
"ya mana ada kerja berapa lama juga dibighit kalau staff seperti kita ya asal dapat upah minim ya bagus" kata Donghan
mereka mengobrol disana, Donghan berjanji membantu Jira
setelah makan, Donghan memutuskan mengantarkan Jira sampai apartemen karna ia tidak tega juga tidak bisa meninggalkan Jira untuk pulang sendirian, daaan juga karna rasa penasarannya juga apartemen milik Jira itu
setelah sampai, sekedar tau saja jira berapa di gedung apartemen mana, dan Donghan lanjut pergi
sesampainya dirumah, ia duduk dulu santai sambil memikirkan apa yang dikatakan Jira atas pengakuannya tadi
ia berpikir, Jira bilang pernah melakukan itu bersama Judae yo, sementara Donghan tau Judae yo hanya memakai 1 gadis dan itu gadis yang pernah ia sekilas lihat juga dirumahnya waktu itu
kembali teringat dimana ketika itu Donghan tau, Judae yo mengatakan kepadanya jika ia tidak membawanya ke hotel atau meyewa tempat lain karna membayar gadis itu mahal, dan Donghan langsung menyambungkan ucapan Judae yo dengan bayaran yang diterima Jira dari hyungnya
tak lama..
"hyuung" sapa Donghan
"yeeah" jawab Judae yo
"ada yang mau kubicarakan"
"soal apa?"
"soal Jira"
seketika itu Judae yo langsung meletakkan tasnya di meja makan itu dan duduk bersama adiknya disana
"ada apa dengan Jira?" tanya Judae yo
"sekarang jujur saja padaku, berapa kali kamu ajak Jira tidur?" tanya Donghan
"Donghan, apa yang kamu katakan?" tanya Judae yo
"hyung, aku sudah tau semuanya tentang kalian, aku tau berapa uang kamu berikan buat bisa tidur dengan Jira, sekarang jujur saja" kata Donghan
"siapa orang yang memberitahumu?"
"apa aku harus mengatakan siapa orang itu? bukannya tanpa aku bilang harusnya kamu tau aku tau darimana"
"apa Jira mengatakan nya semuanya?"
__ADS_1
"ya, dia yang bilang padaku, di menemui ku tadi dan mengatakan jika ia akan berhenti untuk tidak lagi menjual dirinya lagi" kata Donghan
"aku tidak mau, aku tetap akan menunggunya" jawab Judae yo
"kenapa? bukannya banyak wanita yang sama dengan profesi Jira yang lebih ahli?"
"kamu tidak tau bagaimana servis Jira, tidak akan ada yang bisa menandinginya" kata Judae yo
"yaa aku tidak tau, kamu yang tau, tapi dia sudah meminta ku membantu bicara padamu kalau dia sudah tidak mengerjakan pekerjaan itu tapi kamu terus saja memintanya"
"Donghan, gini ya, bilang sekalian sama gadis itu, aku tidak akan pergi, aku cinta sama dia karna sikap dia dan aku akan terus mengejarnya" kata Judae yo
"hyung, percuma mengejar orang yang tidak menyukaimu, dan percuma memasukkan cinta saat kamu tidur dengannya, karna dia hanya mau uangmu"
"tidak peduli juga aku dia hanya mau uangku tapi aku bisa memilikinya dan menikmatinya"
"jadi apa keputusanmu?"
"aku tetap menunggunya, Dong, aku itu mencintai Jira bahkan dari hubungan terlarang itu aku menjadi mencintainya sungguhan"
"tapi kalau kamu terus memaksakannya, aku yang kamu jadikan jaminan hyung, karna aku sudah bilang sama dia bahwa aku akan membantunya" kata Donghan
"kenapa kamu meyakinkan dia bisa membuatku menjauhinya? kamu tidak tau perasaanku bagaimana ke dia" kata Judae yo
Donghan mulai mengutarakan semua hal dalam hati dan otaknya tentang keluhannya bagaimana posisi nya dirumah yang hanya karna ia tidak memiliki bakat dalam bisnis dan melanjutkan usaha dari ayah ibunya membuat dia menjadi diasingkan mereka
bahkan harus mencari pekerjaan diluar tanpa bantuan mereka karna mereka hanya sibuk kepada urusan kerjaan mereka yang hasilnya bukan untuk menyenangkan dia tapi menyenangkan Judae yo
seketika itu, Judae yo tersentuh, ia mendengar adiknya mengungkapkan rasanya selama ini dipendamnya membuat tidak tega
"aku akan memikirkan tentang itu, aku berusaha bisa melupakan Jira, atas permintaan mu" kata Judae yo lanjut pergi masuk kekamarnya
"aku begini bukan benci kepadamuz atau apapun tuduhanmu kepadaku, tapi karna aku juga tidak tau bagaimana cara membagi rasa peduliku untuk hyung ku sendiri dan juga sahabatku" kata Donghan
sejak itu memang lah Judae yo mencoba meninggalkan masalah nya bersama Jira, ia tidak bisa melupakan begitu saja tapi mau berusaha atas permintaan adiknya juga
berpindah kepada Jira yang menjalani kehidupannya jauh lebih tenang karna merasa ia sudah mendapatkan hasil dari bantuan Lee donghan
saat di dorm bangtan ketika mereka baru pulang dari agenci setelah bangtan latihan dance nya untuk konsernya di salah satu kota terkenal dikorea
Jira menyapa Lee donghan yang sampai dorm juga bersamanya
__ADS_1
"Dong" sapa Jira
"ya nuna?"
"emm ini kan lepas kerjaan, aku mau bilang makasih ya, sejak au bilang minta bantuan mu, sejak itu Judae yo tidak menghubungiku lagi" kata Jira
"apa iya? baguslah kalau begitu, aku didengarkan dia"
"kamu bicara apa?
"soal itu aku tidak bisa mengatakannya nuna, tapi yang penting saja lah, kamu tidak lagi berurusan dengan hyung" kata Donghan
"iya makasih makasih Dong"
tersisa satu orang tapi beberapa hari terakhir memang Jira dan Hyun jun jarang mengobrol di chat apalagi bertemu karna kesibukan masing masing juga
sementara Jira yang sedang mengobrol dengan Rain dan Kyung min tentang persiapan kamera mereka untuk shooting bantan nanti
"Jira" sapa Namjoon
saat Namjoon datang, staff lainnya pun pergi dan membiarkan Jira bersama Namjoon mengobrol disana, dan Namjoon mengatakan jika ia sudah ada apartemen. tapi masih baru banget
"oh bagus dong? kapan nempatinya?"
"aku akan menempatinya setelah tahun ini selesai, kamu kalau main ke apartemen aku bisa kan?"
"main?"
"iya disana mengobrol bersama"
"oh bisa dong asalkan aku tida ada kerjaan kan"
"ya sama saja ma aku. orang kita kerjaan bareng"
sejak itu satu persatu member bangtan mulai mencoba kehidupannya yang baru, mereka satu persatu pisah untuk tinggal di apartemen pilihan mereka masing masing
bangtan mulai memikirkan untuk tinggal dan menetap untuk privasi sendiri tapi mereka tetap memakai dorm, hanya untuk markas saja
bahkan didorm masih ada beberapa staff yang menetap disana
hari berlalu dimana Jira yang sudah selesai urusannya, pergi bersama Namjoon untuk ke apartemen Namjoon tapi Jira mengatakan pada member lain dan staff lain jika ia hanya nebeng dengan Namjoon karna searah
__ADS_1
Namjoon bingung kenapa Jira berbohong padahal Namjoon mengajaknya keapartemen Namjoon tapi kelamaan Namjoon mulai paham atas pernyataan Jora itu agar tidak ada yang tau jika Jira akan ke apartemennya