Dark Soul

Dark Soul
Rencana Tersembunyi


__ADS_3

Aafreda memakan makanan di meja makan dengan tenang bersama Vincent, ia melirik diam-diam pria itu sebenarnya apa yang ingin dia rencanakan dengan kekuatan nya yang sudah ditutup kembali.


Setelah selesai sarapan, Aafreda tetap diam. Dia ingin sekali pergi tapi pria ini tidak mengatakan apapun kepadanya. Tidak lama Diana menghampiri Aafreda begitu pula terlihat Leon sang komandan pasukan origin berjalan berdampingan dengannya.


Leon membisikkan sesuatu kepada Vincent, Vincent menganggukkan kepalanya dan meminta Leon untuk pergi. Aafreda mengerutkan keningnya, apa yang dibisikkan Leon kepada tuannya.


"Aku akan membicarakan sesuatu dengan seseorang, jadi pergilah"


Yah aku juga ingin pergi daritadi kok menyebalkan sekali.


Aafreda segera berdiri dari duduknya, ia pergi tanpa berpamitan kepada Vincent, Aafreda tidak takut walaupun pria itu adalah pemimpin ras Origin.


Ketika melangkah keluar pintu Aafreda melirik wanita yang sangat ia kenal, terlihat Cenora memasuki ruangan makan dengan gaun yang begitu indah dan mempesona. Aafreda merasa sangat aneh kenapa wanita ini berada di ras Origin bukankah seharusnya dia sudah kembali ke ras nya.


Sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu, kedua orang jahat ini benar-benar membuatku ingin mengumpat.


Cenora melirik tajam Aafreda, Aafreda menaikkan dagunya dan segera melangkah pergi. Mencium udara yang sama dengan Cenora membuat kemarahannya tak terkendali.


POV Vincent


"Aku datang"


"Duduklah"


Cenora duduk dengan anggun sangat berbanding terbalik dengan Aafreda yang tidak memiliki sopan santun, Vincent menatap Cenora dengan wajah sumringah.


Aku harus mengajak wanita ini untuk berkerjasama denganku, aku harus menguasai ras manusia setelah itu ras lain yang berada di faksi Alliance akan mengikuti perintahku. Ras manusia harus berada di tanganku.


"Cenora perwakilan ras manusia akan datang untuk menjemput mu, tapi kamu ingat tentang perjanjian kita bukan? Setelah kamu kembali dan dinobatkan menjadi Ratu kamu harus menyiapkan diri menikah denganku."


Cenora mengepalkan tangannya, ia tidak mengerti kenapa Vincent berubah begitu jahat. Vincent yang ia tahu adalah pria yang memiliki Budi pekerti dan selaku tersenyum untuknya tapi kenapa sekarang pria ini menekan dirinya.


"Apakah kamu berubah karena wanita itu? Vincent wanita buta itu adalah orang yang jahat, dia mencoba memisahkan aku dan kekasihku Dark soul!! Kamu...Kamu pasti membunuh Dark soul karena sudah dipengaruhi oleh wanita buta itu!! Vincent kamu harus membunuhnya juga!!"


PRANG


Suara piring jatuh membuat Cenora ketakutan, tatapan merah menyala mata Vincent sangatlah menyeramkan. Dia tidak tahu jika perkataan nya akan membangkitkan vampir yang mengerikan di dalam diri pria itu, ia berkeringat dingin sambil menunduk ketakutan.

__ADS_1


"Apakah kamu tidak mendengar apa yang aku katakan? Fokus dengan apa yang aku suruh kepadamu...Dan jangan pernah menghina nya, dia tidak buta. Kamu lah yang sudah buta akan ke egoisanmu"


"Apa!! Aku tidak egois, dia lah yang mencuci kekasihku!! Aku...Aku tetap akan membalaskan dendam kematian Dark soul kepada wanita itu!!" Teriak Cenora


"Jika kamu menyentuhnya, aku tidak akan segan-segan menghabisi mu" Ungkap Vincent dingin


"I...Ini tidak adil!! Aku kehilangan kekasihku"


"Berhenti lah merengek sialan, lakukan saja apa yang aku katakan. Apa kamu mau aku memberitahukan semuanya kebusukanmu ha!!"


"Ti..Tidak!! Aku mohon jangan, aku akan melakukannya. Kita akan menikah setelah aku dinobatkan menjadi Ratu, tapi kamu tahu bahwa aku tidak mencintaimu sama sekali"


Gadis bodoh, aku juga tidak mencintai orang gila seperti mu.


"Tentu saja aku tidak masalah, intinya kamu harus menuruti semua yang aku perintahkan."


"Baiklah aku mengerti, tapi kamu harus tetap memegang janjimu"


"Aku orang yang setia dalam janji tuan putri ku"


"Tidak ada yang dibicarakan lagi bukan? Bisakah aku pergi sekarang?"


Setelah kepergian Cenora, Vincent mengetuk jari-jarinya di meja makan. Leon kembali mendekat ke arah Vincent dan membisikkan sesuatu yang hanya mereka berdua yang tahu


"Tetap pada rencana, tentu saja aku akan membawanya ke ras manusia. Aku tidak akan meninggalkan wanita itu disini, dia sangat liar"


"Tapi Tuan...Jika Nona Aafreda ikut ke ras human apakah itu akan baik-baik saja? Apalagi Tuan akan melakukan pernikahan dengan Tuan putri Cenora, saya takut akan ada rumor yang buruk tentang anda tuan"


"Kalau ada rumor buruk bukankah itu tugasmu, kamu hanya perlu membunuh akar penyebar rumor Leon. Jangan membuatku pusing dengan hal-hal kecil"


"Maafkan saya tuan, saya akan mengingatnya"


"Ahh..Tingkatkan pengawalan ketat kepada Aafreda, dia mudah saja lari dari tempat ini"


"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi"


Baiklah rencanaku sudah berjalan cukup lancar, selama Dark soul mati aku akan mendapatkan segala yang aku mau.

__ADS_1


...----------------...


Aafreda duduk sambil menatap keluar jendela kamarnya, dia sudah berada di tempat ini selama dua bulan lebih. Achiel juta sering mengunjungi nya saat malam hari, ia juga mengetahui bahwa ibunya sedang didalam penjara ratu Maria, Achiel masih berusaha untuk mengeluarkan sang ibu.


Hah....Tidak bisakah aku hidup tenang sekali saja? Mata ini membuatku menjadi sangat tertekan, apakah ini yang dirasakan Cenora saat menjadi anak yang diberkahi dewa? Tapi aku membenci wanita itu karena dia semuanya jadi kacau.


"Diana aku dengar besok Vincent akan pergi ke ras human? Apa yang terjadi?"


"Itu...Saya kurang tahu nona"


Sudah aku duga, pelayan wanita ini tidak bisa dipercaya sama sekali. Loyalitas nya kepada Vincent sangat luar biasa.


"Apakah...Cenora sudah menjadi Ratu human?"


Aku harus tahu apakah perkiraan ku benar? Apakah Vincent ingin menikahi Cenora untuk menguasai ras lain yang berada di faksi Alliance, ras human adalah pemimpin dari faksi Alliance layaknya ras Undead yang memimpin faksi Dunkelheit. Jika Vincent menikahi Cenora, dia akan mendapatkan kekuasaan penuh atas faksi Alliance. Kalau sampai terjadi, perang tidak akan berhenti.


"Benar Nona, Yang Mulia Cenora sudah dinobatkan menjadi Ratu Human beberapa Minggu yang lalu"


"hmm aku mengerti"


Achiel kamu harus cepat menyelamatkan ibu


...----------------...


Achiel berjalan di tempat yang begitu gelap, suasana tempat itu sangatlah dingin dan pengap. Ia berhenti di salah satu sel penjara dan menatap wanita tua renta yang lemah di hadapan nya.


"Ingat besok kamu harus meminum pil yang aku berikan"


"Ibu mengerti nak, bagaimana keadaan adikmu?"


"Dia bukan adikku"


"Achiel ibu tahu kamu tidak menyukai Aafreda dan ibu tapi..."


"Siapa bilang aku tidak menyukainya, aku hanya menyukai Aafreda bukan kamu. Aku menyelamatkan mu karena permintaan nya, aku tidak ingin melakukan hal merepotkan seperti ini, tapi ini demi dia akan aku lakukan. Jadi lakukan apa yang aku katakan, aku tidak ingin berlama-lama di tempat ini dan berjauhan dengannya."


"Ibu mengerti nak, kamu harus melindungi adikmu. Jangan sampai kekuatannya di ambil oleh mereka yang jahat dan ingin berbuat buruk dengan dunia ini"

__ADS_1


"Aku tahu tanpa kamu ingatkan"


Achiel pun melangkah pergi meninggalkan Sirel, Sirel meneteskan air matanya karena nasib buruk yang didapatkan oleh Aafreda dan Achiel.


__ADS_2