DIMENSION GUARD

DIMENSION GUARD
Dimensi astral


__ADS_3

Setsu melihat satu kesempatan setelah Askar jatuh, termasuk kehadiran para predator yang mulai turun dari pembatas antara ketiga dimensi.


Melompat tinggi dan mengangkat kompas nirwana yang dia pegang, cahaya ungu bersinar membuka sebuah lingkaran dimensi dan saling terhubung ke tempat tujuan lain.


Askar hanya bisa melihat ketika Setsu menerobos gerbang dimensi, dimana saat ini dia tidak bisa bergerak setelah mendapat hantaman keras dari satu sosok predator yang keluar.


Itu bukan sembarang, sangat jarang bagi Askar mendapat satu serangan kuat hingga melukai tubuhnya, kemampuan Recovery mulai menyembuhkan Askar, tapi cukup banyak predator berkumpul dan mendekat.


Dan diantara semua predator yang datang, ada satu kehadiran makhluk dengan kekuatan tidak biasa, bahkan jika harus dibandingkan predator tingkat Unknown, kekuatan makhluk itu mencapai seratus kali lipat.


"Tiga ribu tahun aku menantikan hari ini, dunia yang layak untuk menjadi tempat kami hidup." Gelegar suara satu makhluk predator terkuat membuat siapa pun merasakan ketakutan.


Askar bisa merasakan sensasi tekanan aura tidak biasa yang muncul dan menyelimuti langit dengan warna abu-abu, satu langkah kaki menggetarkan seluruh gunung Merapi.


Tapi pandangan mata makhluk besar itu mengarah kepada Askar, dia pula bisa merasakan sensasi aura akrab yang untuk waktu lama tidak dia temui.


"Apakah ini sebuah takdir, penjaga dimensi datang untuk menghentikan rencana ku lagi." Ucap makhluk itu keras.


Tanpa basa-basi atau sekedar salam perkenalan untuk pertemuan yang mereka lakukan, sosok unknown itu hendak mencengkeram tubuhnya. Cepat Askar menghindar, melompat jauh ke belakang dan berusaha mempercepat pemulihan semua luka.


Mata Askar menatap tinggi ke atas langit, tubuh makhluk unknown itu jelas lebih besar dari gunung Merapi, terbayang seberapa kuat energi yang terpancar hingga membuat seluruh cakrawala menjadi gelap.


Titik cahaya terpancar di dahi Askar, goresan simbol menjalar dari atas kepala hingga kaki, termasuk kesadaran Askar bertumpuk dengan ingatan lain yang tiba-tiba saja muncul.


"Pelepasan ingatan : sang penjaga dimensi : Davendra."


Ini adalah tentang asal usul dari kehidupan Askar yang sebenarnya, ketika eksistensi sebagai sosok penjaga dimensi dibangkitkan kembali oleh tuhan sejati.


Seakan menjadi takdir yang tidak bisa dipisahkan, ketika dunia akan mengalami bencana besar dari para musuh semesta, dia datang sebagai penyelamat.


Sosok pahlawan yang muncul tiga ribu tahun lalu, menyelamatkan manusia dari kepunahan massal oleh para predator.

__ADS_1


"Azezal, penguasa dimensi Noir, raja para predator, pembangkang takdir tuhan dan pembawa bencana, apa kau datang kembali untuk mengulang kehancuran yang sama." Ucap Askar dengan sosok lain di dalam jiwanya.


"Tujuanku adalah mendapatkan dunia yang layak bagi seluruh ras predator, kami sudah bosan hidup dengan sistem kanibalisme untuk tetap bertahan hidup."


"Itu adalah hukuman yang pantas bagi kalian, karena dunia tempat kalian hidup hancur oleh perbuatan bangsamu sendiri." Ungkap Askar.


Tanah yang gersang, panas dan tandus, tanpa ada satu pohon pun hidup dalam dunia di dimensi Noir, mereka semua tidak ada pilihan lain untuk tetap bertahan hidup selain saling membunuh dan memakan bangkai sesamanya.


Tapi tidak ada akibat tanpa sebab, ratusan ribu tahun lalu, para predator tidak ubahnya seperti para manusia, dunia yang hijau dan peradaban maju. Hingga kerakusan akan kekuatan dan hidup abadi membuat mereka memulai kehancuran.


Peperangan, penindasan, dan segala macam kerusakan membuat dunia mereka sengsara, termasuk para predator ingin melawan takdir dari tuhan.


Hukuman di jatuhkan, peradaban mereka dimusnahkan, termasuk kerusakan genetik yang mengubah struktur tubuh dan membuat setiap keturunan layaknya sesosok monster.


Itu semua adalah hukuman yang harus mereka terima.


Dan Azezal adalah penguasa dari seluruh ras predator yang menempati dimensi Noir, dia mengumandangkan perang untuk bisa menguasai dimensi mortal dari ras manusia.


"Apa kau pikir hanya karena menjadi sedikit lebih besar itu bisa mengalahkan ku, bahkan sebelumnya aku mengalahkan mu hanya dengan satu tangan." Ucap Askar .


"Jangan berlagak sombong...." Azezal marah.


Hantaman tangan besar berduri jatuh dari ketinggian, mendarat tepat di atas kepala Askar, namun terhenti di saat tangan kecil itu terangkat, letuhan dua benturan energi antara Askar dan Azezal membuat lengkungan besar bawah pijakan.


Askar mendorong dan berbalik tubuh Azezal mundur satu langkah, satu hentikan jari memunculkan sebilah pedang besar keemasan seukuran Azezal. Mengayunkan tangan dan menghunuskan pedang itu untuk bergerak menyerang, Azezal menangkis dengan tangannya, berusaha sekuat tenaga agar bisa menghindar.


*******


Kini Setsu menerobos terowongan dimensi.


Tujuan Setsu adalah Dimensi astral. Di sana sangat berbeda dengan dimensi mortal atau pun dimensi noir, karena dunia para makhluk astral ini tidak memiliki bentuk, tidak memiliki daratan atau wilayah yang bisa di sentuh.

__ADS_1


Apa yang Setsu lihat sekarang hanya kegelapan, tidak tahu kiri atau pun kanan, hanya melihat kompas yang menunjukan arah untuk Setsu bergerak mengikuti.


Sebuah tempat dimana sebagian jiwa para pemilik perjanjian dengan roh astral tersimpan dan menjadi penghuni di dalamnya. Meski begitu, ingatan dari para jiwa dari hidup masa lalu mereka sudah lama hilang dan hidup mereka saat ini adalah untuk mengabdi dengan ratu Astral.


Sekian panjang langkah kaki menelusuri, Kompas nirwana telah berhenti bergerak dan menunjuk ke arah bawah.


"Jadi di sini...." Tanpa ragu sedikit pun Setsu mengeluarkan satu buah pisau dan menusuk ke depan.


Pisau itu menembus kegelapan, retakan demi retakan terbentuk dan pecah hingga pandangan mata yang awalnya hanya melihat kegelapan kini berubah menjadi ruang putih seluas cakrawala dan partikel-partikel cahaya melayang disekelilingnya.


Wilayah para makhluk astral.


Hingga sebuah titik cahaya besar berwarna kuning keemasan muncul di atas kepala Setsu. Wujudnya berubah menjadi seorang wanita besar dengan wajah samar-samar di penuhi cahaya warna-warni.


"Anak manusia, ada tujuan apa kau datang ke dimensi astral ini." Tanya titik cahaya itu.


"Aku ingin menjemput jiwa milik Zifa." Ucap Setsu atas tujuannya.


"Perjanjian telah terjalin, Zifa menyerahkan sebagian jiwanya untuk kami, dan dia pun menerima itu. Tapi kau ingin mengambilnya kembali, apa kau memiliki harga yang pantas." Tanya sang ratu Astral.


"Aku akan menyerahkan separuh jiwa ku sebagai gantinya." Balas Setsu.


"Itu masih belum cukup." Tegas sang ratu menolak.


"Kalau begitu, ambil seluruh jiwaku, tapi biarkan aku membawa jiwa Zifa untuk keluar dari dimensi astral." Setsu coba menawar.


"Apa kau berpikir aku adalah makhluk bodoh, aku yakin kau akan pergi setelah mendapat jiwa yang kau inginkan. Bahkan hanya dengan masuk ke dimensi astral sudah menjadi kejahatan." Ratu pun tidak ingin membiarkan Setsu lepas.


Tapi dalam percakapan itu, dunia dimensi astral berubah gelap, tangan-tangan hitam muncul dari atas langit dan menangkap tubuh milik ratu Astral.


Dan sebuah mata terbuka, itu adalah makhluk astral dengan aura gelap pekat yang coba melawan sang penguasa dimensi.

__ADS_1


__ADS_2