Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.55 - Melepas Segel


__ADS_3

Eliza terkejut mendengar ucapan Cyrus yang berkata bahwa ia akan membuka kekuatannya yang tersegel, selama ini tidak ada siapapun yang mengetahuinya.


Eliza sendiri juga tidak mengetahui bahwa kekuatannya tersegel, bahkan penyihir ahli kerajaan Red Blood serta raja iblis Cleo hanya mengucapkan kalau ia sangat lemah dalam hal sihir jenis apapun.


“Bagaimana mungkin kau mengetahuinya? Darimana?” Tanya Eliza terkejut penasaran.


Cyrus tersenyum dan ia menjawab, “Hm... yang aku tahu, ada segel kuat di dalam tubuhmu.”


Mendengar ucapan Cyrus membuat Eliza merasa bahagia bercampur sedih, ia tidak memahami dengan benar apa yang terjadi kepada dirinya selama ini.


Perasaan campur aduk itu membuat Eliza terdiam merenung memasang raut wajah sedih, Eliza kebingungan dengan kesalahan apa yang ia perbuat sebelumnya sehingga tertanam segel di dalam tubuhnya.


Setelah beberapa saat, Cyrus berkata dengan lembut sambil memegang pundak Eliza. “Aku bisa menyembuhkanmu. Tapi kita akan terikat kontrak.”


Eliza mendadak tersenyum bahagia, ia merasa ada jalan keluar untuk dirinya bisa membuka segel yang tertanam di dalam tubuhnya.


“Kontrak seperti apa itu?”


Cyrus berfikir sejenak, “Kontrak sihir kegelapan, kamu tidak akan pernah bisa menghianatiku dan juga jika aku mati maka kamu juga akan mati…” Cyrus berbohong tentang kekuatan Qwerty, bagaimanapun juga ia tidak ingin siapapun mengetahuinya.


“Aku adalah istrimu, tidak mungkin aku berkhianat…” Ucapnya dengan penuh semangat.


Cyrus tersenyum bahagia mendengar ucapan Eliza, “Baiklah, permaisuriku… aku akan membuka segel di dalam tubuhmu.”


Dengan lembut Cyrus meminta Eliza untuk membenarkan posisinya, agar lebih tenang ketika melakukan proses pembukaan segel.


Sebenarnya Cyrus sangat dilema tentang membuka segel Eliza, karena kerajaan Quiet Night masih dalam keadaan kekurangan bahan makanan.


Disisi lain Cyrus juga penasaran dengan Job dan Skill milik Eliza, dan juga merupakan suatu keuntungan besar bagi Cyrus, jika Eliza memiliki kekuatan besar yang selalu ada untuk dirinya maupun kerajaan Quiet Night.


Setelah semua persiapan selesai, Cyrus memerintahkan Mino untuk menjaga pintu ruangan singgasana agar tidak ada satupun yang masuk dan mengganggu selama proses pembukaan paksa segel berlangsung.


“Mino, jaga pintunya. Jangan biarkan siapapun yang berani masuk ke ruangan ini.” Perintah Cyrus memasang raut wajah serius.


“Sesuai perintah anda, Yang mulia.” Mino pergi meninggalkan mereka berdua dan menjaga pintu singgasana dari luar ruangan.


Setelah Mino pergi, kini Cyrus bertanya ke Eliza sebelum ia memulai prosesnya. “Apa kau benar-benar mencintaiku, Eliza Charlotte?”


Eliza tertegun mendengar Cyrus bertanya seperti itu, kemudian ia menjawab dengan senyuman tulus. “Tentu saja, aku mencintaimu.”


“Tetaplah mencintaiku apapun yang terjadi nanti, berjanjilah…” Ucap Cyrus dengan perasaan khawatir.


Perasaan khawatir itu muncul karena di planet Pixma hanya Eliza saja satu-satunya keluarga yang ia miliki saat ini.


Setelah ia berkata demikian, kini tangan Cyrus berada di hadapan Eliza sambil berpura-pura merapalkan sebuah mantra. “Qwerty, tukarkan poin kehormatanku untuk membuka segel Eliza.”


[ Menukarkan 1.000.000 poin kehormatan untuk membuka segel. Tersisa 273.412 poin kehormatan. ]


[ Membuka segel sedang dalam proses… ]


Asap hitam pekat seketika keluar dari tangan Cyrus, kemudian menyelumuti tubuh Eliza dan perlahan masuk kedalam tubuhnya.

__ADS_1


[ 25% ]


“Arghhh…” Suara teriakan menahan sakit yang keluar dari mulut Eliza.


Rasa sakit itu Eliza tahan sekuat tenaga sambil menggenggam erat tangan Cyrus dan memejamkan matanya.


[ 50% ]


Perlahan rambut panjang Eliza yang semula berwarna hitam, kini berubah menjadi warna perak. Perubahan tersebut di mulai dari ujung rambutnya.


[ 75% ]


Eliza tetap merasakan rasa sakit yang berada di dalam tubuh, karena membuka paksa segel.


Saat ini rambut Eliza sepenuhnya berwarna perak, kuku di jari-jari tangannya memanjang dengan cepat.


Kini tampak rambut lurus panjang berwarna perak dan kuku jari panjang, perubahan yang terjadi pada Eliza. Hal ini membuat Cyrus terkejut dengan keadaan Eliza.


“Tahanlah… semakin sakit maka kau semakin kuat.”  Ucap Cyrus dalam hati sambil menahan rasa sakit pergelangan tanggannya yang berdarah akibat genggaman erat Eliza.


[ 100% ]


[ Proses berhasil… ]


Tidak hanya perubahan pada rambut dan kuku panjang yang terjadi pada wujud Eliza, tetapi seluruh tubuh dan bahkan kepribadian yang centil, manja dan selalu ceria kini telah berubah 180 derajat.


Peruabahan pada tubuhnya yaitu ia tampak lebih cantik dari sebelumnya, tubuh yang sexy dan juga tinggi, serta lensa mata yang sebelumnya berwarna hitam kini berubah menjadi perak seperti warna rambunya, tatapan mata yang ceria dan ramah kini berubah menjadi tatapan mata kejam.


[ Menampilkan status Eliza Charlotte. ]


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


STATUS


Nama                  : Eliza Charlotte


Ras                       : Iblis


Level                    : 500


Hp                        : 780.000 / 780.000


Mp                       : ( Infinite )


Skill                      : Damned Eyes.


Job                       : Snake Queen.


Keterangan         : Permaisuri raja iblis, Reinkarnasi ratu Medusa.


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

__ADS_1


Cyrus melotot selebar-lebarnya, “Reinkarnasi ratu medusa? Dia juga bereinkarnasi sama sepertiku?” Cyrus terkejut kebingungan dengan sosok asli Eliza, ia tidak menyangka bahwa istrinya kini merupakan makhluk dari dunia lain yang bereinkarnasi ke dunia ini.


“Apa kau mengenalku, Eliza?” Tanya Cyrus sedikit ragu.


Eliza tidak menjawab, ia menatap Cyrus dengan tatapan kejam layaknya makhluk kuat yang mendominasi. Reinkarnasi dari ratu medusa itu masih dalam keadaan linglung dan mencoba mengingat semua ingatan yang ada di dalam otak Eliza.


Keadaan hening tanpa kata, Cyrus menjadi salah tingkah karena ia merasa canggung dengan kehadiran sosok ratu ular yang sedang bernaung di dalam tubuh istri atau permaisurinya.


Setelah beberapa menit dan setelah ratu ular itu mengingat semua ingatan Eliza, kini ia menjawab pertanyaan Cyrus tetap dengan tatapan tajamnya, “Aku ingat, kau adalah suamiku, raja dari kerajaan Quiet Night.” Dengan tatapan tajam dan bibir tersenyum yang Eliza tunjukan.


Cyrus masih tidak mempercayai apa yang terjadi dengan istrinya, bahkan tidak mengerti apa yang harus ia lakukan saat ini.


“Apa yang terjadi dengan Eliza? Dimana jiwanya sekarang?”  Tanya Cyrus ke Qwerty dalam hati.


[ Sebenarnya Eliza adalah ratu medusa sejak awal, ia direinkarnasikan ke dunia ini dengan segel kuat untuk mencegah kehancuran dunia. ]


Keadaan canggung terus berlangsung, sampai ketika Eliza memulai percakapan yang membuat Cyrus merasa lebih tenang, “Terima kasih kamu telah membebaskanku, mulai sekarang jiwaku sepenuhnya terbebas dari ruang hampa…” Ucapnya dengan tatapan kejam tapi sopan.


“Ruang hampa? Apa maksudmu?”


“Aku tidak mengerti lebih jelas. Tapi ketika aku mati saat itu, aku berada di ruang hampa dan bertemu dengan cahaya putih yang bisa berbicara denganku, ia berkata bahwa aku akan direinkarnasikan ke dunia ini dengan tubuh dan jiwa yang tersegel.” Eliza berusaha menjelaskan sedetail mungkin, tetapi penjelasan tersebut membuat Cyrus semakin bingung.


“Sejak kapan kau berada di tubuh itu, makhluk dunia lain?”


“Sejak tubuh lemah ini di dalam kandungan… tunggu bagaimana kau tau aku dari dunia lain?” Balas Eliza dengan nada cepat.


Cyrus tersenyum kecil dan menjawab pertanyaan Eliza, “Aku sama sepertimu, makhluk dunia lain…”


Mendengar jawaban Cyrus membuat keadaan lebih rumit, tetapi mereka berusaha memahami satu sama lain karena mereka sama-sama makhluk dari dunia lain.


Selama ini Eliza bukanlah makhluk asli dari dunia ini, persis seperti Cyrus yang juga direinkarnasikan ke dunia ini.


Tetapi Cyrus direinkarnasikan ke dunia ini dengan keberuntungan mendapatkan system, sedangkan Eliza tidak seberuntung Cyrus karena ia direinkarnasikan ke dunia ini dengan segel yang kuat.


Sedikit demi sedikit Cyrus berusaha memahami keadaan Eliza dan berusaha mengabaikannya, karena bagi Cyrus selama Eliza baik-baik saja dan tidak ada yang dirugikan ia tidak ingin mengambil pusing hal-hal yang sudah terjadi.


Setelah beberapa saat, kini Cyrus berusaha mengubah topik pembicaraan. “Baiklah, aku akan menjelaskan semua tujuanku, tugasmu dan semua hal yang aku ketahui tentang dunia ini.”


Akhirnya Cyrus menjelaskan semuanya dengan singkat dan detail, hingga sampai penjelasan Cyrus terganggu oleh suara keributan diluaran ruangan singgasana.


“Mino, menyingkirlah! Ada hal penting yang harus aku laporkan ke Yang mulia Raja!”


“Mino… minggir dari sana, sebelum kerajaan ini hancur!”


Terdengar suara Mino yang besar dan kencang, “Yang mulia sedang sibuk, beliau memerintahkan aku untuk menjaga pintu ini…”


Suara ribut yang terdengar tidak asing itu membuat Cyrus dan Eliza terganggu, kemudian mereka berdua mencoba memastikan dan keluar dari ruangan singgasana.


*Krieekkk…* Suara pintu besar dan kokoh perlahan terbuka.


“Ada apa?” Cyrus bertanya kepada mereka yang membuat keributan diluaran ruangan singgasana.

__ADS_1


__ADS_2