
Teriakan yang sangat keras itu keluar dari mulut Cyrus, dengan penuh emosi dia berteriak sambil mengeluarkan hawa membunuh yang sangat mengerikan.
Hawa membunuh itu membuat terkejut semua yang ada disekitarnya, yaitu Anna, Berlin dan keluarga Buldog. Karena emosi dan tidak berfikir jernih, Cyrus mengeluarkan Soul Eater dari kegelapan ruang penyimpanan Qwerty.
“Soul eater... Aku perintahkan kau membunuh semua musuhku yang telah menghancurkan kerajaan ini dan rumahku… pergilah sekarang!” ucap Cyrus dengan lantang yang penuh emosi.
“Hohoho… dengan senang hati tuan.” jawab Soul eater.
Soul eater pun terbang melayang meninggalkan Cyrus dan lainnya. Sedangkan Cyrus berusaha mencari keberadaan Amelia di dalam reruntuhan itu.
“Kalian semua, bantu aku cari ibuku!” ucap Cyrus tetap dengan nada emosi.
Berlin dan keluarga Buldog kebingungan dengan perintah Cyrus, karena mereka tidak mengenali wajah ibu Cyrus. Berlin pun berkata, “Tapi tuan, saya tidak tahu wajah ibu anda…” Berlin sambil menggaruk kepalanya karena kebingungan.
“Sssttt… cari saja dan jika menemukan seorang iblis wanita beritahu aku.” ucap Anna yang berusaha tidak membuat Cyrus semakin marah. Karena Anna pernah tinggal di kediaman Cyrus sebagai budak, dia mengerti dan mengetahui wajah Amelia.
Cyrus hanya memikirkan Amelia dan Edward, tetapi Cyrus mengerti kalau Edward pasti tidak ada di rumah saat perang terjadi karena Edward adalah seorang Jendral iblis.
Cyrus terus mencari keberadaan Amelia di dalam reruntuhan itu sambil berteriak, “Ibuuu… ibuu.. apa kau bisa mendengarku? Dimana dirimuuu?” Cyrus berteriak berulang-ulang kali sambil mengangkat reruntuhan batu bata yang saling bertumpukan.
Setelah beberapa menit, tiba-tiba terdengar suara Qwerty.
[ Apa tuan butuh bantuan? ]
“Ahh… aku lupa jika aku punya dirimu Qwerty.. deteksi keberadaan ibuku!” ucap Cyrus sambil menghela nafas panjang.
[ Mendeteksi keberadaan Amelia Charlotte… 25%...75%... 100% ]
[ Deteksi berhasil… Amelia Charlotte berada di arah barat 15 meter dari tempat tuan berdiri. ]
Mendengar perkataan Qwerty, Cyrus dengan sigap bergerak menuju keberadaan ibunya. “Kalian semua cepat bantu aku.” ucap Cyrus yang sedang berjalan menuju arah barat.
Terlihat disana hanya tumpukan batu besar yang bertumpukan tepat petunjuk yang diberikan Qwerty membuat Cyrus semakin cemas dan takut akan nyawa ibunya.
“Qwerty, apa keadaan ibuku masih hidup?” ucap Cyrus dalam hati dengan raut wajah cemas.
[ Amelia Charlotte telah mati. ]
Dengan spontan Cyrus berteriak dan mengeluarkan hawa membunuhnya sekali lagi, tetapi hawa membunuh kali ini sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya.
“System sialannn… berani-beraninya kau bilang ibuku telah mati dengan mudahnya…” Cyrus berteriak sangat kencang dan tanpa sadar ia mengeluarkan Aura membunuh yang sangat mengerikan.
Aura membunuh tersebut membuat Anna dan Berlin pingsan di tempat, sedangkan dengan Buldog hanya lemas tak berdaya ketika merasakan Aura membunuh Cyrus.
Aura membunuh Cyrus mengeluarkan kabut hitam dari pori-pori kulitnya yang sangat tebal hingga menutupi seluruh tubuhnya. Kabut hitam tebal tersebut membuat Cyrus kehilangan kesadaran jiwanya yang berakibat fatal.
[ PERINGATAN! ]
[ Bahaya tingkat tinggi. ]
[ Kesadaran tuan akan segera menghilang. ]
__ADS_1
Cyrus mendengar suara Qwerty yang terdengar dari alam bawah sadarnya, tetapi ia mengabaikan suara peringatan tersebut.
Saat ini Cyrus benar-benar kecewa dan marah sejadi-jadinya karena kehilangan sosok keluarga yang ia cintainya.
Cyrus berkata di dalam alam bawah sadar, “Diam kau Qwerty berisikkk… Aku bersumpah akan menghancurkan planet ini!” Ucapnya dengan tatapan tajam.
[ Anda terlalu lemah untuk menghancurkan planet ini tuan. ]
Mendengar perkataan Qwerty, membuat Cyrus sadar akan betapa lemahnya dirinya, sehingga tidak bisa melakukan apapun untuk keluarganya di kehidupan kedua ini.
Cyrus merenung dan bernolstagia di dalam alam bawah sadarnya, dia mengingat perkataan Edward ketika masih bayi, yaitu Edward mengharapkan Cyrus untuk menjadi iblis yang kuat dan menjadi kebanggan keluarga Alexander.
Kali ini dan detik ini juga Cyrus telah membulatkan tekadnya, “Aku bersumpah akan membuat harapanmu tercapai… dan akan aku hancurkan semua ras yang ada di planet ini untukmu… ayah… ibu...” ucapnya dengan penuh kebencian.
Kebencian dan emosi membuat Cyrus kehilangan kesadaran, membuatnya kehilangan sisi kemanusiaan yang penuh dengan kasih sayang dan belas kasihan di masa depan.
[ PERINGATAN! ]
[ Kemanusiaan telah hilang sepenuhnya. ]
Disaat Qwerty memperingati atas hilangnya sisi kemanusiaan, kini Cyrus melihat sosok Amelia Charlotte yang sedang berjalan menghampirinya, lalu memeluk lembut dan hangat tubuh Cyrus di dalam alam bawah sadarnya.
[ Jiwa iblis baru telah bergabung ke dalam tubuh. Apakah tuan menerimanya? ]
Karena emosi Cyrus tidak dapat berfikir jernih dan langsung menerimanya. “Aku menerimanya. Bagaimanapun juga di kehidupan kedua ini aku bukanlah manusia, tetapi Iblis.” ucapnya dengan nada tinggi.
[ Konsekuensi penggabungan :
- Jika anda tidak dapat menahan jiwa anda untuk bertahan maka anda akan sepenuhnya mati.
Cyrus tidak memperdulikan resiko yang sangat mengerikan apabila terjadi sesuatu hal buruk jika gagal dalam proses penggabungan jiwa, dia hanya ingin bertambah kuat untuk membalaskan dendam. “Ya, aku siap dengan resiko apapun. Aku hanya ingin bertambah kuat!” ucap Cyrus.
[ Proses penggabungan jiwa iblis... 5%...
Disaat proses penggabungan jiwa Iblis ke tubuh Cyrus, membuatnya merasakan rasa sakit yang tidak terbayangkan. Kali ini dia benar-benar merasakan siksaan seperti seluruh tubuh di tusuk-tusuk kemudian sembuh dan di tusuk lagi sampai berulang-ulang kali.
“Argghhh…”
“Sakitt..”
Teriak dan keluhan rasa sakit itu tidak dapat menghentikan proses penggabungan jiwa. Hanya ada satu pilihan yaitu BERTAHAN.
[ 50%... ]
Ketika Cyrus mencoba menahan rasa sakit dan kesadaran jiwa nya, terlintas di benak Cyrus sepasang pria dan wanita yang sedang memeluk bahagia masa kecil Cyrus, mereka adalah Edward Alexander dan Amelia Charlotte.
“Benarrr… aku harus bertahan untuk ayah dan ibu…” gumam Cyrus sambil menahan rasa sakit.
[ 75%... ]
“Arggghhhh… untuk dendam ini… untuk semua musuhku…”
__ADS_1
[ 100%... ]
“Darah bayar darah!” ucap Cyrus dengan teriakan keras.
[ Proses penggabungan jiwa berhasil. Silahkan periksa status anda. ]
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
**STATUS
NAMA : Cyrus Alexander
RAS : Iblis
LEVEL : 60 ( Exp : 2.000 / 33.000 ) *Double Exp.
HP : ( 87.000 / 87.000 )
MP : ( Infinite )
+ Soul Eater : Tahap 1 [ 149 / 1.000 Jiwa ]
+ Jiwa/Roh : 0
Poin Kehormatan : 9.394 Poin
Skill : Memperkuat tubuh, Sihir darah, men-summon creatures.
Job : Warlock.
Keterangan : Makhluk pertama, Tubuh abadi, Berbicara dengan makhluk kontrak, Raja Iblis.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cyrus kebingungan dengan hilangnya job Tamer dan berubah menjadi Warlock, "Qwerty, kenapa Jobku berubah?" Tanya Cyrus dalam hati.
[ Anda telah sepenuhnya menjadi iblis, tuan. ]
Perubahan ini membuat Cyrus penasaran dengan Job baru dan perubahan yang lainnya, , “Warlock? Mp ku juga tidak ada angka? Double Exp? Qwerty Jelaskan secara detail.” tanya Cyrus kebingungan.
[ Warlock : skill untuk menggunakan jiwa atau roh untuk men-summon creatures demon menjadi pasukan anda, tuan. Setiap kali anda atau makhluk terkontrak milik anda membunuh, secara otomatis anda mendapatkan roh atau jiwa yang dapat digunakan untuk men-summon creatures iblis. ]
[ Mp infinite : Mana poin menjadi tak terhingga. ]
[ Double Exp : setiap membunuh apapun yang memiliki jiwa akan mendapatkan Exp dua kali. ]
Seketika rasa kecewa akan kehilangan sosok keluarga telah perlahan menghilang dan berubah menjadi rasa senang karena perubahannya kali ini.
__ADS_1
Hubungan antara Cyrus dan Buldog tidak hilang karena mereka telah menjalin hubungan sebelum hilangnya job Tamer milik Cyrus.
“Kekuatan ini… tunggu saja kalian… akan ku hapus keempat rasitu dari planet ini.” ucap Cyrus mengepalkan tangan dan menggunakan tatapan tajam dengan tekat dan kebencian yang kuat.