Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.47 - Terima Kasih Leluhur


__ADS_3

Cyrus tidak terkejut dengan sosok tengkorak yang duduk menunggu di atas singgasana kuno tersebut, karena ia sudah menyangka jika tengkorak tersebut pasti adalah leluhurnya, yaitu Lucifer Charlotte.


Dengan hormat Cyrus menjawab sambutan hangat yang Lucifer lemparkan, “Terima kasih leluhur, Anda telah menyambutku...”


“Hahaha… iblis yang kuat tidak perlu bersikap hormat, nak…” Ucap jiwa Lucifer yang sedang mengendalikan tubuh aslinya berwujud tengkorak.


Cyrus tetap berusaha tenang di hadapan Lucifer, “Anak muda ini hanya menghormati leluhurnya…”


Lucifer tertawa mendengar ucapan Cyrus, “Hahaha… jika kau menghormatiku, kenapa kau memancarkan aura yang mengerikan…”


“Aura mengerikan?” Cyrus terdiam kebingungan, kemudian ia bertanya ke Lucifer. “Aura apa yang anda maksud, leluhur?”


Lucifer menjelaskan, “Semakin kau bertambah kuat, aura yang terpancar di dalam tubuhmu akan semakin mengerikan. Kau harus bisa menyembunyikan aura yang keluar dari tubuhmu untuk menghindari kekacauan para bawahanmu kelak…”


“Bagaimana carannya?” Jawab Cyrus.


“Rasakan aliran Mana yang keluar dari tubuhmu, kemudian tahan mereka agar tetap berada di dalam tubuh. Keluarkan aura tersebut hanya untuk musuh agar tunduk padamu…”


Cyrus mencoba memahami penjelasan Lucifer, “Terima kasih atas nasehat anda, saya akan mencobanya…” Jawab Cyrus sambil memposisikan tubuhnya untuk memulai merasakan aliran mana.


Setelah beberapa tarikan nafas, karena kejeniusan Cyrus dan juga bantuan dari Qwerty kini ia berhasil mengendalikan aura yang keluar dari tubuh Cyrus.


“Hohoho… memang jenius..” gumam Lucifer melihat aura milik Cyrus yang perlahan hilang.


Setelah Cyrus membuka matanya dan kembali berdiri dari posisi duduknya, kini ia berkata. “Langsung saja ke intinya… apakah aku memiliki ujian atau syarat untuk menyerap jiwa anda, leluhur?”


“Hahaha… kau tipe orang yang tidak suka basi-basi ternyata. Benar, kau harus bersumpah kepadaku untuk mewujudkan mimpiku…” Jawab Lucifer.


Cyrus tersenyum karena ia telah mengetahui mimpi Lucifer, “Tentang menguasai dunia?” tanya Cyrus dengan nada datar.


“Benar, aku akan memberikan jiwaku sebagai kekuatan untuk menguasai dunia.”


Dengan keuntungan yang besar di depan mata, tentu saja Cyrus menerimanya dengan senang hati. “Ya aku bersedia mewujudkan mimpimu…”


“Kemarilah… kita harus melakukan ritual lebih dulu….” Ucap Lucifer.


Cyrus melangkahkan kakinya dan mendekat kearah Lucifer, tetapi ada satu hal yang mengganjal di hati Cyrus, seperti sesuatu yang tidak benar dengan ritual penyerapan jiwa.


Tiba-tiba Cyrus merasakan sesuatu yang mengganggu di dalam tubuhnya, yaitu darah.


Darah di dalam tubuh Cyrus tidak berjalan dengan lancar sehingga membuat ia tidak dapat mengendalikan tubuhnya.

__ADS_1


“Hahaha… dengan ini aku bisa hidup kembali… selamat tinggal tubuh busuk…” Ucap Lucifer. Seketika jiwa yang bernaung di dalam tengkorak melayang terbang mendekat kearah Cyrus sambil berkata. “Terima kasih, penerusku… kau telah bersedia menerima ritual ini… dengan tubuhmu yang masih sangat muda ini, aku tidak akan membuang kesempatan ke-2 ini…”


Lucifer berniat mengambil alih tubuh Cyrus, karena tubuh Lucifer sendiri telah menua dan semakin lemah. Ritual yang Lucifer maksud adalah mengganti jiwa Cyrus dengan jiwa miliknya.


Lucifer menggunakan sihir darah ke Cyrus, sehingga membuatnya mengucapkan apa yang seharusnya Cyrus katakan. “Tubuhku bersedia menjadi milikmu…” Ucap Cyrus dengan paksa, bahkan ia tidak dapat bergerak sesuai kehendaknya.


Setelah Cyrus berkata, kini Lucifer merapalkan mantra yang tidak Cyrus mengerti. Di sisi lain Cyrus juga tidak bodoh, ia juga memiliki rencananya sendiri. “Aku akan mengikuti permainanmu…” Ucap Cyrus dalam hati.


Cyrus memahami apa yang akan di lakukan Lucifer selanjutnya, tetapi ia sangat tenang bahkan tidak merasa ketakutan karena saat ini dia bersama Qwerty yang selalu menjamin keselamatan jiwa serta raganya.


Sekitar sepuluh tarikan nafas. kini Lucifer telah selesai merapalkan bahasa kuno, jiwa Lucifer melayang terbang masuk ke dalam tubuh Cyrus.


[ Terdeteksi satu jiwa yang cocok. Menerima proses penyerapan? ]


Mendengar suara Qwerty, membuat Cyrus tertawa terbahak-bahak, “Wahahaha…. Akuuu menerimanya dengan senang hatiiii…” Cyrus menjawab pertanyaan Qwerty sambil tertawa dan menggunakan nada sangat kencang.


[ Sedang dalam proses… ]


“Tunggu… kenapa jiwaku melemah dan perlahan menghilang…” teriak Lucifer di dalam tubuh Cyrus.


“Tidakk… ini tidak ben…”


[ Proses penyerapan berhasil. ]


[ Mendapatkan 100.000.000 Exp. ]


[ Mendapatkan 1 jiwa iblis. ]


[ Upgrade Job Warlock 3x ]


[ Level up. ]


[ Level up. ]


….


….


Pagi hari pun tiba. Saat ini sepenuhnya jiwa Lucifer telah menghilang dari dunia ini. Jiwa yang bernaung di dalam makam leluhur Charlotte selama ribuan tahun, kini telah musnah menjadi ratusan juta Exp dalam hitungan detik.


Niat buruk yang Lucifer lakukan kepada anak keturunannya sendiri membuat jiwanya musnah, bahkan ia tidak sempat merasakan pahitnya rasa penyesalan.

__ADS_1


“Terima kasih, leluhur…” Ucap Cyrus sambil memberi hormat kearah tulang belulang yang sedang duduk di atas singgasana.


*


*


Di dalam kamar pribadi Cleo. Terlihat iblis tua sedang terbangun dari tidurnya, ia menatap sebuah lorong menuju ke dalam makam para leluhur.


“Satu hari berlalu, bertahanlah sekuat tenaga, cucuku… aku dulu berhasil menyerap 10 jiwa hanya membutuhkan 3 hari saja.” Ucap Cleo dalam hati sambil tersenyum bangga dengan hasil pencapaiannya.


Proses penyerapan jiwa bagi makhluk lainnya tanpa bantuan sistem adalah sesuatu hal terobosan untuk menjadi kuat tetapi dengan resiko sangat menyakitkan.


Bagi mereka berhasil menyerap 10 jiwa di makam leluhur termasuk sesuatu hal yang tergolong jenius.


Cleo tidak mengetahui bahwa Cyrus telah berhasil menyerap seluruh jiwa yang berada di dalam makam leluhur hingga sampai ke akar-akarnya.


Beberapa detik telah berlalu. Tampak sosok iblis muda dengan pakaian yang berlumuran tanah keluar dari lorong makam para leluhur yang sedang Cleo pandangi.


Dengan terkejut Cleo menghampiri Cyrus yang baru saja keluar dari makam, “Kau sudah keluar? Kenapa cepat sekali?” tanya Cleo dengan raut wajah sedikit kecewa.


“Memangnya kenapa kalau aku keluar dengan cepat?” tanya pemuda iblis dengan pakaian kotornya.


“Anu… tidak… tidak… pergilah ke kamarmu dan urus istrimu, dia membuat kekacauan lagi…” Ucap Cleo yang berusaha menjaga hati Cyrus dan di sisi lain Cleo kecewa dengan Cyrus karena keluar lebih cepat daripada yang ia bayangkan.


“Hm… Terima kasih kakek… berkatmu aku tumbuh lebih kuat.” Ucap Cyrus memberi dengan sikap hormat layaknya di depan seorang raja.


Akhirnya Cyrus pergi meninggalkan kamar tersebut. Sedangkan Cleo terlihat sedang menutup rapat lemari besar itu seperti semula.


“Tumbuh lebih kuat katamu? Aku telah menghabiskan waktu selama tiga hari penuh di dalam makam, sedangkan kau hanya satu hari saja. Dasar bocah naif….” Ucap Cleo dalam hati dengan suasana hati kecewa bercampur kesal.


Setelah beberapa saat, terlihat Cyrus sedang mendobrak masuk pintu kamarnya sambil berteriak. “Aku pulanggg….”


Kedatangan Cyrus di sambut dengan raut wajah cemberut. “Dari mana saja… kenapa kau tidak mengajakku ketika kau pergi?” Tanya Elizaa dengan nada manja kesalnya.


Cyrus tersenyum menunjukkan giginya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “Hehe… maafkan aku.” Jawab Cyrus.


Eliza memandangi Cyrus yang sedang memakai baju kotornya, “Apa yang baru saja kau lakukan? Kenapa kau sangat kotor…”


“Ah… Aku akan pergi mandi..” Jawab Cyrus sambil berjalan pergi meninggalkan Eliza untuk membersihkan diri.


“Kau… kau belum menjawab pertanyaanku, Cyrusss….” Ucap Eliza dengan nada keras.

__ADS_1


__ADS_2