedalam roh alat, dia tak ingin memasuki tempat berbahaya itu.


Air menunjukkan gelembung kembali perlahan air tersebut berubah menjadi warna hijau menandakan bahwa Alex berada di roh tanaman.


Aafreda juga terkejut mendengar pengumuman hasil roh Alex, ia mengira bahwa Alex berada di roh binatang karena dari hasil lulus ujiannya dia berada di roh binatang. Aafreda memaklumi hal itu mungkin saja senior waktu itu melakukan kesalahan.


"Hmm baiklah selanjutnya, ohh bintang baru tahun ini Achiel Yulius Rance salah satu anak yang lulus dari ras BloodElf. Ayo kemarilah nak"


Achiel melangkah maju kedepan, semua mata mengarah kepadanya. Aafreda merasakan hal itu dan tidak terkejut dengan yang terjadi, Achiel adalah pemeran utama pria dalam novel dan tentu saja dia menjadi topik pembicaraan semua orang.


"Baiklah ayo masukkan tanganmu nak"


Achiel memasukkan tangannya, air tersebut menggelembung tanpa henti. Aafreda sudah tahu hasilnya bahwa Achiel pasti akan dimasukkan ke dalam roh alat karena hasil ujian menunjukkan kekuatan bawaan milik Achiel sangat berpotensi pada roh alat dan dia juga menggunakan pedang dark soul yang merupakan salah satu roh alat paling kuat di dunia ini.

__ADS_1


Namun siapa sangka bahwa air berubah menjadi warna hijau, sang guru yang sedari tadi memanggil nama mereka pun merasa terkejut dengan hal itu. Dia bergerak ke arah wadah dan memang terlihat warna hijau cerah di air tersebut, apakah memang benar-benar ada kesalahan?


Semua orang memandangi hal itu dengan aneh jarang sekali hasil ujian kelulusan memiliki penunjukkan roh yang berbeda oleh air surgawi. Suatu keanehan yang tak pernah mereka perkirakan.


"Baiklah roh tanaman, silahkan ambil tempat duduk untukmu"


Apa roh tanaman? Bukankah dia roh alat, bagaimana bisa menjadi roh tanaman. Di dalam novel juga dikatakan secara jelas bahwa Achiel berada di roh alat, benar-benar sangat aneh?


"Baiklah kita akan melanjutkannya kembali, ayo tenanglah semuanya. Hmm selanjutnya...Oh ini juga merupakan bintang kita tahun ini Aafreda Yulius Rance, kakak beradik dari ras BloodElf yang sangat unik. Kemarilah nak"


Aafreda melangkah pelan menuju wadah air surgawi, semua orang menatap ke sosok Aafreda karena kain yang menutupi kedua matanya. Aafreda mencoba membiasakan dirinya menjadi tontonan semua orang, dia menenangkan dirinya yang gemetaran.


Ayo Aafreda jangan takut, jangan takut dengan apapun. ini hanya dunia novel, setelah kamu menyelesaikan misimu kamu pasti akan kembali ke duniamu dan melupakan semua ini.


"Ayo nak masukkan tanganmu"


Aafreda memasukan tangannya, rasa dingin menjalar memasuki tubuh nya. Aafreda meneguk ludahnya dengan kasar, ia tidak peduli dimana dirinya ditempatkan intinya dia ingin menyelesaikan hal ini secepatnya.


"Warna hijau lagi... Sepertinya roh tanaman tahun ini mendapatkan murid-murid yang luar biasa. Sangat mengagumkan"


Aku roh tanaman? Berarti aku satu kelompok dengan Achile dan Alex!! Aku tidak tahu harus senang atau sedih sekarang.


"Baiklah ayo kita lanjutkan kembali"

__ADS_1


__ADS_2