Fake Face

Fake Face
62


__ADS_3

disana ia mencium kening anaknya dan memeluknya karna terharu, tak lupa Jira juga membawa ibunya bertemu sang ayah di apartemen ayahnya


dan selesai semua, Jira kembali ke apartemen pribadinya untuk tidur, malamnya Jira mengundang ayah ibunya makan di restoran milik apartemennya


setelah semua berkumpul, Jira menjelaskan semuanya tentang alasannya sengaja memisahkan apartemen mereka


"Jira butuh privasi ma, pa, jadi Jira sengaja pisahkan, dan buat kalian Jira tau kalian sudah bercerai, tidak mungkin bisa dalam satu apartemen kan atau satu gedung pun" jelas Jira


"kamu jangan capek capek kerja nak, mama lihatkamu selama kerja di amerika, kerjaanmu berat, mana semua tidur kamu dan beberapa orang disana harus bekerja" kata Tarasha


"iya appa juga setuju, appa tidak mau kamu sakit, disini kamu juga sudah jarang pulang hanya karna pekerjaan mu" kata Sung gun


"appa dan mama tenang saja, Jira sudah besar kan, kalian tau aku juga bisa untuk menjaga diri"


"iya sudah"


mereka makan disana dan kembali ke apartemen mereka masing masing lagi


baik apartemen Tarasha, apartemen Sung gun dan apartemen milik Jira pribadi ada di gedung apartemen cukup berkelas dan mahal karna hanya ada 50 unit apartemen di gedung apartemen ketiganya


50 unit itu saja yang 2 sudah di ambil oleh Jira untuk orang tuanya


jadi tidak heran terbilang jika apartemen mereka termasuk mahal meskipun masih ada banyak yang jauh lebih mahal


begitupun dengan 1 gedung apartemen yang dibelikan oleh Hyun jun, juga berisikan 50 unit apartemen saja dan sekarang sudah beroperasi juga dibawa tangan Jira


hari berlalu, saat paginya Jira bangun, ia malas turun dari ranjangnya dan ia masih main hape diatas ranjangnya, seketika ia lupa jika ia ada janjian dengan Mung seong, temannya di SMP nya di korea


tapi ia malas membalasnya jadi ia meletakkan dulu hapenya dan kembali menatap kearah langit langit kamarnya sambil memikirkan banyak hal terutama tentang pekerjaannya yang melakukan hubungan terlarang yang ingin ia stop kan


tapi seketika ia teringat tentang tanggal PMS nya, ia langsung bangun dan melihat hapenya tapi sudah sebulan ia tidak menstruasi


seketika ia kuatir dengan keadaannya, ia pun mandi dan bersiap siap pergi untuk cek up kerumah sakit, setelah sampai dan menunggu antrian, tiba waktunya dia yang masuk


"silahkan duduk, atas nama Jin Ae Ra?" tanya dokter


"iya dok"


"silahkan keluhannya bisa di jelaskan"


Jira menjelaskan tentang pms nya yang tidak datang hingga terlambat sebulan, ia mengatakan pada dokter jika ia kuatir hamil, jadi tentu ia juga menceritakan tentang dirinya yang sering melakukan hubungan terlarang dengan pacarnya


dengan pacarnya ya, jadi Jira tidak menjelaskan jika lelaki yang memakainya hingga 4 orang tapi menjelaskan hanya bermain dengan 1 orang lelaki dan itu pacarnya

__ADS_1


tapi karna di sana juga sudah terbilang biasa dalam hubungan pacaran melakukan itu, jadi dokter tidak kaget dan juga tidak masalah


setelah diperiksa, lalu menunggu hasil lab, dan dokter membacanya dan menjelaskan jika Jira tidak sedang hamil


"tapi soal itu, tentang yang lainnya gimana dokter?" tanya Jira


"ini saya juga sudah cek semua, rahim anda ada dan aktif, tapi tidak ada gejala apapun tentang kehamilan, jadi bisa dikatakan mungkin anda kekurasan protein dan kalsium atau pemasukan vitamin dan lain lain jadi sedikit terlambat" kata dokter


dokter mengatakan semua jika Jira tidak hamil tapi juga tidak ada masalah dalam rahimnya yang artinya Jira memiliki rahim dan itu aktif


dokter memberikan masukan positive mungkin saja Jira hanya terlambat pms


Jira pun keluar dan dengan banyak pikiran dikepalanya, saat ia keluar ternyata ada yang melihat keberadaannya yaitu Jung sung


tapi saat mencari lagi, Jung sung sudah kehilangan arah jalan Jira dan tidak lagi menemukan Jira, tapi karna kuatir Jira pun Jung sung menelfon Jira tapi Jira tidak mengangkatnya


penasaran jadi Jung sung menanyakan kepada suster jaga di dekat sana tentang ruangan yang tadi baru dimasuki oleh Jira


"suster, saya bisa tanya?" tanya Jung sung


"iya, ada apa ya pak?"


"itu ruangan pintu itu, ruangan apa?"


"oh dokter spesialis apa?"


"dokter umum sih pak, tapi biasanya juga mengurus tentang kandungan"


"kandungan? hamil?" tanya Jung sung


"bisa juga tapi praktiknya lebih banyak kandungan tentang beberapa penyakit di perut, misalkan usus dan pencernaan lainnya sekitar perut pak"


"oh"


"ada lagi pak?"


"tidak"


Jung sung yang ada dirumah sakit itu karna kakaknya sakit pun mengetahui keberadaan Jira disana dari dokter kandungan, tadinya sempat berpikir negatif tapi setelah suster menjelaskan dokter kandungan yang dimaksud penyakit penyakit diperut saja dan dokter umum, jadi tidak lagi bernegatif


Jira sendiri yang pergi dari rumah sakit langsung pergi keapertemen nya dan kembali tidur


berpindah situasi kepada teman teman Jira sekolah yang sedang aktif di grup chat mereka tapi Jira tidak masuk ke grup, mereka membahas disana tapi karna Mung seong sudah menjelaskan Jira tidak datang karna pekerjaan

__ADS_1


sementara Kyung rae yang memegang hapenya sambil chat dengan teman temannya disana teringat jika Jira bekerja ditempat yang sama dengan kakaknya


"Kyung oppa" sapa Kyung rae


"yaaah" jawab Kyung min


"kamu kemarin ke amerika sama siapa saja?"


"ya sama orang kantor lah, kenapa?"


"Jira ikut gak? kamu kan pernah bilang satu kerjaan dengan dia?"


"oh dia? iya dia ikut" kata Kyung min


"ahh pantas saja, dia gak datang waktu reuni kita"


"memang kalian reuni kapan?"


"dua hari lalu"


"ya dia di amerika, kenapa sih?"


"enggak, soalnya reuni hanya dia gak datang, aku kuatir saja sama yang lain, takut gak ada apa apa, karna Jira gak pernah balas pesan kita di grup atau chat biasa"


"Jira di temlar kerja paling rajin jadi paling sibuk memang, pekerjaannya sangat bagus dan profesional memang"


"ahh"


dan mereka membahas tentang Jira


sementara Mung seong, teman Jira dan juga Kyung rae sedang dirumahnya juga tidak ada pekerjaan jadi on di grup chat mereka


saat santai, tak lama ia kedatangan tetangga nya juga tempat bermainnya sejak kecil tapi sayangnya tetangganya itu pindah rumah karna pekerjaan dan membuat saling sibuk sendiri


"Muuuung" sapa tetangganya itu


"astaga kamu ini?" tanya Mung seong


"yaa lah, apa kabarmu? kamu masih dirumah ini ya? kupikir kamu dimana gitu kerja atau kemana"


"dimana lagi?"


"ya kan sudah kerja kamu kan? siapa tau dimana gitu kerjanya kan gak tau"

__ADS_1


__ADS_2