Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.40 - Menyerap Jiwa


__ADS_3

Cyrus bukan tidak percaya dengan leluhurnya yang pernah menjadi raja iblis pertama di planet Allstar atau pelayan pribadinya yang sangat setia, tetapi ia tidak percaya dengan sosok jiwa iblis yang ia lihat saat ini dengan mata kepalanya sendiri adalah pelayan raja iblis Lucifer yang pernah ia baca di dalam buku catatan sejarah keluarga Charlotte.


“Bagaimana mungkin jiwamu masih tetap utuh ketika waktu telah berlalu berabad-abad lamanya? Kalau tidak salah ingat namamu adalah Eterna D. Valonia?” tanya Cyrus tetap dengan raut wajah penasarannya.


“Maafkan pelayan tua ini sekali lagi karena lupa memperkenalkan diri, nama hamba adalah Eterna D. Valonia.”


Kemudian ia melanjutkan ucapannya, “Sesuai perintah tuan Lucifer, jiwa hamba telah di segel secara khusus oleh beliau dengan tujuan membimbing para keturunannya untuk mendapatkan kekuatan sejati agar dapat mewujudkan mimpi beliau…”


Cyrus mengerutkan keningnya, “Mimpi apa yang leluhurku inginkan?” Cyrus bertanya tentang mimpi Lucifer Charlotte dengan raut wajah serius karena ia tidak melihat ada informasi tentang mimpinya di dalam buku catatan keluarga Charlotte.


“Beliau memiliki mimpi untuk menguasai seluruh dunia, bukan hanya planet Allstar tetapi seluruh planet yang ada di dunia ini.”


Cyrus merasa kagum dengan ambisi besar yang dimiliki oleh leluhurnya, kemudian ia kembali bertanya. “Benarkah? lalu kenapa dia tidak berusaha mewujukan mimpinya untuk mengusai dunia?”


Tetap dengan posisi hormat Eterna menjawab pertanyaan Cyrus, “Beliau dan juga kami semua, pengikut setia raja iblis Lucifer telah berusaha sekuat tenaga bahkan telah berkorban jutaan jiwa prajurit dan juga keluarga untuk mewujudkan mimpi beliau. Tetapi karena faktor usia sehingga beliau tidak dapat melanjutkan mimpinya. Sebelum beliau menghembuskan nafas terakhirnya, beliau menciptakan makam ini untuk anak turunannya agar mewujudkan mimpi tersebut.”


“Baiklah aku mengerti. jelaskan cara kerja makam ini dengan detail!” tanya Cyrus dengan cepat.


Eterna menjelaskan seluruh ruangan makam peninggalan raja iblis Lucifer dengan sangat detail, mulai dari lantai satu sampai lantai empat.


Lantai satu dalah makam para pasukan tangguh, dengan jumlah 300 peti mati yang tersegel.


Lantai dua adalah makam kepala keluarga Valonia, dengan jumlah 10 peti mati yang tersegel.


Lantai tiga adalah makam raja iblis kerajaan Red Blood, dengan jumlah 9 peti mati yang tersegel.


Lantai empat adalah makam raja iblis pertama, yaitu Lucifer Charlotte.


Seluruh jiwa yang tersegel dalam peti mati di makam leluhur ini hanya berisikan jiwa-jiwa terpilih dan benar-benar layak saja yang berada di sini, proses penyerapan harus memulainya secara bertahap dari lantai satu.

__ADS_1


Setiap putra mahkota yang telah memasuki makam ini, hanya berhasil menyerap paling banyak 10 jiwa di lantai satu. Mereka semua menyerah dengan jiwa prajurit tangguh karena seiring berjalan waktu keturunan darah Charlotte semakin lemah baik fisik maupun mental.


Meskipun hanya menyerap beberapa jiwa prajurit saja, mereka keluar makam dengan membawa kekuatan yang berlipat ganda dan berhasil menjadi sosok iblis yang di waspadai oleh kerajaan-kerajaan lainnya.


Setelah mendengarkan penjelasan Eterna, kini Cyrus bertanya. “Lalu bagaimana caranya menyerap jiwa yang tersegel?”


Eterna menunjuk ke salah satu peti mati dan menjawab pertanyaan Cyrus, “Di atas peti terlihat tulisan kuno, ketika anda membacanya dengan benar, secara otomatis segel peti akan terbuka.”


“Lalu, bagaimana cara menyerapnya?”


“Ketika segel itu terbuka, secara otomatis jiwa tersebut akan memasuki tubuh yang membuka segel, setelah itu anda harus berusaha mengendalikan dan menetralkan kekuatan yang dimiliki jiwa untuk menjadi kekuatan anda…”


Cyrus berfikir keras mencoba untuk memahami maksud dari penjelasan singkat yang Eterna berikan, hingga ia mengingat dasar dari sebuah sihir yaitu Mana.


“Hmm… mungkin yang ia maksud, sama persis seperti menyerap Mana.” Fikir Cyrus dalam benaknya.


Setelah merenung dan mencoba memahaminya, kini Cyrus mencoba menyerap jiwa-jiwa yang tersegel dalam peti mati itu.


“Qwerty, terjemahkan tulisan kuno ini.”


[ Jiwa prajurit. Atas izin Lucifer, segel terbuka. ]


Cyrus mengucapkan kalimat sesuai apa yang telah Qwerty terjemahkan. Seketika rantai yang terbuat dari sihir itu perlahan menghilang dan mengeluarkan asap hitam pekat yang keluar dari dalam peti mati.


Asap hitam itu memasuki tubuh Cyrus sesuai penjelasan Eterna sebelumnya dan tiba-tiba Qwerty memberi sebuah pertanyaan.


[ Apakah anda ingin menyerap jiwa iblis ini? ]


[ Ya / Tidak ]

__ADS_1


Cyrus mempersiapkan dirinya untuk menyerap jiwa seperti menyerap Mana, ia menjawab pertanyaan Qwerty. “Ya.”


[ Sedang dalam proses…. ]


[ Anda mendapatkan 500.000 Exp. ]


[ LEVEL UP ]


[ LEVEL UP ]


Cyrus tercengang dengan pemberitahuan Qwerty yang memberitahukan bahwa ia telah mendapatkan Exp. secara instan.


“Bagaimana bisa? Kenapa aku bisa mendapatkan Exp. sebanyak ini?” tanya Cyrus ke Qwerty dalam hati sambil berpura-pura berkonsentrasi di depan Eterna yang sedang memperhatikan Cyrus bermeditasi untuk menyerap jiwa iblis.


[ Jiwa tersegel yang terserap ke dalam tubuh adalah sejumlah Exp. bagi pernyerapnya, sehingga membuat si penyerap menjadi kuat dalam sekejap. ]


“Pantas saja… putra mahkota sebelumnya menjadi iblis kuat ketika keluar dari makam ini.” Cyrus tetap berbicara dalam hati dengan Qwerty. Kemudian ia kembali bertanya, “Lalu, kenapa aku tidak merasakan dampak negatif dari menyerap jiwa iblis? Seperti kehilangan kesadaran?”


[ Karena proses Qwerty yang menetralkan jiwa iblis, membuat anda tidak merasakan efek negatif. ]


Cara curang yang di miliki oleh Cyrus telah membuat kehilangan harga diri putra mahkota sebelum-sebelumnya, karena Cyrus hanya membutuhkan beberapa detik untuk menyerap jiwa iblis yang tersegel tanpa merasakan efek negatif sedikitpun. Sedangkan para leluhur Cyrus telah berusaha sekuat tenaga bahkan mempertaruhkan nyawanya agar dapat menyerap 1 jiwa.


Cyrus berfikir untuk membagi jiwa yang tersegel di makam ini dengan Soul eater. Tetapi ketika ia bertanya ke Qwerty, Soul Eater hanya dapat menyerap atau melahap jiwa dari makhluk yang telah ia bunuh.


“Maafkan aku Soul Eater, kali ini kau tidak mendapatkan jiwa yang lezat ini…” ucap Cyrus sambil tertawa dalam khayalnya.


Setelah beberapa menit, kini Cyrus berpindah tempat ke peti mati yang lain. Kecepatan Cyrus dalam hal menyerap jiwa membuat Eterna terkejut, tetapi ia tidak berani berkata satu katapun di hadapan pemilik darah Charlotte.


Cyrus kembali berdiri di samping peti mati, sekali lagi ia meminta Qwerty untuk menerjemahkan tulisan kuno itu. Dengan proses yang sama seperti sebelumnya, Cyrus mendapatkan 500.000 Exp. secara instan sekali lagi.

__ADS_1


“Jika aku membuka semua segel yang berada di makam ini, mungkin aku seimbang melawan raja iblis Lucifer dalam hal kekuatan…” gumam Cyrus sambil tersenyum bangga dengan kemampuan Qwerty dan kenikmatan instan peninggalan leluhurnya.


Kedua kalinya Eterna memasang raut wajah terkejut, kali ini ia berkata dalam hati, “Bagaimana mungkin? Sungguh jenius…”


__ADS_2