Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.39 - Makam Leluhur


__ADS_3

Setelah semuanya selesai, kali ini Cyrus dan lainnya pergi keluar istana kerajaan untuk berkeliling menunjukkan ke seluruh rakyat bahwa Cyrus Alexander adalah putra mahkota kerajaan Red Blood, sekaligus melakukan konvoi atas pernikahan Cyrus Alexander dan Eliza Charlotte.


Dengan menggunakan kereta kuda yang sangat mewah dan elegan, Cyrus dan Eliza berkeliling ke seluruh ibu kota kerajaan.


Kepadatan ibu kota yang di penuhi oleh iblis penduduk ibu kota maupun penduduk luar ibu kota membuat keadaan semakin meriah.


Mereka semua yang berdatangan untuk menghadiri acara ini, tentu saja salah satu tujuan mereka yaitu untuk melihat sosok raja kerajaan Red Blood di masa depan.


Penduduk yang berdesakan itu terlihat sangat hormat di hadapan Cyrus dan Amelia yang saat ini sedang berada di atas kereta kuda melewati ribuan bahkan jutaan penduduk iblis kerajaan Red Blood.


“Bukankah dia yang kemarin berada di samping raja iblis Cleo?”


“Ternyata dia adalah putra mahkota kerajaan kita…”


“Sayang sekali, raja iblis selanjutnya telah menikahi putri Eliza yang tidak bisa melakukan sihir apapun…”


….


….


Bisikan pelan yang terucap dari mulut penduduk menghiasi kemeriahan suasana di sana, tetapi Cyrus dan Eliza tidak dapat mendengarnya dengan jelas karena keramaian yang terlalu berlebihan.


Cyrus hanya mendengar suara Qwerty yang terus berdering di kepalanya, suara tersebut tidak lain adalah suara menandakan ia dan dua makhluk bawahannya sedang naik level secara bergantian.


*


*


Beberapa jam telah berlalu, di dalam istana kerajaan Red Blood. Terlihat satu-persatu tamu undangan sedang berpamitan dengan raja iblis Cleo dan juga Cyrus, Hanya menyisakan keluarga kerajaan Red Blood.


Semua acara telah selesai dengan baik tanpa terjadi sesuatu hal buruk apapun, kali ini Cleo meminta kelima anak selir yang datang sebagai perwakilan kerajaan mereka, untuk datang menemuinya di kamar pribadi raja iblis Cleo.


“Kalian, datanglah ke kamarku… ada sesuatu yang harus kalian sampaikan ke raja kalian.” Ucap Cleo di depan kelima anak selirnya.


“Baik kakek…”

__ADS_1


Tanpa butuh banyak waktu, mereka datang ke kamar Cleo sesuai permintaannya.


Cleo mengeluarkan 5 gulungan surat bermotif sama yang telah ia siapkan di dalam sebuah lemari dan berkata, “Bawalah surat ini dan berikan ke raja kalian…” ucapnya sambil memberikan 5 gulungan surat ke mereka.


Dengan raut penasaran mereka menerima gulungan terserbut, hingga salah satu dari mereka berkata. “Baik kakek.” ucap Astaroth.


Kemudian Cleo melanjutkan ucapannya, “Jangan pernah kalian membuka dan membacanya, jika kalian tidak ingin menerima hukuman yang berat…” ucapnya sambil tersenyum lebar.


*


*


Satu hari telah berlalu, kali ini Cyrus terlihat sangat sibuk karena ia baru saja menjabat sebagai putra mahkota kerajaan. Tentu saja ia harus melakukan berbagai macam ritual yang telah turun-temurun putra mahkota lakukan sebelumnya, seperti memasuki tempat rahasia atau makam para leluhur dan sebagainya.


Di dalam kamar pribadi raja iblis Cleo, terlihat Cleo sedang menggeser beberapa buku-buku di dalam lemari besar. Ternyata yang Cleo lakukan adalah semacam kode untuk membuka menuju ruangan rahasia.


“Kriieekkk….”


Lemari besar itu bergerak dengan sendirinya, terlihat dengan jelas lorong yang semula tampak gelap kini tampak menjadi terang akibat nyala obor yang menempel di dinding lorong.


“Memangnya kenapa?” jawab Cyrus dengan raut wajah penasaran.


Dengan nada lembut Cleo menjawab, “Di dalam sana kau akan bertemu dengan jiwa leluhur. Jika mereka menyukaimu, mereka akan memberimu Exp yang melimpah dari leluhur.”


Cyrus hanya mengangguk dan mencoba memahami penjelasan yang Cleo berikan. Kemudian Cleo melanjutkan ucapannya, “Jangan sampai kesempatan itu hilang, karena kesempatan ini merupakan kesempatan sekali dalam seumur hidup.”


“Baiklah, akan aku coba semampuku.” jawab Cyrus dengan yakin akan kemampuannya dan juga kemampuan Qwerty bersamanya.


Akhirnya Cyrus pergi memasuki lorong dan ia menuruni ratusan anak tangga, hanya terlihat nyala api dan anak tangga yang menghiasi kegelapan di sana. Semakin dalam Cyrus menuruni anak tangga, ia semakin merasakan aura negatif yang mencekik di dalam pernafasannya.


Hingga beberapa saat kemudian, Cyrus menemukan sebuah pintu terbuat dari batu yang penuh dengan lumut. Anehnya pintu itu tidak bisa Cyrus buka meskipun ia menggunakan kekuatan ototnya.


“Hm… apa benar ini pintu masuknya?” gumam Cyrus sambil mengamati seluruh sisi pintu.


Ketika Cyrus mengamatinya dan sedikit membersihkan kotoran yang menempel di pintu itu, ia menemukan sebukan ukiran kuno.

__ADS_1


Ukiran itu menggambarkan sebuah darah seperti lambang kerajaan Red Blood, iblis bermahkota dan berbagai jenis macam ras yang sedang berlutut di hadapan iblis bermahkota tersebut.


Di bawah sebuah gambar tersebut, terdapat sebuah ukiran tulisan kuno yang tidak dapat di mengerti oleh Cyrus.


“Qwerty, apa yang tertulis di sana?” ucapnya sambil menunjuk tulisan kuno.


[ Menganalisa tulisan kuno… 25%... 50%... 100% ]


[ Hanya iblis berdarah Charlotte yang dapat masuk ke dalam makam raja-raja. Siapapun yang mendapatkan berkah dari iblis raja akan mendapatkan kekuatan yang dapat menaklukkan dunia. ]


Dengan tidak sengaja dan tanpa terduga oleh Cyrus, ketika ia membaca semua kalimat tersebut menggunakan suara dari mulutnya, tiba-tiba pintu yang semula tidak dapat di buka menggunakan otot itu terbuka dengan sendirinya.


Di balik pintu terbuat dari batu tersebut, terdapat sebuah ruangan sangat luas dan mewah yang berisikan ratusan peti mati yang berjejer sangat rapi dan bersih.


Di setiap ratusan peti mati itu, terlihat sebuah tulisan kuno dan rantai terbuat dari sihir yang melilit memutar di seluruh peti mati.


Cyrus terkejut dengan pemandangan yang tidak terbayangkan sebelumnya. “Apa ini? apa yang harus aku lakukan? Kakek tua itu tidak memberikan petunjuk apapun padaku.” ucapnya dalam hati.


Hanya dalam hitungan beberapa detik saja, pintu yang terbuat dari batu itu perlahan menutup dengan sendirinya. Karena Cyrus melihat pintu itu akan segera menutup, tanpa berfikir panjang ia melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam ruangan yang di penuh jutaan peti mati.


“Dummm…” suara pintu telah tertutup sepenuhnya.


Seketika Cyrus di kejutkan oleh sosok jiwa iblis yang tiba-tiba muncul entah dari mana.


“Selamat datang, wahai pemilik darah Charlotte…”


“Sialan… dasar iblis. Kau membuatku terkejut.” ucap Cyrus dengan nada tinggi karena terkejut.


Dengan menempelkan tangan kanannya ke dada seperti menunjukkan rasa hormatnya, sosok jiwa iblis itu berkata. “Maafkan pelayan tua ini yang membuat anda terkejut, wahai pemilik darah...”


“Pelayan?” gumam Cyrus sambil mengelus dagunya dan memasang raut wajah penasaran.


“Pelayan tua ini adalah pelayan pribadi raja iblis Lucifer Charlotte, beliau adalah raja iblis pertama di planet Allstar.” ucap sosok jiwa iblis dengan posisi tetap seperti sebelumnya.


Dengan raut wajah terkejut dan perasaan tidak percaya dengan pengakuan sosok jiwa iblis itu, Cyrus berkata. “Tidak mungkin…”

__ADS_1


__ADS_2