
Sekitar satu jam telah berlalu, Que kini telah melahap habis semua bangkai ras ular tak bernyawa yang berserakan ditanah, hingga tanpa ia sadari bahwa kini tubuhnya sedikit lebih besar dan lebih panjang dari sebelumnya.
Perkembang tubuh Que juga terbilang cepat di bandingkan dengan binatang buas pada umumnya, hal ini masih menjadi misteri karena selama ini tidak pernah ada ciri-ciri yang menyerupai seperti Que.
Setelah Que melahap habis semuanya dan merasa kenyang, kini ia melanjutkan perjalanannya kembali untuk menyebarkan informasi yang telah Eliza berikan kepadanya.
*
*
Disisi lain diruangan singgasana raja Cyrus, saat ini ia merasa sangat bosan karena kegiatannya setelah menjadi raja hanya duduk diatas kursi singgasana tanpa melakukan hal apapun.
Ditengah-tengah waktu luang yang membosankan itu, kini Cyrus berusaha berfikir apa yang harus ia lakukan agar rasa bosannya segera menghilang dari benak.
“Hm…” Cyrus berfikir keras sambil menyangga kepalanya dengan salah satu tangan yang bersandar dikursi singgasana dan menyilangkan kaki kanan diatas kaki kirinya.
“Apa yang sedang kamu fikirkan?” Tanya Eliza memasang raut wajah penasaran.
“Aku sangat bosan… pelayan buatkan aku secangkir kopi.” Ucap Cyrus berteriak seperti layaknya memanggil seseorang.
Eliza tertawa mendengar Cyrus memanggil seorang pelayan di dalam kerajaannya, “Hahaha… apa kamu lupa kerajaan kita tidak memiliki pelayan atau pejabat tinggi kerajaan!?”
Cyrus tersadar dari lamunan kebosanannya, ia lupa bahwa ia telah membunuh pelayan serta pejabat kerajaan ini bersamaan dengan Wart Banne sebelumnya.
“Ah benar, aku lupa… hahaha.” Cyrus juga ikut tertawa setelah mendengar tawaan Eliza, hingga setelah beberapa hembusan nafas kini Cyrus berfikir untuk membuat pelayan dan pejabatnya sendiri dengan skill Warlock yang ia miliki.
“Qwerty, berapa banyak jiwa yang aku miliki saat ini?”
[Anda memiliki 1.906 jiwa monster, 3.789 jiwa ras iblis, 121 jiwa ras manusia, 98 jiwa ras naga, 80 jiwa ras peri, 102 jiwa beastman.]
Cyrus kembali berfikir sambil menatap layar Qwerty, ia kebingungan bagaimana cara membagi jiwa untuk mensummon makhluk barunya dengan banyaknya jumlah jiwa yang ia miliki saat ini.
Lagi-lagi Cyrus menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil berkata, “Ahh, bodo amat… Qwerty, aku akan men-summon creatures semua jiwa yang aku miliki, untuk pembagiannya atur saja sesuai kebutuhanku dan kerajaanku saat ini.” Ucapnya dalam hati dengan raut wajah putus asa karena tidak bisa berfikir jernih membagi pembagian makhluk barunya.
[Skill Warlock aktif… Men-summon Creatures sedang dalam proses…]
Disaat proses mensummon sedang berlangsung, seketika langit disekitaran istana kerajaan yang semula sangat terang dan cerah kini mendadak berubah menjadi mendung gelap gulita.
__ADS_1
[5%...]
Diluaran istana kerajaan, banyak penduduk iblis kebingungan setelah menyadari perubahan alam yang terjadi diatas tepat istana kerajaan Quiet Night.
“Ada apa ini? kenapa tiba-tiba langit menjadi gelap?”
“Apakah dewa sedang marah?”
Ucapan yang keluar dari mulut-mulut penduduk bertanya kebingungan sambil menunjuk kearah langit, mereka semua memasang raut wajah penasaran sekaligus ketakutan.
Sedangkan Mino yang sedang berada diluaran istana, juga kembali teringat merasakan perasaan seperti ini, perasaan yang sama persis seperti ia akan diciptakan oleh Cyrus ke dunia ini.
“Hm… sepertinya Yang mulia raja akan memberikan kita sebuah anggota junior.” Ucap Mino sambil tersenyum dengan memberikan sikap hormat yang mengarah ke istana kerajaan, tempat Cyrus berada.
[50%...]
Didalam istana kerajaan, terlihat dengan jelas dihadapan Cyrus dan Eliza sebuah kabut hitam sedang berputar-putar memenuhi ruangan singgasana.
Kejadian ini sempat membuat Eliza panik kebingungan karena kedatangan sebuah kabut hitam secara tiba-tiba yang keluar entah dari mana.
“Rajaku, ada apa ini?” Ucap Eliza dengan raut wajah kebingungan sambil sesekali melirik kearah Cyrus.
[100%... Proses men-summon creatures massal berhasil.]
Seketika ratusan summon iblis muncul dari kabut hitam, dengan serentak makhluk-makhluk itu berbaris dengan rapi dan menunduk dihadapan Cyrus.
“Salam, Yang mulia Raja…” Ucap dengan serentak semua makhluk secara bersamaan, membuat suara keras yang terdengar hingga sampai luaran istana.
“Ya, selamat datang anak-anakku…” Ucap Cyrus sambil melebarkan kedua tangannya mengarah ke makhluk-makhluk summon dan juga melemparkan senyuman manisnya.
Makhluk summon yang baru saja Cyrus ciptakan ini berjumlah 1.000 makhluk. Mereka semua memiliki keahlian yang berfokus dengan kekurangan Cyrus dan kerajaan Quiet Night, tetapi disisi lain mereka juga memiliki keahlian bertarung meskipun tidak sekuat level mereka yang lumayan tinggi.
Meskipun keahlian bertarung mereka sangat lemah bagi makhluk summon yang semestinya, tetapi setidaknya mereka bisa melindungi dirinya sendiri.
Sedangkan dengan Keahlian mereka yang sesuai dengan kebutuhan Cyrus tersebut dibagi menjadi 2 bagian, yaitu keahlian internal dan eksternal. Keahlian internal yaitu bertanggung jawab untuk mengurus segala hal tentang permasalahan di dalam istana kerajaan, seperti pelayan, pejabat kerajaan dan sejenisnya.
Sedangkan keahlian eksternal yaitu bertanggung jawab untuk mengurus segala hal diluar istana kerajaan, seperti keahlian untuk bertanggung jawab mengurus segala urusan apapun yang bersangkutan dengan penduduk benua tengah.
__ADS_1
Diantara 1.000 itu ada juga 3 makhluk yang memiliki level tinggi daripada makhluk summon Cyrus yang baru, satu diantara tiga makhluk itu memiliki keahlian spesial yaitu melayani Cyrus secara pribadi, dengan kata lain ia yang bertanggung jawab penuh atas kebutuhan yang dibutuhkan oleh Cyrus.
Sedangkan dua makhluk sisanya memang diciptakan dengan sengaja oleh Qwerty untuk bertanggung jawab memimpin mereka semua.
Meskipun Cyrus memberikan senyuman manisnya dihadapan makhluk barunya, tetapi di dalam hati ia sangat gelisah dan kesal sekaligus kebingungan.
“Qwerty sialan…. Bagaimana caranya aku bisa memberi mereka nama dan mengingatnya…” Ucap Cyrus dalam hati dengan ungkapan nada kesal.
[Qwerty hanya menciptakan makhluk summon sesuai kebutuhan anda dan kerajaan Quiet Night.]
“Arrghhh sialan, sebenarnya yang bodoh itu aku atau kau, Qwerty?” Ucap Cyrus tetap dalam hati sambil kembali mengacak-acak rambutnya, terlihat seperti sedang frustasi.
Setelah beberapa saat kejadian ini berlangsung, tiba-tiba Cyrus dikejutkan oleh ketiga makhluk summon yang baru saja ia ciptakan, mereka bertiga berdiri dan menghampiri Cyrus.
Mereka bertiga adalah iblis dewasa dengan gender yang berbeda, satu laki-laki dan dua perempuan, disisi lain Cyrus juga melihat keahlian mereka bertiga yang sedang berjalan kearahnya, tentu saja dengan bantuan Qwerty.
Pertama adalah laki-laki paruh baya yang memiliki postur tubuh terbilang sangat sehat dan kuat, tampang yang tegas, dengan gaya rambut mohwak. Memiliki keahlian atau skill pemimpin Eksternal.
Kedua adalah perempuan dewasa dengan postur tubuh sexy, memiliki tampang cantik sekaligus manis tetapi terlihat menyeramkan, serta mengenakan gaya rambut lurus panjang terbelah tengah yang berwarna hitam. Memiliki skill pemimpin Internal.
Ketiga adalah perempuan muda dengan postur tubuh yang tidak kalah sexynya dan juga tidak kalah cantiknya dengan iblis kedua, memiliki gaya rambut berponi miring dan bagian belakang diikat membuatnya terlihat lebih cantik dari iblis kedua. Dia adalah makhluk summon yang terpilih oleh Qwerty untuk menjadi pelayan pribadi Cyrus.
Ketiganya berlutut dihadapan Cyrus dan berkata secara bersamaan, “Yang mulia Raja, mohon untuk memberi nama kami bertiga lebih dulu.”
Cyrus masih tetap dalam keadaan kebingungan, ia tidak memiliki ide apapun untuk memberinya nama yang cocok untuk mereka bertiga.
Eliza melihat kearah Cyrus yang terdiam tanpa kata sambil memasang raut wajah kebingungan, ia menyadari bahwa saat ini Cyrus sedang kebingungan memberinya nama dan segera berusaha membantunya.
“Baiklah-baiklah, bagaimana kalau aku yang memberi mereka bertiga nama?” Ucap Eliza bertanya ke Cyrus.
“Ah, terima kasih. Tolong kasih mereka nama…” Jawab Cyrus menghela nafas lega sambil tersenyum yang ditujukan kepada Eliza.
“Namamu adalah Pria tua, kau Wanita tua dan kau Gadis jelek.” Ucap Eliza dengan cepat sambil menunjuk mereka secara berurutan satu-persatu.
Tanpa jeda dan berfikir terlebih dulu, dengan reflek cepat Cyrus menjawabnya bersamaan tepat setelah Eliza menutup mulutnya. “Setuju…” Ucapnya dengan tersenyum dan bersemangat sambil mengacungkan jarinya.
[Anda telah memberi nama mereka bertiga. Menyimpan data secara otomatis.]
__ADS_1
Selang beberapa detik, Cyrus memasang raut wajah terkejut dan sadar bahwa ada yang tidak beres dengan nama makhluk summonnya.
“Hey… hey… tungguuuu…..” Teriak Cyrus sambil mengacak-acak rambutnya sekali lagi dan memasang raut wajah kesal.