
"astaga, appa pikir kenapa kalian, ya bilang sama dia, appa yang bilang ya"
"gak lah pa, jangan deh"
"gakpapa lah nak, atau nanti siang bilang kalau kamu mau istirahat"
"iya pa gampang"
Jira menemui Jun ji diruang tamu...
"Jun" sapa Jira
"hai Jiraa" sapa Jun ji dengan senyumannya
"ngapain?"
"gak ada, main saja"
"sendirian?"
"sama Ra yao sih, tadi yang ajak Ra yao, tapi aku jemput dia gak mau jadilah aku main kesini duluan datangnya"
"hemm"
"aku gak bawain makan pagi" kata Jun ji
"ya gakpapa lah, gak usah"
mengobrol beberapa menit disana, Jun ji mulai menggodai Jira dengan mengambil kesempatan menyentuh nyentuh Jira, tapi seketika ia kaget karna Sung gun baru akan pergi
"appa pergi ya Jira, Jun, paman tinggal pergi kerja gakpapa?" sapa Sung gun
"ahh iya paman, boleh, selamat bekerja" kata Jun ji kaget
untungnya Sung gun tidak ngeh dengan yang dilakukan Jun ji tadi, karna ia sibuk dengan hapenya dan permitan langsung pergi
baru juga pergi, didepan rumah, Sung gun melihat kedatangan Ra yao
"pamaaaan" sapa Ra yao dari mobilnya
"hai, Rayao?"
"paman pergi kerja?"
"iya, eh didalam sudah ada Jun"
"iya paman, memang janjian kok"
"oh yaudah, paman pergi ya"
"iyaa"
baru juga Sung gun akan pergi, Jun ji malah mendekati Jira dan mencoba menciumnya tapi keburu mendengar suara teriakan dari luar
"Jiraa Jiraaaaa" sapa Ra yao
membuat seketika Jun ji kembali duduk ditempatnya dengan santainya, lalu Rayao masuk dan menyapa mereka
"aku ketemu paman diluar mau pergi kerja" kata Rayao
__ADS_1
"oh, iya memang baru mau pergi kok" kata Jira
mereka mengobrol bertiga disana lalusaling sharing tentang pekerjaan masing masing, karna ada Rayao, jadi Jun ji tidak berkutik untuk mendekati Jira
hingga saat Jira pergi kedapur karna ia akan mengambil snack yang sudah ia siapkan
"tunggu ya aku ambilkan snack" kata Jira
"waah iya deh, ada sedia snack juga kamu?" tanya Rayao
"iya, sengaja, buat teman kita lah"
Jira pergi kedapur, tapi Jun ji mengikutinya, Rayao asik dengan musik di aerphonenya jadi tidak sadar jika Jun ji mengikuti Jira
saat didapur, Jira mengambil snack nya, lalu mengambil wadahnya jug untuk disuguhkan, biar lebih praktis ngambilnya kan, tiba tiba dari belakang Jun ji sudah mengembus leher Jira
"Juuun" ucap Jira kaget
"sst, bentar saja" kata Jun ji
"bentar apa?"
"ciuman, dikiiiiit" kata Jun ji
"mana ada, udahlah"
saat Jira akan pergi, Jun ji menahannya dan menahan kepalanya lalu menciumi bibirnya beberapa detik, sampai akhirnya Jun ji melepaskannya
"Juun, ih" ucap Jira kesal
"main lagi kapan?" tanya Jun ji
seketika Jira berpikir, ia mau main dengan Jun ji, untuk minta beberapa kebutuhan yang kurang lengkap saja, tersisa beberapa barang yang belum dibeli, hanya butuh untuk mesin cuci di apartemen ibunya, lalu televisi diapartemen ayahnya dan juga beberapa barang lainnya
"okeh, bisa kita main, atur saja, tapi aku meminta buat membelikan ku dulu barang buat isi isi apartemenku" kata Jira
"okeh, setuju, tulis saja di pesan pribadi apa saja kamu minta" kata Jun ji
"okeh, kita harus balik sebelum Rayao menyadari kita"
"iyaa"
Jira dan Jun ji kembali tapi Rayao belum menyadari apa apa karna masih sibuk dengan aerphonenya
setelah membawa makanan ringan, barulah Rayao melepaskan aerphone nya dan fokus mengobrol lagi dengan dua temannya itu
selang beberapa jam berlalu, sudah menunjukkan tengah siang
"Jiraa makan siang ada makanan apa kamu?" tanya Rayao
"aduh, tadi pagi, mana appa cuma buatin aku mie rebus"
"daaah, apa ya?"
"sana coba nyari ada bahan apa saja didapur, kamu kan pintar masak" kata Jun ji
"iya sih, ada kah bebebrapa bahan masakan?" tanya Rayao pada Jira
"ada kok didapur"
__ADS_1
"okeh deh, aku masak lihat dulu didapur, masakan apa aja deh ya, tau tau matang tinggal makan gitu kalian" kata Rayao
"okeh"
saat Ra yao akan pergi, Jun ji menahan Jira yang akan ikut pergi dengan Rayao
"disini saja, ngapain kamu ikut" kata Jun ji
"apalagi, tadi kan sudah dibahas Jun, udah deh" kata Jira melepaskan tangan Jun ji dan berjalan mengikuti Rayao
seharian bersama, siang akan menuju sore, mereka pun bubar untuk urusan mereka masing masing yang akhirnya bangtan bisa untuk tidurnya sebelum malamnya ia pergi bekerja dan menginap juga
saat tidur, ayahnya datang bekerja, melihat anaknya tidur ia pun menyelimuti anaknya agar lebih tenang tidurnya dan ia beres beres rumah dulu baru istirahat
malamnya, Jira bangun dan mulai melakukan persiapan untuk pergi ke dorm dengan merapikan beberapa baju yang akan ia bawa ke dorm nanti
"kamu menginap berapa hari nak?" sapa Sung gun
"entahlah pa, mungkin semingguan, karna bulan depan baru akan ada jadwal ke luar kota lagi, baru keluar negri"
"ahh, jaga kesehatanmu nak, makan dulu ya sebelum pergi"
"jangan deh pa, gak usah siapin makanan apa apa, Jira pergi sama Sun oppa, sekalian mau makan bareng staff lainnya kok di warung dekat dekat dorm nanti, ini sudah janjian"
"oh yasudahlah"
"Jira pergi dulu ya pa"
"iya"
Sun bing datang lalu Jira pergi bersama Sun bing dan menuju rumah makan tempat janjian mereka, sesampainya, masih terlihat hanya ada Beong park dan Lee donghan, karna keduanya memang pulang masing masing kerumah mereka
"pada belum datang yang lain?" tanya Sun bing
"belum, tapi dijalan kok sudah" jawab Lee donghan
"Bong, minuman apa itu?" tanya Jira
"coba deh, aku pesan minuman melon milkshake" kata Beong park
"coba ya, emm lumayan, tapi enak sih kalau milkshake varian buahnya" kata Jira
mereka mengobrol soal menu disana, tak lama beberapa staff lain berdatangan, tapi belum lengkap semuanya karna masih kurang Kyung min
"Min oppa gak ikut kah memang?" tanya Won seo
"iya belum datang dia" kata Kim in
"Kimi, kamu telfon deh" kata Won seo kepada Kim in
"tunggu"
setelah tersambung dan diangkat oleh Kyung min baru Kim in menanyakan kemana Kyung min
"halo oppa, dimana? ini aku sama yang lain sudah lengkap" kata Kim in
"oya tunggu, aku baru sampai rumah"
"dari kemarin?"
__ADS_1
"maksudnya aku dari luar baru ini, baru sampek rumah mau ambil tas ku langsung jalan"
"sini aku yang bicara" kata Jira