DIMENSION GUARD

DIMENSION GUARD
Pujian


__ADS_3

Craneo adalah pimpinan dari pasukan pemberontak yang melakukan kudeta atas kepemimpinan tuan tanah dari klan Mataram.


Dia membawa orang-orang yang memiliki tujuan sama, karena merasa kekuasaan dari klan Majapahit terlalu mendominasi dan tidak memberi kebebasan bagi mereka.


Memilih waktu yang tepat ketika tuan Susuhunan Prabu Anyakra dan Wira Panatagama pergi dalam panggilan para ketua klan kerajaan kuno. Di saat itulah Craneo melakukan penyerangan dan bermaksud menyandera keluarga klan Mataram sebagai tuntutan dari kelompok pemberontak.


Craneo memiliki kemampuan yang bisa mengendalikan siapa pun ketika energinya memasuki tubuh mereka, ya dengan kekuatan itu dia mengumpulkan pasukan dari para predator untuk digunakan sebagai bala tentara.


Dengan kehadiran Craneo itulah, klan Mataram hampir runtuh dan hancur oleh serangan pasukan predator yang berada dalam kendali energinya.


Tapi anggapan bahwa tujuannya telah berhasil saat menghancurkan kediaman klan Mataram, satu sosok datang, dia adalah Askar yang secara khusus diminta oleh Susuhunan Prabu Anyakra dan Wira Panatagama membebaskan keluarga Mataram dari penyanderaan.


Tidak ada yang bisa menghentikan Askar, bahkan dua puluh predator tingkat tinggi musnah dalam hitungan menit, tanpa memberi sedikit pun luka.


Craneo berhasil di tangkap, para pasukan pemberontak yang ikut ambil bagian dalam serangan kepada klan Mataram pun dilumpuhkan. Tapi nyatanya sebagian besar dari mereka berada dalam kendali Craneo yang mencuci otak demi memperbanyak pasukan di pihaknya.


Hanya saja, hukuman yang Craneo dapat seakan berbanding terbalik dari perbuatannya, empat tahun masa penjara atas tuntutan penyalahgunaan kekuatan untuk melanggar undang-undang Elementor.


Dan sekarang, Craneo hadir kembali setelah dia dibebaskan dari penjara, ini bisa dikatakan sebagai pembalasan dendam kepada Askar karena menghancurkan rencananya.


Membawa pasukan yang jauh lebih kuat dari serangan di klan Mataram, sepuluh predator tingkat tinggi dan lima predator tingkat Unknown.


Jika predator tingkat tinggi saja sudah menyamai tiga anggota Raynor Avya, dan untuk melawan satu predator tingkat Unknown, di butuh sepuluh anggota pasukan Raynor Avya.


Secara khusus predator tingkat Unknown tidak semua memiliki tubuh besar, ada pula yang menyerupai sosok manusia memiliki tanduk dan ekor.


"Lima tahun berlalu Askar, aku akan membayar hutang ini." Ucap lelaki bertopeng tengkorak penuh emosi meluap.


"Aku tidak merasa pernah meminjam apa pun darimu." Jawab saja oleh Askar dengan santai.


"Hutang dari dendam, kau harus membayarnya."


"Sungguh bodoh sekali, kau masih memikirkan kejadian di masa lalu, itu hanya akan membuatmu menyesal." Askar memberi sedikit nasihat.


Tapi senyum Craneo jelas tidak terpengaruh oleh nasihat Askar...."Kau lah yang akan menyesal Askar.... Xa Ou Duna, bunuh semua orang yang ada di tempat ini."


Itu adalah nama-nama yang Craneo gunakan kepada para predator untuk memberi perintah, dan semua makhluk itu mulai bergerak.


Askar tidak bisa membiarkan para predator mengamuk, karena di tempat ini masih banyak murid-murid sekolah Elementor yang terjebak.


Dalam satu lompatan, tubuh Askar cepat berpindah ke satu predator yang jelas mengarahkan serangan ke tempat murid di sekitar tempat mereka. Dan Askar tidak perlu menahan diri, dimana sekumpulan energi merah gelap terkumpul di telapak tangan yang langsung dilepaskan menuju satu predator.


Ledakan energi merah menyala terang menyelimuti seluruh tubuh predator yang mungkin besarnya sampai 15 meter, energi merah dari Askar menelan predator dan lenyap tanpa sisa.


Berpindah ke predator lain, Askar sudah mengangkat tangan kanan yang bersiap dalam serangan selanjutnya, tapi sebuah jeritan keras dari suara Sea membuat perhatian Askar teralihkan.


Ya ada predator lain mengejar senior Silka dan Sea, Askar memfokuskan energi dalam satu bola merah yang dia lepaskan menuju tempat predator untuk menyelamatkan keduanya.


Kekuatan Askar jelas memiliki daya hancur luar biasa, predator itu hancur dengan tubuh berlubang.


Tapi di sisi lain, predator dalam kendali Craneo melakukan serangan yang membunuh beberapa murid sekolah lain, satu langkah terlambat karena dia lebih memprioritaskan Sea.


"Kau sepertinya sudah lebih menyerupai manusia Askar, terikat emosi kepada wanita." Craneo Berkata sebagai cara mengejek.


Ini jelas berbeda, dimana saat melawan Craneo di klan Mataram, semua orang sudah mengungsi, sehingga Askar tidak perlu merasa khawatir.


"Itu bukan urusanmu." Askar merasa kesal dan menyerang ke arah Craneo.


Hanya saja dua predator tingkat Unknown tidak tinggal diam, mereka dikendalikan untuk menjadi penjaga Craneo, bergerak cepat menghentikan langkah Askar.


Meski separuh tubuh kedua predator tingkat Unknown hancur, kemampuan regenerasi spesial dari predator mengembalikan ke wujudnya semula.

__ADS_1


Terlebih lagi, Askar pun tahu, Craneo tidak selemah itu untuk kalah jika hanya bertukar satu dua pukulan, ditambah lima predator tingkat Unknown yang menjaga. Serangan Askar akan mudah dihentikan oleh mereka.


Askar tidak bisa begitu saja membuka kekuatan penuh dari tubuhnya, karena kekuatan sejati yang terlalu besar akan membebani tubuh, sehingga kehancuran wilayah sekitar tidak terelakkan.


Lima predator tingkat Unknown bergerak secara bersamaan, melepaskan kekuatan energi yang mengarah lurus ke tempat Askar. Satu tangan coba menangkis, benturan energi predator dan energi merah gelap milik Askar saling beradu.


"Lenyap lah...." Ucap Askar.


Dengan kemampuan khusus 'cessation of existence' membuat kekuatan serangan predator pecah, tapi ini tidak bisa bertahan lama, hanya dalam beberapa detik, Askar mengambil kesempatan untuk bergerak maju.


Telapak tangan menyala energi merah, dimana dia letakkan ke tubuh satu predator dan melebur tubuh mereka setelah dilumat habis oleh cahaya merah itu.


Satu-satunya cara mengalahkan predator pemilik kemampuan regenerasi super, adalah menghancurkan secara menyeluruh tanpa menyisakan satu bagian tubuh.


"Omen keluarlah..." Askar membuka segel pemanggilan makhluk astral.


Muncul pula seekor kucing dari belakang punggung Askar. Omen melompat ke atas, berubah wujud menjadi makhluk lain yang besar. Membuka mulut dan melahap satu predator secara utuh.


Dengan memanggil makhluk astral, pertarungan Askar menjadi lebih mudah, dia bisa menyerahkan para predator kepada Omen dan memfokuskan diri melawan Craneo.


Tanpa halangan apa pun dari para penjaga, Askar melompat cepat dengan sebilah pedang merah yang muncul di telapak tangan.


Satu ayunan pedang siap memotong kepala tengkorak itu, walau masih mampu melakukan gerakan menghindar, Askar tidak melepaskan Craneo begitu saja.


"Aku tidak akan mengampuni mu." Tegas jawaban Askar yang siap menyerang.


Pedang Askar mengeluarkan cahaya merah yang bergerak lurus, memang tidak tepat memotong kepala Craneo, tapi tepat sebelum dia menghindar, satu lengan terputus oleh serangan Askar.


"Sial, kau memang sangat sulit untuk dikalahkan." Ucap Craneo yang menutupi lengan penuh darah.


"Karena tidak ada ceritanya, seseorang yang ingin berbuat jahat akan menang." Balas Askar dengan tersenyum.


"Kau...." Askar terkejut untuk kemampuan regenerasi yang menyerupai predator tingkat Unknown.


Tanpa persiapan untuk menghindar, Askar menerima kekuatan Craneo dengan satu tangan kiri, terdorong mundur hingga beberapa meter, bola ungu meledak di telapak tangan.


Kulit Askar melepuh seperti terbakar, tapi itu adalah efek pelebur dari energi ungu, jika Askar tidak memiliki ketahanan tubuh yang jelas berbeda dengan manusia biasa, tentu tidak hanya tangan, tapi seluruh tubuhnya sudah musnah tanpa sisa.


"Kau benar-benar tidak layak dipanggil sebagai manusia." Berkata Craneo yang tatapan serius.


"Harusnya aku yang mengatakan itu kepadamu, kau telah menggabungkan diri dengan tubuh predator." Balas saja Askar membalik ucapan Craneo.


"Kau tahu, aku melakukannya, hanya untuk mengalahkan mu, tapi aku sadar, kekuatan predator tingkat Unknown sekali pun masih belum cukup melawan monster seperti mu Askar." Craneo jelas tidak bertindak bodoh tanpa rencana, tapi sayangnya menggunakan rencana apa pun saat melawan Askar hasilnya akan percuma.


"Lebih baik menjadi monster berhati manusia, dari pada kau yang tidak mirip manusia dan juga tidak mirip juga dengan monster, kau seperti benda kuning mengambang di dalam ******." Askar cukup lihai untuk mengejek.


"Aku menganggap perkataan mu itu sebagai pujian."


"Dan pujian ku ini adalah hal terakhir yang akan kau dengar."


Askar tidak mau lagi menahan diri, satu tangan diarahkan maju ke depan, mata menyala merah dan kobaran aura terpusat di dalam tubuh.


Pembukaan segel ilahi : langit tingkat tiga...


Aura itu meledak hebat menjulang tinggi ke atas langit, mengubah semua menjadi merah, dan Craneo yang melihat tahu bahwa kekuatan Askar kini bertambah puluhan kali lipat lebih besar.


Satu predator tingkat Unknown yang lepas dari penjagaan Omen bergerak cepat untuk menyerang Askar, tapi hanya dengan satu tatapan mata, tubuh predator terhenti, raungan keras menggema ke segala arah, dan secara langsung hancur tanpa perlu Askar sentuh.


Begitu pula ketika Craneo melakukan serangan kembali, dua bola energi ungu gelap dia lepaskan ke tempat Askar, tapi belum sempat menyentuh tubuh, ada sebuah lapisan energi yang saling berbenturan.


Bola energi pun lenyap seketika, ini sudah membuktikan bahwa hanya dengan energi yang meluap dari tubuh Askar, sudah cukup menghancurkan segalanya tanpa perlu bergerak.

__ADS_1


Dan hanya satu langkah sosok Askar sudah berdiri di hadapan Craneo, menangkap lehernya yang kemudian dia angkat ke atas.


"Hidupmu akan aku akhiri...." Ucap Askar dengan tatapan mata berwarna merah tajam.


Tapi tepat sebelum kekuatan energi Askar menghancurkan kepala Craneo, ada kekuatan yang melingkar dalam ruang transparan, tempat Craneo hilang, dia di selamatkan oleh kekuatan ruang.


Askar menoleh kebelakang tepat dimana seseorang yang telah mengeluarkan kekuatan ruang dan menyelamatkan Craneo.


Seseorang datang dan berteriak.... "Askar, berhenti, jika kau memcoba bergerak, maka Sea pun akan aku bunuh."


Setsu sudah bersiap dengan sebilah pisau yang menyentuh kulit leher Sea, Askar pula bisa melihat bahwa Setsu serius melakukannya. Askar tidak bisa membayangkan jika Setsu, temannya sendiri menunjukan hal buruk kepada Sea.


"Segel kembali kekuatan mu itu." Perintah Setsu.


Tanpa bisa Askar tawar menawar, dia pun menuruti apa yang di inginkan Setsu, semua energi merah dari dalam tubuh menyusut perlahan dan hilang.


Setsu melangkah semakin dekat dengan membawa Sea yang ada dalam penyanderaan, Setsu membawa Sea ke hadapan Askar, dia tidak bisa melawan, dimana nyawa wanita yang sangat berarti untuknya, berada dalam garis hidup dan mati.


"Apa yang ingin kau lakukan dengan semua ini." Ucap Askar.


"Kau pun harusnya tahu Askar, aku ingin mendapatkan kembali hal berharga yang telah lenyap dari hidupku."


"Zifa tidak ingin melihat mu melakukannya." Askar coba berbicara dengan baik-baik.


Tapi dilayangkan satu tendangan ke wajah Askar, emosi Setsu meluap dan menjawab ..."Apa yang kau tahu tentang Zifa, kau hanya memikirkan dirimu sendiri, bahkan kau tidak menangis saat pemakamannya, kau monster, kau tidak memiliki perasaan."


Satu predator yang tersisa, menangkap tubuh Askar dan menguncinya agar tidak bisa bergerak. Dan di sisi lain pula Craneo tertawa terbahak-bahak.


"Dulu aku melihatmu seperti sosok eksistensi tidak terkalahkan, monster berwujud manusia, tapi nyatanya sebuah hubungan memang mampu mengubah hidup seseorang, dan kau telah termakan oleh emosi sebagai seorang manusia, Askar." Ucapnya seakan senang melihat Askar dengan mudah di hentikan.


"Bagaimana bisa kau bekerja sama dengan makhluk seperti dia."


"Kau tidak akan tahu, bagaimana sulitnya mencapai tujuanku, hanya dengan bantuan Craneo aku telah sampai di titik dimana tujuan ini akan menjadi nyata." Balas setsu menjawab.


Askar merasa kesal dengan semua yang Setsu lakukan, dia telah menggunakan cara kejam demi kepentingannya sendiri, bahkan rela mengorbankan nyawa orang lain tanpa perduli tentang hidup dan mati.


"Lepaskan Sea.... Setsu !!!!."


"Jangan bergerak, atau sea akan tewas." Ancam Setsu.


Tapi kehadiran Setsu memang memiliki tujuan, dimana satu buah belati melayang lurus menuju dada Askar, menusuk tepat ke jantung, membuat tubuh Askar jatuh berlumuran darah.


"Apa dia sudah mati ?."


"Askar tidak akan mati meski jantungnya sudah di tusuk."


"Kalau begitu, aku akan membawanya, dan memberi penyiksaan untuk melampiaskan emosi ku." Ucap Craneo begitu senang.


"Lakukan apa pun yang kau mau." Setsu pun tidak perduli.


Belum sempat Craneo mengambil tubuh Askar, seorang wanita menampakkan diri, dia menghujamkan satu pedang yang menusuk ke tubuh Craneo.


Sesaat itu juga, Askar lenyap dari hadapan mereka, wanita yang tiba-tiba saja muncul mengambil tubuh Askar dengan cepat.


Dengan kesal Craneo membanting pedang yang tertancap di tubuhnya...."Apa-apaan ini, siapa wanita itu Setsu."


"Entahlah." Santai Setsu menjawab.


"Kita harus mendapatkan Askar kembali."


"Kerja sama kita sudah berakhir, aku hanya membantu mu untuk melumpuhkan Askar, dan aku sudah melakukannya, jadi kau cari saja sendiri." Balas Setsu yang berjalan pergi meninggalkan Craneo dan membawa Sea bersamanya.

__ADS_1


__ADS_2