DIMENSION GUARD

DIMENSION GUARD
Raynor Avya


__ADS_3

Mengingat kembali apa yang terjadi sepuluh tahun silam, ketika Setsu dan Askar bertemu di tempat pelatihan militer rahasia bagi anak-anak yang memiliki kekuatan khusus. Berbeda dari Askar yang dibawa oleh Zam, Setsu adalah salah satu anak yang selamat tragedi besar penyerangan para predator.


Tentu tidak hanya mereka berdua saja, ada ribuan anak hidup sebatang kara akibat penyerangan predator dari dimensi Noir, termasuk satu gadis kecil yang mengikuti kemana pun Setsu pergi. Setsu dan gadis kecil bernama Zifa berasal dari satu desa yang sama, kehilangan orang tua dan sanak saudara, tanpa ada kerabat lain untuk mengasuh mereka.


Nyatanya Setsu dan Zifa memiliki tubuh yang unik serta bakat tingkat tinggi dalam pengolahan kekuatan tenaga dalam. Tapi sebelum itu, mereka diberikan pilihan, hidup normal dalam panti asuhan hingga dewasa, atau ikut serta di pelatihan militer sebagai calon anggota pasukan khusus.


Setsu dan Zifa memilih mengikuti pelatihan militer dengan alasan dendam kepada para predator yang telah menghancurkan kehidupan mereka. Walau pun untuk beberapa hal Setsu menginginkan Zifa hidup normal tanpa perlu bertaruh nyawa.


Zifa jelas menolak keinginan Setsu meskipun itu demi kebaikannya, dia tidak memiliki tujuan lain, hidup normal hanya kepasrahan untuk menerima kenyataan, sedangkan hatinya menaruh dendam yang sama seperti Setsu kepada para predator.


Tanpa perlu lagi saling bertengkar dan Setsu benar-benar paham atas sikap keras kepala dari Zifa, hingga keduanya pun berada di satu kelompok pasukan militer khusus bernama Raynor Avya (Prajurit kuat dan abadi) bersama dengan Askar.


Di dalam kelompok Raynor Avya, Setsu dan Zifa adalah teman pertama yang benar-benar dekat dengan Askar, mengajarkan banyak hal tentang kehidupan dan ikatan saudara layaknya keluarga.


Dunia militer memang keras dan kejam, tidak hanya soal pelatihan saja, tapi pertarungan melawan predator atau sesama manusia yang coba mencari mengusik kedaulatan negara sama dengan bertaruh nyawa. Siapa pun yang mengambil jalan ini, sudah siap dalam segala kemungkinan terburuk, tapi Setsu selalu melindungi Zifa, dia melakukan banyak hal agar Zifa bisa bertahan.


Sebuah bukti nyata tentang perasaan Setsu kepada Zifa, bahkan semua orang yang mengenal mereka benar-benar sadar jika perhatian dari Setsu menunjukan rasa cinta begitu tulus. Tapi takdir berkata lain, ketika terjadi sebuah serangan besar hingga Zifa harus kehilangan nyawa, saat itulah Askar sadar bahwa dia telah kehilangan seseorang yang berharga di dalam kehidupannya.


Askar ingat, diatas pusara kematian yang menguburkan jazad Zifa, Setsu berdiri tanpa bergeming, untuk waktu lama dia tidak beranjak pergi, hanya diam dan sendirian. Hingga Askar datang dan coba membuat perasaan Setsu agar menjadi lebih baik. Tapi sebelum Askar bicara, Setsu berkata...


"Aku ingat malam terakhir sebelum Zifa tewas, aku mengatakan perasaan yang aku simpan selama ini, tapi apa kau tahu jawaban yang aku dapat."


Askar diam dan tidak berani bertanya atau membalas perkataan Setsu, ketika melihatnya berbalik, tatapan mata kosong penuh penyesalan dan keputusasaan dia tunjukan.


"Dia tidak benar-benar menganggap bahwa perasanku selama ini adalah cinta, aku hanya menjadikan dirinya sebagai pengganti adikku yang telah meninggal."

__ADS_1


"Aku tidak mengerti kenapa kau mengatakan hal ini kepadaku."


"Karena saat itu, ketika malam terakhir dia bersama kita, Zifa lebih memilih pergi ke tempatmu dengan khawatir, Dan kau.... Dan kau Askar, kenapa kau tidak bisa menyelamatkan Zifa." Berteriak keras Setsu dengan tangisan.


Tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Askar, hanya diam melihat penderitaan Setsu sedangkan dirinya merasa bersalah karena gagal melindungi Zifa. Satu Minggu setelah kematiannya, Setsu memutuskan mengundurkan diri, dia pergi dari pasukan Raynor Avya untuk menjadi murid sekolah lagi.


*******


Setsu membawa Askar pergi ke ruangan di gedung yang lain, itu adalah ruang yang pernah dihuni oleh Setsu ketika masih menjadi murid sekolah Elementor. Nyatanya dia adalah ketua klub penelitian dimensi Astral, sehingga bukan hal aneh untuk Setsu berkunjung.


Tapi memang benar, jika kehadiran Setsu menjadi pusat perhatian bagi semua murid, tidak perduli mereka dari kelas Elite atau pun kelas Reguler, mengetahui bahwa Setsu datang kembali ke sekolah, sebagian besar sudah berkerumun untuk mengambil Foto.


Dengan wajah tampan dan bakat Setsu, tidak heran dia sangat terkenal seperti seorang Artis. Hanya saja perihal masa lalunya di dunia militer sangat dirahasiakan, bahkan tidak ada satu pun mengetahui, kecuali orang-orang yang berhubungan langsung dengannya.


"Aku mengajakmu bukan untuk makan, ada hal yang perlu kita bicarakan tentang alasanmu ke sekolah ini."


"Itu harusnya bukan hal penting, jadi kita bisa membicarakannya di kantin."


"Karena Roi mengatakan, jika aku harus mengawasi mu, aku pikir ada sangkut pautnya dengan Raynor Avya."


"Aku sudah keluar keanggotaan Raynor, jadi untuk apa memikirkan tentang itu."


"Banyak orang di sekitar kita, lebih baik kita masuk bicarakan itu di dalam." Setsu cukup serius ketika menyangkut masalah Raynor Avya.


Ruang klub penelitian dimensi Astral terbilang sangat mewah, memiliki banyak alat-alat canggih dan juga fasilitas yang menunjang kegiatan mereka, tidak main-main semua teknologi di ruangan ini hampir menyamai pusat penelitian Nasional.

__ADS_1


Ini semua adalah hasil dari kerja keras Setsu karena telah memberi prestasi besar bagi sekolah Elementor 3, sehingga kepala sekolah Gustav atau pun komite sekolah memberi banyak apresiasi atas keberhasilan Setsu.


Satu orang wanita berjalan mendekat dengan senyum lebar yang mencari perhatian...."Senior Setsu lama tidak bertemu, bagaimana kabar anda."


"Aku baik, bagaimana denganmu Rei." Balas Setsu yang membalas senyuman dari wanita bernama lengkap Reina.


Reina menunjukkan sikap hormat, dimana Setsu adalah sosok senior yang sangat membanggakan...."Meski tidak sehebat ketika senior ada disini, kami cukup membanggakan."


"Bagus, teruslah berambisi."


"Terimakasih senior, jadi ada keperluan anda kemari ?."


"Bukan hal khusus hanya bertemu teman lama." Jawabnya sembari menunjuk ke belakang.


"Teman ?." Reina melirik kepada seseorang dibelakang Setsu.


Melihat lelaki yang tersenyum dan melambai sebagai sapaan kepadanya, sedangkan Reina sadar bahwa teman yang disebutkan oleh Setsu adalah Murid kelas reguler.


"Reina bisa aku menggunakan ruangan lama ku untuk mengobrol."


"Tentu saja Senior, kami tidak mungkin melarang anda."


"Terimakasih." Balas Setsu dan membawa Askar masuk ke ruangan belakang.


Wanita bernama Reina itu cukup aneh untuk mendengar kata teman bagi senior Setsu, karena dia tahu, bahwa tidak ada satu pun orang yang bisa dikatakan 'teman'. Selama ini Setsu selalu sibuk dengan penelitian, tanpa pernah dilihatnya mengakrabkan diri untuk menjalin suatu hubungan.

__ADS_1


__ADS_2