Demon Emperor

Demon Emperor
Ch.41 - Katak Dalam Sumur


__ADS_3

Hanya membutuhkan waktu hitungan detik bagi Cyrus untuk menyerap jiwa satu-persatu di lantai pertama, dengan bantuan Qwerty ia dapat melakukan penyerapan sebanyak 150 jiwa dalam jangka waktu 2 jam.


Dalam waktu 2 jam, Cyrus berhasil mendapatkan 75.000.000 Exp. dan mendapatkan banyak sekali notifikasi dari Qwerty karena ia telah naik level, tetapi ia sedikit kecewa karena ia tidak mendapatkan poin kehormatan juga.


Setelah menyerap jiwa dan mendapatkan banyak level di lantai pertama, kini Cyrus merasakan kekuatan berlipat ganda yang bernaung di dalam tubuhnya.


Tetapi anehnya Cyrus tidak menampakkan perubahan wujud setelah menyerap jiwa prajurit sebanyak itu. Pada umumnya semua putra mahkota terdahulu yang berhasil menyerap jiwa leluhur di lantai pertama, mereka akan memunculkan sesuatu yang baru pada tubuhnya.


Sesuatu yang muncul tersebut seperti keluar tanduk baru di keningnya, munculnya sebuah sayap di punggung, atau paling tidak tumbuhnya badan lebih berotot dari sebelumnya.


Keganjilan yang terjadi pada tubuh Cyrus membuat Eterna semakin penasaran dengan apa yang Cyrus lakukan, ia bertanya dengan ragu. “T-tuan, apakah anda menyerap jiwa prajurit dengan benar?”


Tersenyum kecil Cyrus menjawab pertanyaan ragu Eterna, “Memangnya kenapa?”


“Anda melakukannya dengan sangat cepat tanpa merasakan rasa sakit sedikitpun, melainkan anda tersenyum bahagia ketika jiwa-jiwa itu mulai masuk ke dalam tubuh anda…”


Cyrus tertawa dan menjawabnya, “Hahaha…. Jangan kau fikirkan tentangku, kau sudah melakukan tugasmu dengan baik.” Ucapan Cyrus membuat Eterna terdiam, ia tidak berani melanjutkan pertanyaannya.


*


*


Disisi lain terlihat Eliza sedang sibuk berlari kesana-kemari, ia memasang raut wajah kesal dan bingung seperti sedang mencari sesuatu.


“Hei kau… apa kau melihat Cyrus?” tanya Eliza ke salah satu pelayan yang sedang berada di sekitarnya.


“Saya tidak melihat tuan muda, nona..”


Dengan raut wajah cemberut ia meninggalkan pelayan itu dan melanjutkan mencari keberadaan Cyrus. “Bagaimana bisa kau pergi tanpa diriku…” gumam Eliza.


Setiap kali Eliza menjumpai pelayan dan pengawal kerajaan, ia selalu bertanya dengan nada kesal ke mereka semua. Bahkan Eliza juga bertanya ke ayah ibunya, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan Cyrus.


Kegaduhan di dalam istana itu membuat Cleo merasa terganggu dan penasaran apa yang sedang terjadi, “Ada apa ini? kenapa Eliza membuat keributan lagi?” tanya Cleo ke pengawal kerajaan di depan pintu kamarnya.


“Nona Eliza sedang mencari tuan muda Cyrus, Yang mulia…” jawabnya sambil memberi hormat.


Cleo mengusap-usap dahinya sambil bergumam, “Ahh… dasar gadis itu…” kemudian ia melanjutkan ucapannya, “Panggil Eliza kesini… aku menunggunya disini.”


“Baik, Yang mulia...”


Cleo menunggu kedatangan Eliza di depan kamarnya sambil memikirkan cara yang tepat untuk membujuk agar ia berhenti membuat kekacauan.


Bagaimanapun juga tempat menuju makam leluhur yang berada di kamar pribadi Cleo harus di rahasiakan. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali pemilik sihir darah.


Tidak lama kemudian Eliza datang menemui panggilan Cleo, tanpa memberi salam ia dengan tergesa bertanya, “Kakek, apa kau melihat Cyrus?”

__ADS_1


“Dia sedang menjalankan tugasnya sebagai putra mahkota kerajaan…” jawab Cleo dengan tenang.


Mendengar jawaban Cleo, membuat perasaannya sedikit tenang karena ia mendapatkan petunjuk tentang keberadaan Cyrus.


Eliza bertanya sekali lagi, “Tugas apa itu? Dimana dia?” kali ini ia melontarkan perkataannya dengan lebih tenang dari sebelumnya.


Cleo menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecil hingga beberapa detik, menandakan ia tidak ingin menjawab pertanyaannya.


Kemudian Cleo berkata, “Berhenti membuat keributan… ingatlah kau baru saja lolos dari hukuman mati.” Ucapnya sambil tersenyum.


Senyuman Cleo membuat perasaan kesal Eliza berubah menjadi rasa takut karena trauma atas hukuman mati beberapa hari yang lalu.


“T-terima kasih Yang mulia raja telah mengingatkanku… Eliza mohon pamit…” ucap Eliza bergegas meninggalkan Cleo yang sedang memandanginya sambil tersenyum.


Eliza pergi dengan perasaan campur aduk, antara rasa kesal dan rasa trauma yang ia rasakan. Disaat melangkahkan kaki meninggalkan Cleo, ia berkata dalam hati. “Tunggu saja kau iblis tua sialan… istri putra mahkota tidak selayaknya kau tindas…” Eliza mengepalkan jari-jari tangannya dengan erat sambil menahan air mata yang ia tahan di dalam kelopak matanya.


Akhirnya Eliza pergi ke kamarnya dan menutup diri sambil menunggu kedatangan suaminya, Cyrus Alexander.


*


*


120 menit telah berlalu, di dalam makam leluhur terlihat Cyrus sedang menyerap jiwa peti mati terakhir yang berada di lantai pertama.


[ Penyerapan jiwa berhasil. ]


[ Level up. ]


Kali ini Cyrus berhasil menyerap 300 jiwa di lantai pertama. “Sungguh menyenangkan… andaikan aku tidak terlambat, pasti aku menyerap semua jiwa yang raja iblis Lucifer sediakan...” Gumam Cyrus setengah puas dengan Exp gratis yang ia dapatkan.


Sebelumnya di lantai pertama berjumlah 500 peti mati, karena peti mati telah terbuka oleh putra mahkota sebelumnya dan hanya menyisakan 300 peti mati yang masih tersegel.


Eterna mengeluarkan ekspresi terkagum-kagum yang nampak jelas di bola matanya, “Sungguh mengejutkan… bahkan raja iblis Lucifer tidak mungkin bisa menyerap 300 jiwa hanya dalam jangka waktu 4 jam saja…” ucap Eterna dalam hati.


Setelah berhasil menyerap semua jiwa di lantai satu, kali ini ia penasaran dengan perkembangan statusnya.


“Qwerty, buka status.”


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


**STATUS


NAMA        : Cyrus Alexander


RAS            : Iblis

__ADS_1


LEVEL         : 198   ( Exp : 243.123 / 823.000 ) *Double Exp.


HP              : ( 600.000 / 600.000 )                  


MP             : ( Infinite )


 


+ Soul Eater        : Tahap 1 [ 341 / 1.000 Jiwa ]


+ Jiwa/Roh         : 0     jiwa manusia


                               301 jiwa iblis


                               264 jiwa monster


 


Poin Kehormatan        : 38.554 Poin


Skill                      : Memperkuat tubuh, Sihir darah.


Job : Warlock.


Keterangan         : Makhluk pertama, Tubuh abadi, Berbicara dengan makhluk kontrak, Raja Iblis.


Summon             : 1. Shadow ( Lv. 300 )


  2. Mino ( Lv.500 )


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


“Terima kasih, leluhur… akan aku gunakan kekuatan ini untuk menguasai dunia ini...” ucap Cyrus dalam hati.


Setelah melihat status dan level miliknya, kini Cyrus penasaran dengan level milik Lucifer. “Eterna, berapa level milik raja iblis Lucifer saat ia menguasai planet Allstar?”


Eterna berfikir sejenak, “hm… kalau tidak salah ingat, tuan Lucifer berlevel 1.487 sebelum beliau menyegel dirinya sendiri untuk bermeditasi selama 100 tahun kemudian berhasil menguasai planet Allstar.” Jawab Eterna yang membanggakan sosok tuannya.


Cyrus melebarkan kelopak matanya, “Tunggu… apa kau serius dengan ucapanmu?” ucapnya dengan raut wajah terkejut dan nada tinggi.


“Pria tua ini, tidak berani berbohong tentang tuan Lucifer Charlotte…” jawab Eterna berusaha meyakinkan rasa ketidak percayaan Cyrus.


Cyrus terdiam setelah mendengar jawaban Eterna, ia berkata dalam hati. “Level 1.487? Bahkan sebelum menaklukkan planet Allstar… Naif sekali aku sempat berpuas diri dengan levelku saat ini…”


Akhirnya Cyrus memahami dengan baik, masih terlalu awal baginya untuk berpuas diri dengan level dan kekuataannya saat ini. Bagaikan katak dalam sumur yang tidak memahami betul hukum rimba yang ada di dunia ini.

__ADS_1


“Baiklah… tunjukkan jalan ke lantai dua, Eterna….”


__ADS_2