
Beberapa hari telah berlalu, hari ini adalah hari penobatan putra mahkota secara resmi dan juga upacara pernikahan Cyrus Alexander dan Amelia Charlotte.
Hari-hari sebelumnya Cyrus hanya melakukan hal-hal biasa sambil memantau perkembangan Brush dan Buldog melewati telepati dan status mereka.
Perkembangan Brush sangat mengejutkan Cyrus, karena ia berhasil meningkatkan level seperti kilat. Kecepatan tersebut terjadi akibat efek dari Double exp dan monster-monster berlevel tinggi, serta kekompakan mereka berdua dalam hal kerja sama team untuk melawan musuh yang memiliki level lebih tinggi dari Brush dan Buldog.
Berkat mereka berdua, kini Cyrus mendapatkan exp, poin kehormatan, jiwa monster seperti sistem uang berjalan.
Ketika Cyrus sedang dirias oleh pelayan kerajaan untuk melakukan upacara penobatan sekaligus pernikahannya, Cyrus membuka statusnya.
“Qwerty, buka status.” Ucap Cyrus dalam hati.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**STATUS
NAMA : Cyrus Alexander
RAS : Iblis
LEVEL : 112 ( Exp : 169.123 / 225.000 ) *Double Exp.
HP : ( 350.000 / 350.000 )
MP : ( Infinite )
+ Soul Eater : Tahap 1 [ 341 / 1.000 Jiwa ]
+ Jiwa/Roh : 0 jiwa manusia
1 jiwa iblis
264 jiwa monster
Poin Kehormatan : 38.654 Poin
Skill : Memperkuat tubuh, Sihir darah.
Job : Warlock.
Keterangan : Makhluk pertama, Tubuh abadi, Berbicara dengan makhluk kontrak, Raja Iblis.
Summon : 1. Shadow ( Lv. 300 )
Mino ( Lv.500 )
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
__ADS_1
Cyrus merasa senang karena ia berhasil meningkatkan levelnya tanpa harus bersusah payah mengeluarkan keringat, “Hm… kerja bagus.” ucap Cyrus dengan nada datar tanpa sadar.
“Saya belum selesai merias anda, tuan muda.” jawab pelayan yang sedang merias Cyrus.
Cyrus terkejut dan tertawa setelah mendengar pelayan itu menjawab ucapan Cyrus yang sedang melihat status miliknya sendiri, kemudian ia berkata. “Hahaha… baiklah aku harap hasilnya sangat memuaskan.”
“Baik, tuan muda.”
Sebenarnya Cyrus bermaksud memuji Brush dan Buldog karena kerja keras mereka berdua, tetapi di saat Cyrus tanpa sadar mengucapkan sebuah kata justru pelayan itu yang menjawab pujian tersebut.
Setelah beberapa saat, kini Cyrus penasaran dengan status milik mereka berdua. “Qwerty, buka status Brush dan Buldog.” ucapnya dalam hati.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**Status
Nama : Buldog
Level : 260 ( Exp: 142.777 / 170.000 )
Tahap : 3
Keterangan : Memiliki taring dan cakar yang sangat kuat untuk memburu musuhnya. Monster gabungan antara serigala dan cita. Monster ini adalah pemimpin di kelompoknya. Berasal dari planet lain.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
**Status
Ras : Iblis
Level : 60 [ Exp : 55.221 / 70.000 ]
Skill : Penghancur.
Keterangan : Budak raja iblis.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Cyrus tersenyum bahagia, karena brush berhasil mendapatkan skill. Tetapi kini ia bingung dengan skill penghancur karena selama ini Cyrus memerintahkan Brush untuk membunuh bukan menghancurkan.
“Penghancur? Bagaimana bisa Brush mendapatkan skill penghancur, Qwerty?”
[ Brush akan mendapatkan skill sesuai dengan keahliannya, Selebihnya Qwerty tidak mengerti. ]
“Ahh… dasar!” gumam Cyrus.
Tidak terasa kini Cyrus telah selesai dirias dan ia bergegas menuju tempat singgasana Cleo terlebih dahulu, sesuai jadwal yang telah di tetapkan.
Dalam perjalanan, karena Cyrus masih penasaran dengan skill Brush, kini ia bertanya ke Shadow.
“Shadow, apa saja yang Brush lakukan selama ini? kenapa kau tidak melapor padaku?” tanyanya lewat telepati.
__ADS_1
“Yang mulia, mohon ampun… selama ini saya selalu mengawasi Brush dan Buldog yang tidak pernah lelah bertarung melawan banyak monster.” jawab shadow dalam bayangan.
Cyrus semakin penasaran, “Bagaimana bisa? Lalu apa sekarang ia masih bertarung melawan monster?”
“Benar yang mulia, meskipun Brush masih level rendah tetapi kombinasi mereka berdua sangat epic.”
“Apa yang mereka lakukan ketika membunuh musuh? Terutama Brush.” tanya Cyrus sambil berjalan santai.
Shadow menjawab, “Buldog dan anak istrinya mengunci pergerakan lawan, sedangkan Brush selalu membunuh dengan tebasan tepat ke titik lemahnya, meskipun titik lemah monster itu tertutupi oleh kulit tebal tetapi Brush berhasil menembusnya dalam sekali serang.”
Cyrus mendengarkan dan menyimak laporan Shadow dengan raut wajah serius, kemudian ia berkata. “Pantas saja… tetap perhatikan mereka setiap saat dan jangan lupa melaporkannya padaku!”
“Sesuai perintah anda, yang mulia.” jawab Shadow dengan hormat.
Setelah berbicara dengan Shadow, kini Cyrus kembali bertanya ke Qwerty. “Qwerty, kenapa Brush tidak merasa lelah?”
[ Karena Brush terhubung kontrak dengan anda, ketika Brush kelelahan ia secara otomatis memakan Mana poin milik anda sebagai pengganti stamina. ]
“Wow… baiklah aku mengerti.”
Makhluk summon Cyrus menggunakan Mana poin milik Cyrus sebagai regenerasi darah mereka, sedangkan Makhluk kontrak budak menggunakan Mana poin sebagai stamina, secara tidak langsung Cyrus memiliki sebuah pasukan yang bisa di bilang ‘Abadi’ karena Cyrus memiliki Mana poin infinite.
Sekarang tinggal beberapa langkah saja Cyrus akan sampai di ruangan singgasana, terlihat banyak sekali prajurit kerajaan sedang berjajar menundukkan kepala ketika Cyrus sedang melewati mereka.
“Panjang umur putra mahkota kerajaan.” kalimat tersebut terus-menerus terdengar di telinga Cyrus selama ia bertemu dengan prajurit.
Sesampainya di depan pintu singgasana yang tampak besar dan megah, Cyrus melangkahkan kakinya masuk ke ruangan dengan tenang.
“Sangat tampan.”
“Apakah benar dia putra mahkota kita?”
….
….
Semua mata menatap sosok iblis dengan berjubah merah darah, banyak sekali pujian yang terlontar dari mulut pelayan maupun keluarga kerajaan.
Sosok itu tidak lain adalah Cyrus, dengan rambut dan jubah berwarna merah dan berjalanan dengan gagah berani membuatnya menambah aura yang mengundang banyak perhatian.
Banyak sekali iblis-iblis berpangkat tinggi dari kerajaan lain yang berada di singgasana kerajaan Red Blood. Tentu saja semua saudara tiri dari anak selir kerajaan Red Blood yang ikut menghadiri acara putra mahkota kerajaan.
Dengan tenang Cyrus menghampiri Cleo yang sedang berbicara dengan beberapa iblis, mereka tampak seperti bangsawan iblis pada umumnya yang terlihat dari pakaian.
“Hohoho… kau sungguh membuat semua iblis terkejut dengan memakai jubah itu.” ucap Cleo dengan raut wajah bahagia.
“Jangan menghinaku, kakek…” balas Cyrus dengan nada datar. kemudian Cyrus memperhatikan sekitar seperti sedang mencari sesuatu, tidak lama kemudian ia bertanya. “Dimana Eliza?”
Cleo menjawab dengan tenang. “Dia belum datang, mungkin sebentar lagi…” kemudian Cleo melanjutkan ucapannya sambil memperkenalkan beberapa iblis di sampingnya. “Selama ini kau belum pernah melihat mereka, bukan? Dia adalah Malphas, kalau ini Astaroth dan yang paling muda adalah Balor.” Cleo berkata sambil menunjuk mereka satu-persatu.
Cyrus hanya menatap wajah mereka tanpa mengucapkan satu kata pun. Kemudian salah satu dari mereka berkata, “Maafkan saya karena tidak memperkenalkan diri dengan baik... nama saya Astaroth dari kerajaan Skull. Saya merupakan anak pertama dari selir pertama Yang mulia raja iblis Cleo.”
Melihat Astaroth memperkenalkan diri, kini Malphas juga memperkenalkan dirinya. “Nama saya Malphas dari kerajaan Black Fire. Saya merupakan anak pertama dari selir kedua Yang mulia raja iblis Cleo.”
“Na-namaku… Balor… dari kerajaan Winged Tiger. Saya anak pertama dari selir ketiga kakek Cleo.” Terlihat jelas raut wajah gugup di wajahnya, membuat Malphas dan Astaroth menahan tawa di depan Cyrus.
__ADS_1
Mereka bertiga memperkenalkan diri menggunakan gaya layaknya pangeran dari suatu kerajaan.