
Achiel POV
Achiel kini sedang berada di faksi Dunkelheit, dia memantau kondisi faksi ini. Beberapa minggu yang lalu setelah pertempuran dengan faksi Alliance selesai, Achiel kembali ke faksi Dunkelheit dan menceritakan karangan indahnya. Dia mengatakan bahwa Cenora telah dibawa oleh bangsa vampir, dia tidak bisa menyelamatkan nya karena pasukan Dunkelheit lebih penting. Untungnya semua dewan memahami hal tersebut kecuali Ratu Mariah yang marah karena Achiel tidak melindungi Cenora dengan baik. Achiel tahu bahwa Ratu Mariah sedang merencanakan pemberontakan dengan menggunakan Cenora.
Achiel sudah mendapatkan beberapa informasi yang dia butuhkan, setelah ini dia akan kembali kepada Aafreda dan membawa nya kabur menuju faksi Neutrum untuk meminta bantuan kepada salah satu ras yang dianggap kuat dan ditakuti di antara kedua faksi. Namun ketika dia akan pergi, dia dihadapi oleh pedang dark soul yang menginginkan kultivasi energi. Kini energi realm Achiel sangatlah lemah setelah perang kedua faksi, jika dia melanjutkan untuk menggunakan kekuatan roh nya kembali kemungkinan dia akan hibernasi sampai waktu yang tidak diketahui.
Achiel melakukan pemanggilan roh alat dengan dark soul dan mengetahui bahwa kultivasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama, Achiel tidak punya waktu untuk melakukan kultivasi saat ini. Pada akhirnya dia pun mengabaikan hal itu dan menyebabkan sebuah akibat.
Achiel kini telah bersiap-siap mengemasi barang-barang miliknya dan Aafreda di rumah kecil yang mereka tempati dulu. Dia sudah mengosongkan rumah ini agar tidak tertinggal jejak sama sekali, seluruh ras BloodElf sedang dilanda keributan karena seorang tahanan mereka menghilang, tahanan itu tak lain adalah Sirel. Tentu saja Sirel sudah dipindahkan ditempat yang aman oleh Achiel, tapi Ratu Mariah tahu bahwa Achiel lah yang melakukan semua hal itu dan melakukan penangkapan kepadanya.
Achiel keluar dari rumahnya dan dia memfokuskan pendengarannya saat mendengar suara langkah kaki yang begitu banyak dan serentak. Achiel menduga pasti ratu Mariah sudah menurunkan pasukan untuk menangkap nya. Achiel pun akan melakukan teleportasi namun kekuatan energi roh nya tidak ada lagi.
Tidak mungkin, Dark soul benar-benar menguras energi roh. Di saat seperti ini kenapa aku tidak bisa kabur.
Achiel pun memutuskan untuk berlari kedalam hutan hal itu dilihat oleh pasukan yang sudah memasuki pekarangan rumah Achiel. Mereka dengan sigap mengejar Achiel yang mencoba kabur.
Di saat seperti ini kenapa kekuatan energi roh ku tidak ada sama sekali. Jika begini aku akan tertangkap dan nasib Aafreda akan semakin menderita.
Achiel tanpa lelah berlari namun fisiknya semakin lemah seiring energinya yang sudah tidak ada. Achiel merasakan pandangan nya mulai tidak fokus, dia pun melihat beberapa pasukan yang sudah mengejar dengan cepat disamping dirinya. Salah satu dari mereka mengeluarkan roh binatang dan menyerang Achiel, Achiel dengan cepat menghindar dan berguling ke arah depan, kini dia sudah dikepung dengan puluhan pasukan BloodElf.
__ADS_1
"Menyerahlah Dark soul, anda ditahan sebagai seorang pengkhianat Faksi Dunkelheit." Teriak Lena yang ditunjuk sebagai pemimpin pasukan BloodElf untuk penangkapan Achiel
Achiel tetap diam dan menatap Lena tajam, dia tahu bahwa wanita didepannya ini adalah wanita licik yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya. Achiel melirik ke arah belakang dan mengedarkan roh tanaman nya ke dalam tanah, tidak jauh dari tempatnya ia mengetahui bahwa ada jurang. Achiel pun membuat sebuah rencana walaupun keberhasilan hidupnya tidak diketahui.
Tapi aku tidak akan mati, pedang ini tidak akan membiarkan aku mati begitu saja. Dark soul aku mengandalkan mu.
Achiel pun mengeluarkan roh tanaman nya walaupun wajahnya sudah semakin memucat, dia memaksakan dirinya untuk mengeluarkan kekuatan roh. Achiel kemudian berlari setelah fokus pasukan BloodElf tidak lagi padanya. Dia pun berhenti di pinggir jurang, beberapa dari pasukan tersebut mengacungkan pedangnya ke arah Achiel, Achiel membalikkan tubuhnya dan menyeringai dingin melihat mereka.
"Jangan coba-coba Dark Soul, aku akan mengejarmu sampai ke gerbang kematian" Teriak Lena
"Kalau begitu lakukan lah jika kamu bisa"
...----------------...
Aafreda berlari tanpa henti, dia tidak melirik ke belakang sekalipun. Dia dengan gesit melompat dari satu pohon ke pohon lain dengan tanaman julur nya, dia masih merasa belum jauh dari ras Origin. Dia harus keluar dari faksi Alliance jika ingin selamat.
Aku hanya bisa mengandalkan kekuatan fisikku sendiri, kekuatan roh ku sama sekali tidak begitu berdampak jika menyerang mereka. Melawan ras origin tidak ada gunanya karena mereka merupakan ras terkuat di faksi Alliance.
Aafreda menarik napas panjang dan kembali melompat begitu cepat, dia tahu kekuatan berkah dewa lah yang hanya bisa menyelamatkan dirinya saat ini tapi hanya Achiel lah yang bisa melepaskan kasa matanya. Aafreda memikirkan Achiel, apa yang terjadi kepadanya? Kenapa dia tidak datang sejak tadi malam. Aafreda takut jika hal buruk terjadi kepada pria itu.
__ADS_1
Aku harap kamu dalam keadaan baik Achiel
Aafreda tiba-tiba merasakan aura vampir murni didekatnya, kecepatan vampir ini sangat luar biasa. Aafreda mengerutkan keningnya, dia tahu bahwa itu adalah Vincent.
Aafreda pun berhenti dan menatap hutan disekitarnya dengan dingin, dia merasakan aura vampir Vincent tapi dia tak bisa melihat jelas lokasi pria itu sekarang. Aafreda menajamkan pendengarannya, suara angin, daun yang terjatuh dan.... seseorang yang muncul di belakangnya. Aafreda pun menunduk dan menendang bagian pinggang Vincent, Vincent dengan gesit menangkap kaki Aafreda dan mengambil nya kemudian melemparkan tubuh Aafreda cukup jauh.
Aafreda menabrak sebuah pohon besar, ia merasakan kesakitan di belakang punggungnya. Seteguk darah sudah mengalir di ujung bibirnya, ia pun mengeluarkan tanaman julurnya dan berlari ke arah Vincent.
"Apakah kamu mengira bisa mengalahkan ku!" Tekan Vincent
Aafreda tetap diam sementara itu Vincent sibuk mengayunkan pedangnya ke arah tanaman julur Aafreda. Tanaman julur terakhirnya telah jatuh, Aafreda menepuk pundak Vincent dan melompat ke atas sambil memegangi pundak pria itu kemudian ia berlari ke dalam hutan.
Vincent hanya tersenyum melihat tingkah Aafreda, dia tahu bahwa wanita itu sangat lemah tanpa kekuatan berkah dewa. Vincent akan kembali mengejarnya tiba-tiba tubuhnya tidak dapat digerakkan, ia merasakan seluruh tubuhnya kaku. Apa yang dilakukan wanita itu kepadanya!
Aafreda kembali berlari, ia sudah berhasil mengatasi Vincent walaupun itu hanya sebentar. Tapi waktu sebentar itulah yang dimanfaatkan Aafreda menuju portal faksi Alliance, untungnya portal Alliance berada di wilayah ras human. Dia sudah merencanakan hal ini dengan matang.
Aafreda berhenti dijalannya setelah melihat portal faksi Alliance dijaga oleh beberapa orang. Dia pun mengandalkan kembali tanaman julurnya dan menarik setiap tubuh penjaga itu ke dalam hutan terdalam, Aafreda pun berlari menuju portal namun siapa sangka dia dihadang oleh seseorang yang tak pernah ia sukai.
"Kamu kira bisa kabur dari kerajaan ku!!!"
__ADS_1
"Cenora" Gumam Aafreda dingin