Fake Face

Fake Face
29


__ADS_3

mereka pun latihan disana, hingga hari tiba, dimana semua persiapan untuk show nya, semua sibuk, termasuk Jira dan staff lainnya


Jira keluar bersama beberapa kameramen yang lain untuk menyunting dari bawah panggung, dan pekerjaan dimulai..


semua berjalan lancar hingga 2 jam acara selesai, bangtan turun kebelakang panggung dan tidur untuk beristirahat, Jira menghampiri Hoseok lalu menyentuh lengan Hoseok


Hoseok yang sudah sangat kelelahan seketika menyentuh tangan Jira yang hangat, ia pun meminta agar Jira tetap disitu dulu bersama nya sambil tidur, Hoseok sambil merangkul Tengan Jira


Jira tau kebiasaan Hoseok, saat tidur, ia selalu meminta agar member lain mengusap rambutnya, dan saat Jira menyentuh rambut untuk mengelusnya, Hoseok menoleh kearah Jira dan tersenyum lebar lalu kembali tidur dipelukan Jira


setelah tidur cukup puas, Jira membangunkan Hoseok dengan lembut sembari mengusap pipi Hoseok


"yaaa, kau lihat tidak, bagaimana Jira membangunkan Hobi hyung? lihat perhatikan" gerutu Jungkook


"apa jekey?" tanya kameramennya


"kamu membangunkanku dengan membentak, lain kali aku tidur, Jira saja lah yang bangunin" kata Jungkook


"hahah" ucap Jira yang tertawa


semua pun bersiap siap untuk lanjutkan ke fansign, fansign disana banyak yang datang, karna memang bangtan sudah mulai banyak fans


fans banyak membawa hadiah untuk bangtan, bagian staff menyiapkan untuk kotak besar untuk tempat meletakkan beberapa barang hadiah dari fans bangtan


selepas acara fansign itu, bangtan kembali ke hotel untuk istirahat sementara staff membersihkan tempat yang tadi dipakai fansign, dan membereskan semua kotak berisi kado kado pemberian army


malamnya.. semua berkumpul di satu ruangan kamar milik Namjoon dan Taehyung, mereka mengobrol bersama tentang sisa 2 hari disana


"jadi besok gimana?" tanya Taehyung


"jadi kita jalan kan?" tanya Jungkook


"oh ya jadi lah ya" kata semua disana


mereka merencanakan jalan bersama besoknya, tak lama Kwan membawakan beberapa kotak besar yang berisikan kado kado dari fans kemarin fansign


"bangtan, ini perkotak milik kalian ya, ada nama dikotak nya" kata Kwan


"waaah iya, sini aku mau pilih pilih" kata Seokjin


mereka membongkar masing masing kotak miliknya, lalu melihat beberapa barang disana


"Jiraa" teriak Seokjin


"yeeah oppa" kata Jira

__ADS_1


"ini lihatlah, wooh snack, kita sering beli ini kan, ada dua, kita bagi"


"boleh, waah asik ini"


beberapa member lain masih sibuk dengan barang mereka sampai akhirnya Hoseok mendapatkan sebuah boneka tangan lucu berbentuk crab


"Jiraaa, wooah, lucu" kata Hoseok


"ahh iya, aku suka crab" kata Jira


"tapi kecil, ini boneka gantungan kunci, tapi yaudah ini deh buat kamu"


"boleh buatku? nanti fans mu marah?"


"ahh tidak ada yang tau juga kok yang mana fans ku yang kasih, aku juga buat apa" kata Hoseok


semua member yang sibuk memilih, mereka memberikan kesempatan juga para staffnya memilih barang mana mereka ingin miliki


semua staff disana mengambil setidaknya dua hingga tiga barang karna terlalu banyak juga itu karna setiap member setidaknya dapat hadiah 15-20 barang


malam berlalu, semua kembali kekamarnya masing masing, saat Jira masuk kamarnya, ia melihat 3 staff yang satu kamar dengannya sudah siap siap tidur, sementara Jira sendiri belum bisa tidur


karna tidak bisa tidur itu, ia teringat ibunya kemarin menelfon, jadi membuatnya kepikiran, ia kasihan juga ketika ibunya mengatakan rindu, tapi bagaimana lagi kesibukannya kini sudah berbeda


ia teringat juga ada surat dari Tarasha yang dititipkan kepada Sung gun kemarin, dan akhirnya ia membacanya


inilah semua alasan mengapa Tarasha selalu melarang Sung gun menemui anaknya, tapi sang anak sudah besar, dia tidak bisa membuat tahanan untuk tidak menemui ayahnya


tak lama ia membaca itu tiba tiba ada suara ketukan pintu kamarnya, ia pun mendekatinya dan membuka ternyata itu adalah Jimin


"Jiminie?" sapa Jira


"iya, aku tidak bisa tidur Jira, semua nya sudah tidur, makanya aku coba disini kekamu"


"ahh"


"semua tidur ya? kamu kok belum tidur?"


"iya tidur semua, aku gak tau belum ngantuk"


"keluar yuk, jalan"


"jalan malam gini? diluar dingin" kata Jira


"iya duduk duduk saja lah di sofa lobi apartemen atau duduk di bangku bangku depan apartemen"

__ADS_1


"yaudah deh ayo"


Jira mengambil jaketnya lalu memakainya dan keluar, sesampainya di bangku luar apartemen, mereka duduk di teras milik apartemen yang dijadikan kebun disana


terlihat sangat cantik dengan tambahan penataan lampu lampu disana..


"Jiraa" kata Jimin


"yeeah"


"tipe pacar kamu seperti apa?" tanya Jimin


"emm seperti apa ya? aku gak pilih pilih sih"


mereka membahas tentang percintaan mereka, Jimin juga menceritakan dimasa lalu nya tentang ia juga pernah di disakiti karna cinta


pernah di hianati oleh gadis yang di cintainya membuat ia juga harus memilih milih lagi untuk mencari gadis yang dia inginkan


semua hal mereka ceritakan bersama, karna memang tidak ada hal percintaan dimasa lalu yang bisa diceritakan oleh Jira karna ia belum pernah sama sekali berurusan dengan cinta


lama kelamaan, suasana dingin semakin terasa, Jimin yang hanya memakai baju tipis dan hanya dengan jaket kain tipisnya tetap merasa kedingian


ia ingin memeluk Jira tapi takut jika Jira marah, tapi tangan kiri Jimin mendekati tangan kanan Jira dan mulai menyentuhnya


Jira melirik kearah Jimin yang ternyata kedinginan, Jira pun menarik tangan Jimin untuk ia genggam


"dingin ya, aku genggam tanganmu biar kamu gak kedinginan" kata Jira


"emm" ucap Jimin tersenyum kearah Jira


Jira membiarkan Jimin menggenggam kedua tangannya agar merasakan hangat, tapi Jimin merasa benar benar kedinginan


"adduuuh rasanya kenapa semakin dingin" kata Jimin


"dingin, kamu pakai jaket ku ya, jaketku tebal, dan besar juga kok, muat dipakai kamu" kata Jira


Jira membuka jaketnya dan memakaikan kepada Jimin tapi setelah Jimin memakainya, Jira langsung memeluknya dari depan sampai tangannya menyelundup di belakang punggung Jimin


"kan dipakai kamu jaketnya, aku peluk begini boleh?" tanya Jira


"iya boleh" jawab Jimin


Jimin gugup, ia takut salah tingkah, karna Jira ternyata memeluknya, padahal dari tadi ia ingin memeluk Jira,


sementara didalam hotel, Namjoon yang bangun melihat Taehyung dan tidak ada, karna ia sekamar dengan Taehyung dan 2 staff lainnya

__ADS_1


Namjoon mencari keberadaan Taehyung di kamar sebelah, ternyata ada dan tidur bersama Jungkook juga 2 staff yang ada dikamar itu tersisa kamar berikutnya


__ADS_2