
Jira pun menuju ke doggies, dan sampainya, Jira bertemu dengan Hay un disana dan memesan makan juga disana, tapi tak lama Jeung sang datang menyapanya
"loh kamu pak?" sapa Jira
"iya Jira aku lupa kasih tau, aku memang jalan makan sama Jeung" kata Hay un
"kamu sejak tadi ya? aku dari toilet tadi" kata Jeung sang menyapa Jira
"yaa baru juga sih pak"
mereka duduk bertiga dan mulai mengobrol juga disana
"oh ya, kalian jadi mau nonton? aku ajak pak bos ku boleh ya Hayun" kata Jeung sang
"oh ya terserah" kata Hay un
"boleh kan Jira" tanya Jeung sang
"ya terserah pak"
"oh okeh"
dan kepikiran bos besarnya jadi Jeung sang memberitahu kepada Choi shin a untuk ikut bergabung dengannya dan menelfon didepan Jira bahkan
"halo pak bos?" sapa Jeung sang
"ya Jeung" sapa Choi shin a
"bos di apartemen masih? apa ada acara keluar?"
"aduh aku ya gini gini aja Jeung, tidur dikamar saja lah ngisi waktu liburan" kata Choi shin a
karna memang sejak kemarin, yang dilakukan oleh Choi Shin a adalah hanya tidur, ia selalu mengisi waktu setiap kosong jadwal kerjaan nya dengan bermalas malasan, bahkan jika ada pekerjaan penting apapun akan menyuruh Jeung sang turun tangan mengurusinya untuk mewakilinya
tapi saat mendengar Jeung sang mengajaknya jalan karna ia juga sedang bersama Jira dan teman Jira seketika ia bersemangat untuk bangun dan ikut
"gini pak, saya sekarang sama pacar saya, Hayun, Hayun kan teman Jira saat sekolah, ini kita mau jalan bertiga" kata Jeung sang
"wooh, sama Jira itu?"
"iya, sama Jira juga makanya saya telfon pak bos siapa tau mau ikut gabung buat temani Jira gitu, kan aku sama teman Jira jalan"
"oh iya aku bisa kok, aku siap siap ya, ini aku langsung berangkat kemana?"
__ADS_1
"di doggies ya pak"
"siap, tungguin saja"
bangunlah Choi shin a dan memakai pakaian rapi lalu pergi menemui Jeung sang di doggies, sesampainya, mereka mengobrol berempat lalu membahas soal rencana jalan mereka disana
mereka pun pergi setelah jam 7 malam, dan menuju bioskop dan mereka jadi jalan berempat, saat menonton, Jira duduk bersama Choi shin a dan disana mereka terlihat cukup dekat, setelah selesai menonton karna jadwal hanya menonton saja
Jeung sang meminta bantuan Hay un untuk membuat Jira dan Choi shin a lebih dekat
Hay un menyetujuinya karna ia tau jika Choi shin a sangat kaya raya dan Jira pantas mendapatkannya, apalagi Hay un tau jika Jira akan memangsa Choi shin a untuk mendapatkan banyak pemasukan
"oh ya pak bos, Jira, ini kan sudah malam, kita ke hotel belakang bioskop ini?" tanya Jeung sang
"boleh deh, sepertinya kalau kita paksain jalan, kita bakalan kedinginan dijalan" kata Hay un
"tapi Hayun, kita kan naik mobil berempat?" tanya Jira
"iya Jira, tapi aku pengen cepet sampai nya aja, kaya gimana gitu jalan ke arah apartemen dinginnya iya. malam juga iya" kata Hay un
"udah, disini aja, aku yang akan pesan hotelnya" kata Jeung sang
mereka berjalan ke hotel tepat dibelakang mall itu dan memesan kamar hotel, Jeung sang yang pergi memesan kamarnya
"iya bener itu, yang sebelahan aja biar gak agak jauhan" kata Hay un
"siap"
Jeung sang pergi ke meja admin memesan satu kamar hotel saja dan malah janjian dengan staff disana agar bekerjasama berpura pura hanya memiliki stok 1 kamar kosong saja
setelah yakin, baru Jeung sang menjelaskan kepada yang lain jika hanya satu kamar tersisa kosong, dan penasaran jadi Jira menanyakannya
"apa tidak ada lagi kamar kosong lainnya?" tanya Jira
"waduh kosong kak, ini hanya ada satu kamar tapi satu bed tidur"
"ahh"
"ya biar kalian saja deh, aku sama Hayun pergi pulang" kata Jeung sang
"lah kenapa jadi begitu?" tanya Jira
"iya. kalian saja menginap" kata Hay un
__ADS_1
"aku pulang juga deh" kata Jira
"ahh Jira, aku tidak bisa deh, aku keburu ini, aku gak balik ke apartemen, kerumah appa ku, aku pulang ya, aku minta antar Jeung" kata Hay un
"loh, terus kita?" tanya Jira
Jeung sang memberikan kode kepada bosnya, yang tadinya Choi shin a juga bingung bisa bisanya hotel tersisa satu kamar karna Choi shin a yakin itu tidak seperti sebenarnya
setelah mendapatkan kode kode dari Jeung sang membuat Choi shin a langsung paham dan menyembunyikan senyuman kebahagiaan nya karna Jeung sang paham atas perasaannya
"ya kamu disini saja, kan ada pak Choi ya pak" kata Hay un
"iyaa" jawab Choi shin a
"lah gimana sih Hayun ih" ucap Jira
"udah beneran, keburu aku, sorry ya Jira"
Hay un dan Jeung sang pun pergi, dan hanya ada Jira disana dengan Choi shin a
akhirnya Jira mau saja karna jarak apartemen Jira cukup jauh dari sana, sementara mobil tidak ada, mereka membawa 1 mobil milil Hay un dan sudah dibawa jadi tidak mungkin jalan di tengah malam dan kedinginan
"Jira biar saya pesan hotelnya atau mau saya antar pulang saja?" tanya Choi shin a
Jira melirik kearah keluar hotel dan terlihat tidak kuat juga jika harus pergi jalan kaki, akhirnya memutuskan menginap saja
setelah masuk kamar hotel yang disewa, mereka masuk dan diam didalam sementara diluar, para staff jaga hotel itu membicarakan Costumernya tadi
"waah jaman gila memang nya ya, itu dua gadis cantik cantik tapi mainan sama om om" kata staff satunya
"iya juga sih, kenapa bisa main begitu ya, seusia bapakku deh, gadis itu seusiaku paling" kata staff lainnya
"itu mereka terlihat muda sekali, dibawa kita sepertinya" sambar yang lain
"ahh duit memang mengalahkan segala hal" jawab satpam jaga disana
"iya bener juga, lagian tuh gak terlalu tua juga sih bapak bapaknya" kata staff yang satu tadi
"hem gak tua memang sih, rapi, wangi, tampan ya kan, kaya lagi" jawab satpam jaga itu lagi
"bener banget sih itu"
mereka membicarakan Jira disana tapi tidak mempermasalahkan lebih jauh lagi
__ADS_1
sementara Jira masuk kamar dengan Choi shin a, keduanya sedikit canggung karna satu kamar berdua, Choi shin a malu tapi Jira merasa tidak enak hati dan canggung karna ia tau Choi shin a adalah bos besar