Dark Soul

Dark Soul
Penjara


__ADS_3

Aafreda menatap punggung Vincent yang kini sedang menggendong tubuh Cenora, dia tak mengerti dengan pikiran pria itu. Apa alasan ia membantu Cenora? Apakah karena teman masa kecil atau Vincent yang mencintai Cenora?


Aku tahu Achiel tidak pernah menyukai Cenora selama ini, dia terpaksa mencintai wanita itu karena Cenora telah menggunakan pray of God. Tapi aku sudah mematahkan doa Cenora kini Achiel kembali seperti sediakala. Dia bahkan tidak mengalihkan tatapannya dariku, aku sedikit malu.


"Achiel kenapa kamu menatapku daritadi?"


"Aku hanya ingin menatap wajahmu"


Uhhh aku sudah biasa digoda oleh para pria di duniaku sebelumnya tapi entah kenapa jika Achiel yang melakukannya aku merasa sedikit malu dan senang


"Berhenti lah menatap ku, aku tidak akan kemana-mana."


Tiba-tiba seorang pria mendekati Aafreda dan Achiel, Aafreda mengenal pria didepannya. Dia adalah komandan pasukan origin Leon, tangan kanan Vincent.


"Maaf Nona tapi saya harus membawa kalian berdua ke tempat yang terpisah, bagaimanapun Tuan Dark soul adalah musuh dan harus berada di penjara kami"


"Apa?!! Aku juga merupakan bagian dari faksi Dunkelheit, kalau begitu aku juga ikut dipenjara bersama nya"


"Nona Aafreda tolong jangan membuat posisi kami semakin sulit"


"Aku tidak mengikuti perintah siapapun disini, aku akan bersama Aafreda" Potong Achiel


"Tuan Dark soul, tolong..." Ungkap Leon takut


"Leon penjarakan saja wanita itu dengannya, bukankah dia menginginkan hal ini" Tekan Vincent


Vincent si sialan ini, sekarang dia sedang melindungi Cenora? Dia ingin membunuh aku dan Achiel? Atau dia menginginkan kekuatanku untuk menguasai tiga faksi.


"Bawa mereka" Teriak Leon


Aafreda dan Achiel dibawa ke penjara bawah tanah, Aafreda menatap punggung pria vampir itu dengan dingin.

__ADS_1


Aafreda berada dalam penjara yang berdampingan dengan Achiel, Aafreda menghela napasnya lelah. Padahal dia sudah merencanakan jalan hidupnya dengan baik namun semuanya hancur berantakan karena kemunculan Cenora, Vincent serta dia yang tiba-tiba menjadi anak yang diberkahi dewa.


Achiel tidak mengizinkanku membuka kain mata ini, Cenora juga mengatakan bahwa seluruh dunia akan memburu kekuatan ku. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak akan tahu jika semuanya berubah seperti ini. Tapi selama Cenora sudah menggunakan kekuatannya itu tidak masalah. Dia hanya bisa menggunakan pray of God satu kali dan setelahnya dia akan menjadi manusia biasa. Kini posisi Cenora dan aku telah berbalik, aku menjadi anak yang diberkahi dewa dan dia menjadi seorang yang lemah tanpa kekuatan.


"Apa yang kamu pikirkan" Tanya Achiel


"Umm...tentang mataku. Kenapa kamu memasang kembali kain ini, aku...aku ingin melihat dunia juga"


"Maaf tapi aku tidak bisa membiarkan mu dalam bahaya, kekuatan milikmu sangat hebat tapi kamu akan diburu oleh semua orang."


"Apakah kamu tahu banyak tentang kekuatan ini? Bisakah kamu memberitahukan ku"


Achiel pun mendekati jeruji besi Aafreda dan mulai menceritakan apa yang pernah ia baca selama ini.


"Mata yang kamu miliki berlambangkan pola dewa memiliki warna kehijauan yang sangat lembut, kekuatan mu dapat membuka semua kunci roh serta semua kekuatan roh. Seperti tadi saat perang kamu bisa menyembuhkan semua orang dalam sekejap, kamu sudah menguasai roh tanaman penyembuh tingkat tinggi. Kemudian kekuatan roh alat, kamu membuat pedang yang kamu ciptakan dari kekuatan mu, aku tahu kamu belum menguasai kekuatan ini sepenuhnya kamu bertindak sesuai yang kamu inginkan. Aafreda ini adalah kekuatan yang berbahaya, jika faksi Dunkelheit tahu kamu adalah anak yang diberkahi dewa, kamu akan diburu. Mereka menginginkan kekuatan itu"


"Anak yang diberkahi dewa? Aku sama sekali tidak mengerti dengan hal ini, aku bukan anak itu"


"Aku tahu kamu mungkin masih tidak dapat menerima semua ini, tapi aku sudah mengetahui bahwa kamu adalah anak yang diberkahi sejak aku melepaskan kain mata mu waktu kecil. Aku ketakutan dan terkejut, aku tidak ingin kehilangan mu maka dari itu aku menutupi semuanya agar kamu tetap aman. Tapi sekarang...Aku harus melindungi mu"


"Lalu bagaimana dengan pray of God itu? Menurutku itu kekuatan yang menakjubkan, aku hanya tinggal berdoa dan semuanya akan terkabul"


"Memang itu kekuatan yang menakjubkan tapi kekuatan itu memiliki kelemahan, jika kamu menggunakan terlalu sering...kamu akan kehilangan umur hidupmu"


"Apa?!! Jadi aku kehilangan umur hidupku jika menggunakan kekuatan itu? Jadi...jadi aku akan mati?"


Kenapa pada akhirnya aku akan mati juga? Jika aku tidak menggunakan nya aku akan diburu dan mati tapi jika aku menggunakan nya aku juga tetap akan mati. Kenapa aku harus memasuki tubuh ini, kenapa semuanya menjadi seperti ini!!!


"Aafreda"


"Aku hanya ingin hidup tenang bukan seperti ini. Apapun yang aku lakukan aku akan tetap mati bukan? Kini hidup ku berada di tangan vampir itu tapi hidupku yang lain juga berada di tangan orang-orang yang memburuku. Lalu aku harus bagaimana sekarang?"

__ADS_1


"Aku akan melindungi mu, selama kamu tidak pernah menggunakan kekuatan itu lagi. aku akan melindungi kamu"


"Jadi umurku sekarang telah berkurang?"


"Berkurang dua tahun" Jawab Achiel


Aafreda masih shock dengan apa yang ia dengar, bagaimana kisah hidup nya menjadi tragis seperti ini. Apakah dia harus melakukan doa satu kali lagi? Tapi apa yang harus dia doakan? Dia harus menyelamatkan sang ibu, dia harus melepaskan diri dari ikatan Vincent, dia harus menghabisi ratu Maria dan faksi Dunkelheit, dia juga harus membuat Vincent tidak menguasai tiga faksi, belum lagi masalah yang akan ditimbulkan Cenora selanjutnya. Rasanya kepala Aafreda mau meledak.


aku ingin kembali saja ke duniaku sebelumnya, masalah yang harus aku selesaikan sangat banyak dan berat.


"Aafreda apakah kamu percaya kepada ku?" Tanya Achiel tiba-tiba


Aafreda mengalihkan pandangannya kepada Achiel, dia mendekati Achiel dibalik jeruji besi dan menyentuh wajah miliknya.


Setidaknya aku tahu wajah tampan pemeran utama pria setelah dewasa sekarang, harapan Aafreda yang dulu terlah terkabul. Hanya ada satu harapan lagi, Aafreda ingin melihat langit biru. Langit biru tanpa perang dan yang lainnya dengan tenang.


"Aku percaya karena sekarang kamu telah berada di pihakku, aku penasaran apakah kamu sadar ketika bermesraan dengan Cenora?"


"Apa? Aku tidak tahu siapa dia? Sudah aku katakan kekuatan pray of God sangat berbahaya jika digunakan sembarangan seperti wanita itu. Aku berterimakasih kepadamu karena telah menyelamatkan ku, dan aku minta maaf karena telah menyakiti mu"


"Tidak, kalau aku tahu kamu telah dibawah pengaruh nya. Aku tidak akan marah dan membencimu, aku minta maaf karena aku hampir membenci kamu. Tapi bolehkah aku bertanya sesuatu lagi?"


"Apa itu?"


"Titan....Bagaimana para Titan bisa muncul kembali?"


Achiel terdiam cukup lama, ia pun menarik pedangnya dan menegakkan nya dihadapan Aafreda.


"Pedang ini adalah pedang yang hanya diturunkan oleh pemimpin Titan dan kepada keturunannya. Hanya keturunannya lah yang bisa mengangkat pedang ini"


"Jadi....Jangan katakan kepadaku bahwa kamu adalah ..."

__ADS_1


"Yah aku adalah keturunan Titan, aku mengendalikan mereka dengan pedang ini. Tapi tenang saja lokasi mereka tidak akan diketahui siapapun tanpa pedang ini. Pedang Dark soul lah yang membawaku ke tempat persembunyian para Titan"


Aafreda menganggukkan kepalanya tanda mengerti, sepertinya para Titan dipaksa untuk berperang. Aafreda merasa sangat curiga dengan Ratu Maria, dia adalah orang yang memerintah kan agar Cenora dibawa kepada para Titan. Apa yang sebenarnya dipikirkan wanita itu?


__ADS_2