DIMENSION GUARD

DIMENSION GUARD
kiamat


__ADS_3

Berlari menuju puncak gunung Merapi bukan hal sulit bagi Askar, bahkan itu bisa dia lakukan dalam 2 menit, tapi yang menjadi masalah adalah mencari keberadaan Setsu dan Sea dimana aura keduanya benar-benar dilenyapkan.


Hanya berlari sekuat tenaga menoleh ke kiri dan kanan, tidak perduli ada predator atau hal lain yang menghalangi langkahnya, semua segera dia singkirkan dengan mudah.


Tapi langit perlahan menjadi gelap, itu bukan awan mendung atau beranjak pergi matahari untuk berganti shift dengan rembulan, melainkan rembulan salah jadwal yang dimana dia datang di jam kerja matahari.


"Si*al, gerhana akan segera datang, dan aku masih belum menemukan Setsu." Kesal Askar kepada dirinya sendiri.


Dipenuhi rasa kesal, Askar melompat dan melayang di atas awan, dia awalnya tidak ingin membuka kembali kekuatan sejatinya, karena itu jelas akan menarik perhatian Craneo dan mungkin menyerangnya kembali.


Hanya saja Askar diburu oleh waktu, jika sampai gerhana penuh telah terbentuk dan Setsu telah siap dengan tujuannya, maka batas tiga dimensi yang terpisah dari dunia manusia akan melemah, saat itu juga Setsu bisa menghancurkan pembatas antara ketiga dimensi.


Pembukaan segel ilahi : langit tingkat tiga...


Tubuh Askar mengeluarkan aura merah kental yang membumbung tinggi ke atas langit, mengarahkan tangan ke bawah, dan sebuah kubah merah menutupi seluruh gunung Merapi dalam sekejap.


"Hancurlah semua kekuatan dengan kehendak mutlak atas pemilik takhta sang penjaga dimensi." Ucap Askar.


Sekilas, pecahan kemampuan khusus dari segel ruang terlihat di satu wilayah gunung Merapi bagian barat, tidak ada yang perlu diragukan karena aura milik Setsu dan Sea muncul setelah segel itu dihancurkan.


Tanpa perlu menunggu lama, Askar melesat turun ke bawah, dan dalam sepersekian detik itu, dia berada di sebuah kuil kuno dengan Setsu yang siap meletakan Dimensional Cube ke satu tempat di tengah-tengah ruangan kuil.


"Setsu berhenti..." Teriak Askar dengan tegas.


"Sungguh kemampuan mu diluar perkiraan ku, kau dengan cepat mengejar sampai ke tempat ini dengan mudah." Balas Setsu yang sedikit tersenyum saat mengetahui Askar ada dibelakangnya.


"Setsu apa kau tahu, apa yang ingin kau lakukan adalah tindakan berbahaya." Ucap Askar.


"Tentu saja aku tahu."


"Kau akan membuka segel pembatas ketiga dimensi, dan itu akan membuat dunia manusia ini menjadi kacau."

__ADS_1


"Aku tidak perduli, bahkan jika Para predator akan memusnahkan dunia, aku hanya berharap Zifa kembali dalam hidupku...." Balas Setsu.


"Tidak akan aku biarkan..."


Belum sempat Askar bergerak menghentikan Setsu memasukkan Dimensional Cube, sesosok roh astral datang dan berada di hadapan Askar secara tiba-tiba.


Kepulan asap hitam mengurung Askar dalam kegelapan pekat, ini bukan kemampuan biasa yang dimiliki oleh makhluk astral tingkat rendah, dimana Askar bisa merasakan ada tekanan kuat yang memaksa Energinya menjadi lemah.


Askar memaksimalkan Tenaga dalam dan menghancurkan asap hitam yang menyelimuti dirinya. Makhluk astral ini tidak berniat menyerang, melainkan mengukur waktu sampai Setsu menyelesaikan tujuan. Dan memang benar, ketika Askar berhasil Keluar, Setsu sudah meletakkan Dimensional Cube di dalam kuil. Tiang cahaya biru melesat lurus ke angkasa.


Tidak hanya satu, tapi ada tujuh tiang cahaya yang tersebar di seluruh dunia saling terhubung satu sama lain. Askar merasakan ketidaknyamanan ketika melihat retakan besar muncul.


Satu titik yang berada di puncak gunung Merapi, membuka retakan dan menjalar ke segala arah, dimana dari ujung cakrawala bagian barat, retakan yang sama pula muncul untuk saling bertemu.


Meski dengan satu kesempatan dia bisa membunuh Setsu, tapi terbukanya segel pembatas tiga dimensi, tidak lagi bisa dia hentikan.


Askar segera melompat naik ke langit dalam kecepatan tinggi, dia tahu apa yang harus dilakukan, menyebarkan energi super besar ke langit, membentuk satu lapisan dinding energi yang menutupi retakan dimensi.


Tapi tujuan Askar seakan diketahui oleh Setsu, dia pula mengikuti Askar untuk terbang ke atas dan melepaskan satu serangan pedang yang menghujam tepat di bagian perut.


Tidak bisa dihentikan, ketika dua tangan sibuk menahan retakan, pertahanan tubuh Askar menjadi lemah dan cukup mudah untuk Setsu menyerang.


"Kau tidak bisa mengehentikan ku Askar." Teriakan keras Setsu berusaha menjatuhkan Askar.


"Hentikan Setsu, kau harus tahu dunia kita dalam bahaya jika mereka sampai masuk."


Setsu menunjukkan tatapan mata serius...."Aku tidak perduli !!!."


Askar kehilangan konsentrasi dengan rasa sakit dari Setsu dan menjaga kestabilan energi super besar yang dia keluarkan, Setsu berhasil menghentikan tindakan Askar dan memecah lapisan pelindung itu.


Ketika pembatas tiga dimensi benar-benar lenyap, maka semua akan utuh, tidak perduli gerhana berakhir, ketiga dimensi akan terbuka lebar untuk semua makhluk dari dimensi luar memasuki dunia manusia.

__ADS_1


Sebuah tangan besar hitam bersisik dan kuku panjang memaksa keluar dari retakan dimensi, memecah lapisan pelindung milik Askar, merobeknya hingga terkikis sebagian.


Itu menjadi jalan masuk bagi para makhluk predator, termasuk sosok pemilik dari tangan yang mampu menghancurkan kekuatan Askar.


Satu kehadiran luar biasa dengan tubuh besar jatuh ke tanah, wujud setara dengan gunung Merapi, meraung keras hingga langit bergetar hebat.


Segel pembatas tiga dimensi telah dihancurkan.


Di sisi lain....


Mata semua orang tertuju ke atas langit, mereka menyaksikan begitu banyak predator berjatuhan, ribuan makhluk memasuki dunia manusia, dan tidak bisa dipungkiri ini adalah pemandangan penuh ketakutan bagi siapa pun.


Kini muncul dua planet lain yang bersebelahan dengan dunia manusia, sejak awal kedua tempat ini terpisah oleh pelindung, tapi sekarang tidak ada yang bisa menghentikan pasukan predator dalam melakukan serangan besar ke dunia manusia.


"Ini kiamat, para makhluk itu akan membunuh kita semua."


"Bagaimana mungkin kita melawan predator sebanyak ini."


"Sepertinya mustahil, kematian seakan datang menghampiri kita sekarang."


Orang-orang menunjukkan wajah keputusasaan, dimana ada sesosok makhluk yang berjalan mendekat dengan niat membunuh.


Untuk sepintas bayangan tentang kematian tidak bisa mereka lepaskan, hanya berdiri pasrah tanpa tahu harus berbuat apa.


Tapi tepat sebelum predator menyerang, sebuah kekuatan energi tenaga dalam menghempaskan tubuh makhluk besar itu jatuh.


"Apa yang kalian semua lakukan, jangan pasrah menunggu kematian datang, kita harus melawan, meskipun kesempatan untuk hidup adalah mustahil." Teriakan seseorang membangunkan mereka dari lamunan.


Dia adalah sosok lelaki bertubuh besar kekar dengan semua lencana kehormatan yang berbaris rapi di depan dada. Komandan Zam, selaku pemimpin pasukan khusus Raynor Avya.


Secara khusus Askar lah yang meminta bantuan kepada Komandan Zam untuk mengerahkan seluruh pasukan, dan memang keputusan itu tepat.

__ADS_1


"Jangan anggap ini berakhir, manusia sudah bertahan hidup untuk Tiga ribu tahun dari mereka, dan kita harus berjuang sekali lagi." Teriakan komandan Zam membawa banyak pasukan yang bergerak dari belakang.


__ADS_2