Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.12 - Kereta Kuda


__ADS_3

Sinar matahari terbit menerangi planet pixma, Cyrus dan Anna bersiap melanjutkan perjalanan sembari sarapan pagi dengan menukarkan 2 poin kehormatan untuk dua paket makanan hangat.


Cyrus juga tidak melupakan bahwa dia kini telah memiliki tanggung jawab untuk memberi makan monster yang telah dijinakkanya yaitu buldog beserta istri dan anaknya, Cyrus memberinya makan sebuah daging segar yang di dapatnya dari membunuh monster semalam.


Setelah mendengar cerita Buldog semalam, saat ini Cyrus tidak terlalu memikirkan planet Allstar, tapi dia hanya berfikir bahwa dirinya harus bertambah kuat untuk melindungi semua yang berada di dekatnya.


Bagi Cyrus menjadi kuat hanyalah satu satunya cara untuk melindungi keluarga dan semua kerabat atau bawahan yang kini setia padanya.


Setelah selesai sarapan pagi dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan, Kini Cyrus dan lainnya berangkat melanjutkan perjalanannya.


Monster jenis seperti Buldog adalah gabungan dari serigala dan cita, tentu saja dia merasa kuat dan cepat dalam hal berlari, kini Buldog meminta Cyrus untuk naik keatas badannya agar lebih cepat dan lebih banyak menghemat waktu. 


“Tuan, naiklah ke punggungku agar lebih cepat dan menghemat waktu.” Buldog menawarkan tubuhnya sambil menurunkan badan agar lebih mudah dinaiki oleh Cyrus.


Cyrus menjawabnya dengan senyuman, “Aku memang sempat berfikiran begitu, tapi bagaimana dengan Anna?”


“Istriku juga bersedia untuk melakukan perjalanan dengan cara ini, tuan.”


“Baiklah…”


Kini Cyrus dan Anna menaiki monster itu, dengan begitu Cyrus dan Anna melakukan perjalanan dengan sangat cepat menuju benua selatan tepatnya di wilayah manusia.


Sepanjang perjalanan mereka tidak menumukan monster apapun karena yang mereka lewati adalah jalur antar benua yang sering di gunakan untuk melakukan bisnis atau urusan penting antar benua.


Meskipun ada beberapa monster yang muncul disekitaran jalur antar benua, monster tersebut memiliki level rendah yang hanya berada di bawah level 50 dan pasti dalam keadaan tersesat dari kawanannya, karena jalur antar benua adalah jalur paling aman di wilayah hutan terlarang. 


“Dimana semua Exp dan poin kehormatanku? Perjalanan kali ini membuatku mengantuk.” Cyrus menggerutu dalam hati.


Sejauh mata memandang, hanya terlihat pohon rimbun berbatang yang penuh dengan warna hijau karena lumut dan samar-samar cahaya matahari yang menerobos dari celah ranting pohon di hutan terlarang ini.


Pemandangan tersebut membuat ciri khas yang berbeda karena menampakkan suasana yang indah dan sejuk, sehingga membuat hati dan fikiran menjadi damai.


“Woahh… sangat lama sekali aku tidak merasakan ketenangan dan kedamaian seperti di surga.” Tanpa sadar Anna berteriak dan mengungkapkan isi hatinya, sedangkan Cyrus berada di dekatnya.


Cyrus pun mendengar teriakan tersebut, teriakan ungkapan hati Anna membuat Cyrus merasa iba dan bersalah, karena bagaimanapun juga ras iblis telah menculiknya, memaksa Anna untuk menjadi budak kerajaan dan berakhir di tangan keluarga Alexander.

__ADS_1


“Bersabarlah dalam beberapa hari ini, Anna.” Ucap Cyrus dalam hati.


Saat pertama kali Cyrus bertemu dengan Anna, dia ingin menolong Anna. Saat itu juga Cyrus baru pertama kali melihat sistem perbudakan di dunia ini yang sangat tidak manusiawi. Bagaimanapun juga makhluk bertubuh iblis ini sebenarnya memiliki jiwa manusia.


*


*


Beberapa jam telah berlalu, sebelumnya terasa sangat tenang saat melakukan perjalanan di dalam hutan terlarang, sampai ketika Qwerty mendeteksi keberadaan manusia dari kejauhan.


[ Mendeteksi aura keberadaan manusia dan iblis dalam skala besar sedang menuju kearah benua tengah. ]


“Berapa banyak jumlah mereka?” Tanya Cyrus dengan raut wajah penasaran.


[ Berjumlah 300 manusia dan 150 prajurit iblis berlevel tinggi. ]


Cyrus sangat penasaran apa yang akan mereka lakukan, dengan adanya ras manusia dan ras iblis yang sedang melewati jalur antar benua hutan terlarang.


Sedangkan ras iblis dan ras manusia sangat tidak mungkin melakukan perjalanan bersama, karena pada dasarnya mereka memiliki perasaan benci satu sama lain.


Cyrus berfikir lebih baik mengamati hal tersebut lebih dulu untuk menghindari hal buruk yang terjadi, “Buldog, cepat bersembunyi di balik pohon besar itu.” Perintah Cyrus sambil menunjuk sebuah pohon besar.


Setelah beberapa saat Cyrus dan lainnya menunggu, kini mereka melihat barisan prajurit iblis berlevel tinggi yang sedang mengawal satu kereta kuda dari segala sisi.


Di belakang kereta kuda yang dikawal oleh prajurit iblis itu, terlihat beberapa kereta kuda dengan jeruji besi yang terlihat seperti kandang hewan, didalam jeruji besi itu berisikan ras manusia.


Kereta kuda dengan jeruji besi tersebut terlihat seperti kereta mengangkut budak manusia, dengan sejumlah manusia yang berdesakan di dalam nya.


Tetapi anehnya manusia itu semua hanya berjenis kelamin laki-laki dengan tubuh layaknya manusia pekerja kasar yang memiliki bentuk tubuh berotot dan berisi.


“Mungkin raja iblis ingin mempekerjakan manusia itu untuk membangun atau menambang sesuatu.” gumam Cyrus dengan raut wajah kesal.


Anna melihat kearah Cyrus, “Tuan… jangan bertindak gegabah, meskipun tuan sangat kuat tapi jumlah mereka sangat banyak.” Anna memperingatkan Cyrus agar lebih tenang.


Anna mengetahui apa yang ada dibenak Cyrus, bahkan hanya dengan melihat raut wajahnya saja. Sebenarnya Anna mengerti bahwa tuannya itu memiliki sisi baik di dalam hatinya.

__ADS_1


Sebagai manusia Anna sangat memahami situasi yang ada di depan matanya tetapi bertindak gegabah dan emosi hanya akan menimbulkan hal buruk.


Manusia lemah seperti Anna, hanya dapat memberikan perasaan iba kepada sejumlah manusia yang berada di dalam jeruji besi itu. Bagaimanapun juga Anna sendiri telah mengalami betapa kejamnya hidup sebagai budak.


Percakapan mereka terus berlanjut, “Iya aku mengerti, tapi melakukan hal seperti itu sangat tidak manusiawi!” Jawab cyrus masih dengan raut wajah kesalnya, menatap tajam kejadian yang ada dihadapannya.


Anna terkejut mendengar kalimat 'manusiawi' yang keluar dari mulut Cyrus. “Manusiawi? tuan Cyrus merasa kesal dan iba karena melihat kejadian ini? bukannya ras iblis adalah ras paling kejam diantara ras lainnya? Tuan Cyrus sangat berbeda dari iblis lainnya.” Ucap Anna dalam hati dengan perasaan kebingungan.


Diantara rasa takut dan penasaran itu, Anna memberanikan diri bertanya. “Mohon maaf tuan, bukannya anda adalah keturunan asli iblis Charlotte yang terkenal dengan rumor, berdarah dingin?” Tanyanya memasang raut wajah penasaran dan sedikit ragu.


Cyrus juga terkejut mendengar pertanyaan dari Anna, ia juga tidak menjawab pertanyaan itu.


Seketika keadaan menjadi hening beberapa saat.


“Aku melupakan sesuatu yang penting. Dikehidupan keduaku sekarang ini, aku adalah keturunan asli darah iblis Alexander dan Charlotte.” Ucap Cyrus dalam hati.


Mendadak raut wajah Cyrus berubah tidak menampakkan perasaan apapun selayaknya iblis berdarah dingin.


Setelah keheningan berlanjut, ketakutan Anna mulai terlihat, “Mohon ampun tuan.. aku hanya penasaran dengan kepribadian tuan.” Anna bersujud meminta belas kasihan dari Cyrus.


“Aku hanya tidak suka dengan sistem budak... berdirilah…” Jawab Cyrus sambil memandangi Anna yang bersujud dihadapannya.


“Tapi tuan, saya telah lancang dihadapan tuan Cyrus...” Anna berkata dengan nada ketakutan dan tetap berada dalam posisi sujud.


Cyrus semakin terganggu dengan tindakan Anna, “Berdirilah… ini perintah! aku tidak marah padamu.” Ucapnya dengan nada sedikit tinggi.


Setelah mendengar ucapan Cyrus, kini Anna pun berdiri dari sujudnya. Tetapi Anna masih menampakkan rasa takut yang terlihat dari raut wajahnya.


*


*


Satu jam berlalu dengan cepat. Sekelompok barisan prajurit dan beberapa kereta kuda itu telah pergi jauh meninggalkan tempat Cyrus bersembunyi.


Akhirnya Cyrus dan lainnya melanjutkan perjalanan dengan suasana hati sedikit canggung, akibat percakapan Cyrus dan Anna satu jam yang lalu.

__ADS_1


Suasana pemandangan indahnya pohon yang berjajar rapi, menutupi samar-samar terik sinar matahari, terdengar suara kencang menusuk ditelinga.


“Sangat membosankannn… dimana kalian semua para monsterrr… tunjukkan bulu hidungmuuu…” Cyrus berteriak sangat kencang untuk mengundang para monster hanya karena ingin melampiaskan kekesalan di dalam hati yang melihat kejadian beberapa saat yang lalu.


__ADS_2