
Satu jam telah berlalu, hanya membutuhkan satu jam bagi Cyrus untuk menghancurkan kerajaan Devil’s Wing. Kini terlihat dengan jelas lautan prajurit telah mengepung penuh istana kerajaan.
Terdengar suara dari atas balkon istana yang tertawa gila, “Hahaha… Whahahahaha…” Kemudian ia berkata dengan lantang, “Siapa yang memerintahkan kalian untuk menyerang kerajaanku?” Ucapnya dengan raut wajah putus asa.
Sosok tersebut tidak lain adalah Wart Banne, raja iblis kerajaan Devil’s Wing.
Semua prajurit yang sedang mengepung istana terdiam tanpa kata, mereka hanya memandangi sosok iblis itu dari bawah.
Beberapa hembusan nafas kemudian, Barisan prajurit yang mengepung istana kerajaan itu menyeringkir menyingkir menjadi dua bagian membentuk jalan.
Terlihat dengan jelas sosok Cyrus sedang berjalan diantara pasukannya sambil berkata, “Aku… bagaimana kabarmu paman, Wart?” Ucap Cyrus sambil tersenyum palsu.
Dengan raut wajah terkejut Wart melihat sosok Cyrus, anak dari teman masa kecilnya. Wart tidak menduga bahwa Cyrus berhasil selamat dari pembantaian kerajaan Horns of Hell satu bulan yang lalu.
“K-kau… bagaimana bisa kau masih hidup?” Ucap Wart dengan perasaan campur aduk.
Dengan senyuman palsu Cyrus menjawab, “Bagaimana juga kau masih hidup, ketika kerajaan Horns of Hell telah hancur?” ia berkata sambil menahan amarahnya.
Disaat bersamaan, Cyrus meminta Qwerty untuk menampilkan status milik Wart, “Tampilkan status Wart.”
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**STATUS
Nama : Wart Banne
Ras : Iblis
Level : 549
Hp : 298.450 / 346.000
Mp : 326.000 / 543.500
Skill : Lightning Sword
Job : Knight
Keterangan : Raja iblis Devil’s Wing
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Kemudian Wart menjawab dengan nada keras, “Kau tak layak bertanya seperti itu kepada seorang raja, bocahhh…” Wart menunjukkan raut wajah kesal.
Cyrus mulai terpancing emosi, “Hahaha… kau sudah tidak layak untuk hidup, penghianat!”
__ADS_1
“Selama aku hidup… mereka yang berkata persis seperti apa yang kau katakan, berakhir mati ditanganku…” Balas Wart dengan penuh amarah.
“Hahaha…kau seperti katak dalam sumur, iblis tua.” Ucap Cyrus sambil membuka aura yang selama ini ia tahan.
Seketika aura yang mencekik menyebar luas ke penjuru wilayah kerajaan, membuat seluruh makhluk hidup berkeringat dingin merasakan aura milik Cyrus.
“Ti-tidak mungkin… bagaimana bisa…” Wart menggigil ketakutan merasakan aura mengerikan yang keluar dari tubuh Cyrus.
Jangankan Wart, bahkan prajurit yang berada di pihak Cyrus juga merasa ketakutan melihat Aura milik Cyrus.
“Hari ini kau harus mati…” Ucap Cyrus berdiri tegak dengan gagah berani.
“Tidak… kau tidak bisa masuk kesini, aku sudah menutup rapat-rapat istana kerajaan ini…” Ucap Wart sambil perlahan berjalan mundur kebelakang.
Ketika Wart melangkah mundur ke belakang dengan niatan melarikan diri dari Cyrus, tiba-tiba bertabrakan dengan sosok iblis hitam yang keluar dari bayangan, Shadow.
*Brukkkk…* suara pelan punggung Wart bertabrakan dengan tubuh Shadow.
Cyrus tertawa kegirangan, “Hahaha… siapa bilang aku akan masuk kesana? Kau yang turun kesini, dasar penghianat!” Teriak Cyrus raut wajah gembira.
“S-siapa kau? Kenapa kau ada disini?” Tanya Wart ke Shadow dengan raut wajah putus asa ketakutan.
Shadow tidak menjawab pertanyaan Wart, bahkan tidak menunjukkan ekspresi apapun di hadapan Wart.
Setelah beberapa tarikan nafas, Cyrus memberi perintah ke Shadow melalui telepati. “Lempar dia kesini…”
“Baik, Yang Mulia.” Jawab Shadow dalam telepati.
*Gedebukkkk….* Suara tubuh Wart yang terlempar jatuh menyentuh tanah.
Karena rasa takut dan juga panik dengan Aura milik Cyrus, membuat Wart tidak berfikir untuk melakukan perlawanan ke tindakan Shadow.
Cyrus sangat merasakan apa itu kegembiraan di dalam hatinya, ketika melihat musuh berada di hadapannya. Seperti predator berhasil menangkap mangsa.
“Tenang, iblis tua. Aku tidak akan langsung membunuhmu… hehehe…” Ucap Cyrus dengan senyuman bengisnya.
Setelah mendengar ucapan Cyrus, dengan sekejap mata Wart bersujud di hadapan Cyrus. “Amp..ampuni aku… aku akan melakukan apapun demi menebus kesalahanku…” Ucapnya dengan tubuh menggigil ketakutan.
Cyrus melototkan kedua bola matanya, “Minta ampun? Kau menyesali perbuatanmu?” Ucapnya sambil mengepalkan genggaman jari tangan kanannya.
*Bukkk… Bukk… bruakkk…* Suara pukulan lalu terhempas bertabrakan dengan benda.
“Aku tidak akan menggunakan sihir apapun untuk membunuhmu. Tapi aku akan membunuhmu dengan Skill milik ayahku, agar kau sadar ayahku adalah teman masa kecilmu… PENGHIANAT!” Ucap Cyrus terus menerus memukuli Wart.
Dengan perbedaan level yang sangat jauh, tentu saja membuat Wart tidak berkutik di hadapan Cyrus.
Sekitar 3 jam telah berlalu. Cyrus terus menerus melampiaskan rasa kesalnya ke Wart, kebencian dan kesedihan yang tertanam di hati tak kunjung sirna. Karena Wart Banne hanya salah satu komplotan dari mereka yang membantai habis kerajaan Horns of Hell serta keluarganya.
__ADS_1
Hingga kini terlihat sosok iblis bermahkota itu tersungkur lemah dengan nafas beratnya, “Ampun… ampuni aku, nak…” Ucap Wart dengan suara lemah.
“Mintalah ampun kepada orang tuaku…” Ucap Cyrus dengan penuh amarah sambil menarik Soul Eater dari ruang hampa yang tersedia oleh Qwerty.
*Sringgg….* Suara tebasan yang menggores kulit.
[ Mendapatkan 322.000 Exp. ]
[ Mendapatkan 1 Jiwa iblis. ]
[ Mendapatkan 549 poin kehormatan. ]
Wart terbunuh dengan sadis dihadapan ratusan ribu prajurit. Semua prajurit iblis yang melayani Cyrus, terkejut kagum sekaligus merasa takut dengan kebengisan yang tuannya lakukan.
Setelah membunuh Wart, kini Cyrus melangkahkan kakinya menuju dalam istana sambil berkata. “Buang mayat-mayat itu ke dalam hutan terlarang…”
“Baik, tuan.” Jawab salah satu prajurit didekatnya.
*
*
Senja pagi mulai terlihat, malam anarki telah berdamai. Perang yang tidak seimbang itu telah berakhir.
Meskipun pihak Cyrus tidak ada korban jiwa dan sebagian besar hanya mengalami luka ringan, tetapi ada juga beberapa prajurit yang mendapatkan luka berat.
Terlihat dengan jelas kekacauan di setiap sudut kerajaan, di luar maupun di dalam tembok wilayah kerajaan Devil’s Wing.
Setelah semuanya selesai, kini para prajurit pun membersihkan semua kekacauan yang berada di dalam kerajaan Devil’s Wing, serta menyerahkan para tahanan kepada Cyrus yang telah di tangkap oleh pasukan 5 dan 6.
Terlihat Brush sedang memisahkan rakyat asli dan yang bukan rakyat asli kerajaan Horns of Hell di tengah-tengah kerumunan para tahanan.
Para tahanan itu terlihat sangat ketakutan ketika Brush sedang memisahkan mereka, terutama tahanan yang bukan rakyat asli kerajaan Horns of Hell.
“Tolong ampuni aku… aku hanya melakukan tugas dari atasan..”
“Aku tidak bersalah.. ampuni kami…”
Teriakan-teriakan histeris yang terdengar oleh Brush membuatnya merasa terganggu, sehingga ia mengucapkan beberapa kata dengan lantang.
“Diamlah… jika kalian tidak bisa tenang, kalian akan mendapatkan hukuman mati!” Ucap brush yang berusaha menenangkan para tahanan.
Setelah ancaman dari Brush yang meredam keributan tersebut, akhirnya kini ia melakukan tugasnya dengan baik, tanpa terjadi kekacauan atau kerusuhan lagi.
Pemusnahan dan pembalasan dendam di benua tengah kini telah selesai, karena di benua tengah hanya ada satu kerajaan saja, yaitu Horns of Hell yang sekarang berubah menjadi Devil’s Wing.
Perjalanan Cyrus untuk membalas dendam tentu saja masih sangat panjang. Saat ini masih tersisa empat ras yang memiliki banyak kerajaan diseluruh benua.
__ADS_1
# Mohon maaf untuk para readers. Mulai chapter selanjutnya akan update sehari 1x ya. ini semua karena keadaan author yang sibuk di dunia nyata.
Jika ada waktu luang akan ada Crazy up di kemudian hari. Terimakasih. #