
Prajurit paling depan yang berteriak sangat kencang itu berjumlah lima iblis, mereka terlihat lebih kuat daripada yang lainnya dan mekakai perlengkapan yang sedikit berbeda dari prajurit lainnya.
Kelima prajurit iblis itu adalah Jendral dari setiap barisan pasukan yang ia pimpin.
Setelah berteriak sangat kencang, kelima Jendral iblis itu datang menghampiri Cyrus.
“Saya Jendral Zenith dari kerajaan Skull. Izinkan saya mewakili bawahan untuk mengajukan beberapa pertanyaan?” Ucap salah satu dari kelima jendral yang datang menghadap Cyrus.
Cyrus tersenyum, “Apa itu?” Ucapnya dengan raut wajah tenang.
“Apa benar anda mengizinkan prajurit yang berat hati datang kesini untuk kembali ke kerajaan kami, tanpa menerima hukuman apapun?” Tanya Zenith dengan hormat.
“Benar..”
Kemudian Zenith kembali bertanya, “Lalu, bagaimana dengan mereka yang tetap tinggal dan setia melayani anda?”
“Aku akan memperlakukan mereka dengan layak…” Jawab Cyrus dengan tenang.
Dengan raut wajah penasaran salah satu jendral lainnya sedikit maju dan berada di samping Zenith dengan posisi menunduk, “Saya jendral Jack dari kerajaan Winged Tiger. Izinkan saya juga untuk mengajukan beberapa pertanyaan, tuan.”
“Hm… apa itu?” Jawab Cyrus.
“Mohon maaf jika saya lancang. Dengan tujuan apa anda mengumpulkan prajurit sebanyak ini?” Tanya Jack dengan posisi menunduk.
Cyrus menarik nafasnya dalam-dalam, kemudian ia menjawab. “Pertama, aku ingin membuat pasukan kuat dan setia melayaniku. Kedua, aku ingin menguasai dunia dengan bantuan kalian, pasukan ini. Ketiga dan yang paling penting, aku ingin membalas dendam atas kematian kedua orang tuaku.” Ucap Cyrus dengan raut wajah seriusnya.
Dengan cepat Jack menjawab setelah Cyrus berhenti menjelaskan tujuannya, “Saya Jack, bersumpah setia melayani tuan Cyrus Alexander sampai mati.”
“Saya Zenith, bersumpah setia melayani tuan Cyrus Alexander sampai mati.”
Kemudian ketiga prajurit iblis bergelar jendral lainnya juga turut bersumpah setia ke Cyrus dengan caranya masing-masing. Mereka bernama Keira dari kerajaan Poisonous Flower, Pedro dari kerajaan Demon Beast dan Julius dari kerajaan Black Fire.
Setelah mendengarkan mereka berlima mengucapkan sumpah setianya, kini Cyrus memperkenalkan Eliza kepada mereka semua. “Dia adalah istri resmiku, Eliza Charlotte.”
“Salam… Nona.” Ucap mereka dengan sikap hormat. Kemudian Eliza membalasnya kembali dengan sikap hormat layaknya keluarga kerajaan.
Setelah beberapa saat, kini Cyrus memberikan perintah kelima Jendralnya. “Baiklah, kembali ke pasukan kalian… jangan lupa untuk mendata siapa saja yang setia melayaniku dan siapa saja yang pergi dari sini.” Ucap Cyrus dengan nada tegas.
“Sesuai perintah anda, tuan.” Serentak mereka mengucapkan secara bersamaan.
Mereka pergi ke barisannya masing-masing untuk mendata ulang pasukannya sesuai perintah Cyrus.
__ADS_1
Sekitar 3 jam lamanya, kelima jendral itu kembali menghadap ke Cyrus dan menyerahkan data yang telah mereka kumpulan. Semuanya yang tetap bersedia melayani Cyrus dengan tulus berjumlah 200.000 prajurit iblis dengan berbagai macam keahlian, sedangkan 50.000 sisanya kembali ke kerajaan mereka masing-masing tanpa mendapatkan hukuman apapun.
“Kerahkan semua prajurit kalian untuk masuk ke dalam halaman istana kerajaan, aku akan mengurus tempat tinggal mereka untuk sementara waktu.” Cyrus memberi perintah ke para jendral pasukan.
Hanya membutuhkan waktu satu hari saja bagi Cyrus untuk membagi tempat tinggal sementara dan lain-lainnya, karena kerajaan Red Blood telah mempersiapkannya dari jauh-jauh hari.
*
*
Beberapa hari telah berlalu begitu cepat, setiap hari yang mereka lakukan hanyalah berlatih dan saling mendekatkan diri dengan pasukan dari kerajaan lain agar lebih kompak ketika berada di dalam medan perang.
Ketika para pasukan sedang sibuk berlatih, kini mereka di kejutkan oleh kehadiran sosok iblis dan tiga monster dengan aura yang tergolong kuat sedang berjalan menghampiri Cyrus. Kedua sosok itu adalah Brush dan Buldog yang telah pulang dari tugas latihan yang Cyrus berikan.
“Siapa dia?”
“Aku belum pernah melihat dia…”
“Kenapa dia membawa monster kesini…”
Gumaman para prajurit iblis sambil memperhatikan sosok kehadiran Brush dan Buldog serta keluarga kecilnya. Setelah beberapa langkah Brush dan Buldog melangkahkan kakinya dan kini mereka berdua telah tiba di hadapan Cyrus, dengan posisi tertunduk.
”Mereka berdua adalah prajurit pertamaku… hm, Buldog… sepertinya dia telah berevolusi.” Ucap Cyrus dalam hati sambil menunjukkan senyumannya di hadapan Brush dan Buldog. Kemudian Cyrus menjawab ucapan Brush, “Kerja bagus kalian berdua… kita akan berangkat ke Pixma dalam satu dua hari kedepan.” Jawabnya dengan raut wajah datarnya.
“Baik, master.” Jawab Brush sambil menyerahkan kantong besar yang berisikan inti monster yang telah ia rampas dari mayat monster ketika berlatih.
“Aku akan menceritakan semuanya yang terjadi di sini… sekarang pergilah istirahat.” Ucap Cyrus ke mereka berdua.
Akhirnya kini mereka berdua telah meninggalkan Cyrus dan segera pergi untuk beristirahat. Ketika Brush dan Buldog berjalan meninggalkan Cyrus, karena penasaran dengan perkembangan mereka berdua, Kini Cyrus mengecek status mereka berdua. “Qwerty, tampilkan status mereka berdua.” Ucap Cyrus dalam hati.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**Status
Nama : Buldog
Level : 328 ( Exp: 219.364 / 543.000 )
Tahap : 4
Keterangan : Memiliki cakar dan taring yang kuat, memiliki sihir ilusi yang keluar dari mata ketiganya.
__ADS_1
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**Status
Nama : Brush Bulton
Ras : Iblis
Level : 200 [ Exp : 900 / 350.000 ]
Skill : Penghancur.
Keterangan : Budak raja iblis.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
“Hm… sepertinya ia sekarang memiliki skill sihir ilusi karena telah berevolusi ke tahap 4.” Kemudian Cyrus kembali berkata dalam hati, ”Untuk Brush… kerja bagus, perkembanganmu sangat cepat untuk satu bulan ini…”
Dengan adanya makhluk summon, Brush, Buldog dan dua ratus ribu pasukan bersamanya sekarang, membuat Cyrus semakin tidak sabar untuk membalaskan dendamnya yang berada di planet Pixma, dengan persiapan dan strategi yang matang.
Tidak lama kemudian, Kini Cyrus memanggil kelima jendral untuk datang menghadapnya. Setelah mereka semua telah berkumpul dan menghampiri Cyrus, salah satu dari mereka berkata. “Kami semua datang memenuhi panggilan anda, tuan.” Ucap Zenith.
“Hm… persiapkan diri dan pasukan kalian masing-masing, kita akan berangkat ke planet Pixma dua hari lagi…” Ucap Cyrus dengan perasaan penuh semangat.
“Sesuai perintah anda, tuan.” Jawab Zenith dengan raut wajah sedikit gelisah.
Cyrus tersenyum kecil, “Bagus, kalian boleh pergi…”
Setelah Cyrus memberikan perintah tentang keberangkatan ke planet Pixma, kelima jendral tersebut pergi meninggalkan Cyrus dengan raut wajah gelisah.
Meskipun kelima jendral itu termasuk prajurit yang tergolong kuat, tetapi mereka tidak memahami dengan pasti tentang kekuatan musuh-musuh yang akan mereka hadapi di planet Pixma.
Mereka semua tidak dapat berfikir dengan jernih bagaimana nasib para bawahannya ketika gugur di medan perang. Mereka gelisah dan khawatir karena hal tersebut merupakan salah satu tanggung jawab dari jendral pasukan di medan perang.
“Tunggu aku… planet Pixma… akan ku hapus kalian dari alam semesta.” Ucap sosok iblis berambut merah dalam hati dengan aura yang mengerikan.
__ADS_1