
Beberapa hari pun telah berlalu, pertandingan ke-4 kelompok tersebut pun telah berakhir, tetapi semua prajurit dikejutkan oleh keputusan Cyrus yang tidak sesuai seperti pengumuman diawal.
Keputusan Cyrus yang tidak sesuai itu adalah menerima ke-4 kelompok tersebut sebagai prajurit pribadinya.
Cyrus memilih tindakan tersebut karena ia telah mendapatkan ide baru untuk menciptakan sebuah prajurit yang benar-benar sangat kejam dan keji.
“Bukankah mereka akan kecewa dengan keputusanmu ini?” Eliza bertanya ke Cyrus dengan penuh kebingungan.
“Aku tidak peduli dengan urusan hati mereka, aku adalah raja dan aku bebas menggunakan mereka sesuka hatiku…” Jawab Cyrus dengan tenang.
“Lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya dengan jumlah sebanyak itu?” Tanya Eliza. Ia masih kebingungan dengan apa yang difikirkan Cyrus, karena bagi Eliza dengan jumlah 400 prajurit tersebut tentu saja jumlah yang banyak sebagai prajurit pribadi.
“Aku akan menyaring mereka dengan caraku sendiri dengan sangat rahasia…” Jawab Cyrus dengan senyum dinginnya.
Cyrus dan Eliza terus saling terus menerus bertukar pertanyaan diatas singgasana raja dan ratunya, membicarakan tentang rencana Cyrus selanjutnya, sedangkan Eliza hanya bertanya dan mendengar sembari berfikir apa saja yang dapat ia lakukan agar lebih berguna bagi Cyrus dan juga kerajaannya.
Selang beberapa saat kemudian, datanglah Gadis Jelek dan juga beberapa pelayan lainnya yang sedang membawa biodata anggota prajurit ke-4 kelompok tersebut, sesuai dengan apa yang Cyrus perintahkan sebelumnya.
“Yang mulia, ini biodata para prajurit yang telah anda perintahkan sebelumnya…” Ucap Gadis Jelek sambil memberikan tumpukan buku yang berisikan informasi lengkap para prajurit.
“Bagus, letakkan disitu…” Jawab Cyrus sambil menunjuk meja kosong di dekatnya.
Setelah Gadis Jelek dan beberapa pelayan meletakkan tumpukkan buku tersebut, kini Cyrus bertanya. “Apa kalian sudah menyiapkan ruangan bawah tanah seperti yang aku minta sebelumnya?”
Cyrus meminta kepada Gadis Jelek dan beberapa pelayan lainnya untuk menyiapkan ruangan bawah tanah, ruangan tersebut ia gunakan untuk menyaring atau dapat dikatakan menemukan prajurit yang kuat, sadis dan juga kejam dengan ide gila yang Cyrus fikirkan.
“Kami telah menyiapkan ruangan bawah tersebut sesuai perintah anda, Yang mulia… Ruangan tersebut juga telah kami pasang dengan sihir pelindung dan juga pengekang yang kuat…”
__ADS_1
Cyrus tersenyum manis mendengar semua persiapannya berjalan dengan lancar, ia tidak sabar untuk segera mendapatkan prajurit yang ia inginkan.
“Bagus… Cepat kumpulkan ke-4 kelompok tersebut di depan pintu ruangan bawah tanah itu, aku akan memulainya hari ini juga!” Ucap Cyrus sambil memerintahkan Gadis Jelek.
“Baik, Yang mulia…”
Gadis Jelek dan beberapa pelayan lainnya pun pergi meninggalkan ruangan singgasana raja dan bergegas melakukan perintah Cyrus untuk mengumpulkan semua prajurit tersebut.
Setelah pelayan-pelayan itu pergi, Eliza bertanya. “Apa yang akan kamu lakukan dengan prajurit-prajurit itu dan juga ruangan bawah tanah dengan keamanan yang terlalu berlebihan itu? Bukankah turnamen kemarin itu sudah cukup?”
“Belum… masih belum cukup untuk menciptakan prajurit iblis yang kuat, jika di dalam hati mereka masih ada rasa belas kasih!” Jawab Cyrus tanpa ragu-ragu.
“Yahhh terserahlah… Apapun yang kamu lakukan, aku selalu mendukungmu…” Ucap Eliza dengan senyum indahnya.
“Terima kasih, Ratuku…”
Tak lama kemudian setelah mereka berbincang, akhirnya kini mereka berdua pun juga pergi meninggalkan singgasananya dan pergi menuju ruangan bawah tanah tersebut.
*
*
Setelah semuanya berbaris dengan rapi dan para prajurit mulai kebingungan dengan ada hal apa mereka di perintahkan untuk berkumpul di tempat tersebut.
“Kenapa Yang mulia raja memanggil kita?”
“Aku tidak tahu… Tapi aku mendengar kalau kita akan mendapatkan latihan khusus dari Yang mulia…”
__ADS_1
“Ssssttt diamlah… Sebentar lagi Yang mulia akan berbicara…”
Bisik kebingungan para prajurit ditengah-tengah barisan, mereka semua penasaran dengan apa maksud dan tujuan Cyrus mengumpulkan mereka semua di depan ruang bawah tanah.
Beberapa saat kemudian, kini Cyrus melantangkan suaranya di hadapan prajurit-prajuritnya, “Sebelum aku mulai latihan khusus untuk menciptakan prajurit pribadiku, aku akan mengatakan ke kalian tentang tujuan menciptakan prajurit pribadi… tetapi sebelum itu, aku ingin bertanya ke kalian!! Apakah kalian dan anak cucu kalian semua bersedia bersumpah melayaniku dengan tulus!? Jika ada diantara kalian yang tidak bersedia, silahkan pergi dari sini dan aku tidak akan menghukumnya!!” Ucap Cyrus dengan suara lantang dan raut wajah tegas.
Tanpa menunggu waktu lama, serentak seluruh prajurit menjawabnya secara bersamaan dengan suara lantang dan tidak ada satu pun diantara mereka yang bergegas pergi meninggalkan barisan tersebut.
“Saya dan anak keturunanku bersumpah melayani Yang mulia raja Cyrus dengan tulus dan tidak akan pernah mengkhianati Yang mulia!!”
Cyrus pun tersenyum mendengar ucapan lantang para prajuritnya, ia sangat senang karena rencananya akan berjalan dengan lancar untuk menciptakan sebuah prajurit yang benar-benar sangat kuat.
Tetapi para prajurit itu belum mengetahui apa yang akan mereka lalui selanjutnya, tentu saja untuk menjadi sosok yang kuat tidak akan berjalan dengan mudah, proses yang sangat menyakitkan dan bahkan akan menjadi suatu peristiwa yang tidak akan pernah mereka lupakan seumur hidup.
“Baiklah, aku akan memberikan kalian latihan khusus dan mungkin ini akan menjadi syarat terakhir untuk menjadi prajurit pribadiku secara resmi!” Ucap Cyrus dengan lantang.
Seketika raut wajah para prajurit sedikit kecewa dan juga bersemangat secara bersamaan. Mereka kecewa karena mereka semua sudah sampai sejauh ini dan belum juga dianggap sebagai prajurit pribadi rajanya, dan juga mereka semua bersemangat ketika mereka mendengar hanya tinggal selangkah saja untuk menjadi prajurit pribadi raja iblis Cyrus.
Untuk menjadi prajurit pribadi raja iblis yang sangat kuat seperti Cyrus, tentu saja hal ini merupakan suatu kebanggaan yang sangat besar dan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak, makadari itu mereka semua sangat menginginkan posisi tersebut.
Kemudian Cyrus kembali berkata, “Baiklah, berhubung kalian semua telah bersumpah kepadaku, aku akan memberikan hadiah khusus untuk kalian…”
Mendengar sang Raja akan memberikan hadiah khusus untuk prajurit-prajuritnya, tentu saja membuat semuanya sangat senang, mereka semua tidak sabar untuk melihat hadiah apa yang akan Cyrus berikan.
Bahkan Eliza dan beberapa pelayan lainnya juga terkejut mendengar ucapan tersebut, karena sebelumnya Cyrus tidak menyiapkan apapun untuk para prajuritnya.
Eliza pun kebingungan dan ia mulai bertanya dengan pelan kearah Cyrus, “Hadiah apa itu? Bahkan sebelumnya kamu tidak cerita kepadaku…”
__ADS_1
Cyrus pun tersenyum setelah mendengar pertanyaan Eliza, tanpa menjawab apapun, Cyrus berkata sambil melentangkan kedua tangannya kearah ratusan prajurit, “Qwerty… lakukan sekarang!”
[Cuci otak sedang dalam proses.]