Dark Soul

Dark Soul
Kematian Fedd


__ADS_3

Aafreda menanamkan nama binatang roh itu di dalam hatinya, dia yakin dia bisa menemukan binatang ini. Firasat nya mengatakan bahwa binatang itu akan menjadi miliknya, jika dia mendapatkannya kekuatannya akan berkali-kali lipat lebih kuat dan dia bisa menyelesaikan permasalahan dunia ini dengan cepat.


...----------------...


Pasukan Non Faksi masih bergerak di benua tengah, mereka telah melewati lapisan paling akhir benua tersebut dengan beberapa orang yang masih hidup termasuk Fedd.


Fedd menatap tuannya dengan dingin, sebagian teman-temannya telah mati karena keinginan aneh sang tuan. Kini dia tak yakin akan keluar hidup-hidup dari tempat ini, dia harus melakukan sesuatu kepada Tuannya.


Fedd mendekati teman-temannya dan berbisik kepada mereka, sebagian dari mereka tak setuju untuk membunuh sang tuan. Mereka tahu kekuatan sang tuan tak terkalahkan, bagaimana bisa mereka yang hanya bawahan mengalahkan level kekuatan titan?


“Aku tidak ikut, aku tidak ingin mati Fedd” Ungkap seorang pria bersurai kemerahan


“Kamu akan mati juga, kita akan berjalan kedalam benua tengah siapa tahu ada apa didalamnya? Apakah kalian tak mendengar jika di tempat ini ada binatang roh?” Tanya Fedd

__ADS_1


Semua orang pada akhirnya menganggukkan kepala mereka, memang benar dipastikan mereka juga akan mati kedepannya. Satu-satu nya cara adalah membunuh tuan mereka dan keluar dari tempat ini.


“Bagaimana? Apakah kalian ingin mengikuti ku?” Tanya Fedd kembali


“Aku ikut”


“Aku juga” Ungkap pria dengan surai merahnya


Fedd tersenyum senang, mereka berlima pun mendiskusikan apa yang harus dilakukan tengah malam nanti.


“Setelah aba-aba ku kalian segera menyerang”


“Baik”

__ADS_1


Fedd bergerak lebih dulu, dia memasuki tenda tanpa suara. Dia pun mengeluarkan pedangnya, disana terlihat sosok sang tuan sedang tertidur nyenyak. Dia tak menyangka sang tuan memiliki kelemahan seperti ini, apakah dia masih bisa tidur nyenyak? Bagaimana pria ini tidak merasakan energi sihir yang mendekat?


“Apakah dia tidak sekuat itu? Sudah aku duga pria ini lemah seharusnya aku yang menjadi pemimpin”


Empat orang yang masih berdiri diluar harus menunggu suara siulan Fedd yang berada di dalam tenda, setelah beberapa menit akhirnya suara siulan itu terdengar. Mereka saling berpandangan takjub, tak menyangka bahwa Fedd bisa mengalahkan sang tuan dengan cepat mereka bergerak menuju tenda.


Saat memasuki tenda mereka mencium aroma darah yang masih segar, keempatnya gembira bahwa Fedd telah berhasil membunuh sang tuan. Salah satu dari mereka dengan cepat berkata “Fedd kamu berhasil, ayo cepat kita buang jasadnya”


Tak ada jawaban sama sekali, keempatnya melihat ke sosok pria yang duduk di atas tempat tidur semakin mereka mendekat semakin jelas rupa pria tersebut dan wajah itu adalah wajah yang sangat mereka kenal dan takuti.


“Tu…tuanku…fedd?”


Mereka berempat bergetar ketakutan, sang tuan tiba-tiba melemparkan sesuatu kearah mereka. Sesuatu itu menggelinding ke kaki salah satu dari mereka, terlihat kepala Fedd yang sudah terpisah dari tubuhnya. Matanya membulat serta mulutnya masih terbuka lebar, keempatnya berteriak histeris dan berusaha untuk melarikan diri. Sayangnya, Sang tuan tak membiarkan mereka keluar hidup- hidup, suara teriakan mereka perlahan berubah menjadi rintihan kesakitan.

__ADS_1


“Mengganggu” Ucap sang tuan kesal


__ADS_2