Fake Face

Fake Face
38


__ADS_3

"aku tau, aku ingat, aku hanya mau bilang maaf karna aku pikir kamu tidak itu Holi (anjing Yoongi)" kata Yoongi


"ahh iya iya oppa"


Jira juga bersiap siap akan pergi, tapi lagi lagi Yoongi menahan nya


"bibir kamu manis" bisik Yoongi


seketika mendengar itu, Jira melotot menatap kedua mata Yoongi disana, tapi Yoongi malah mencoba mendekati wajah Jira. membuat Jira malah berjalan mundur untuk menghindar dari Yoongi


"oppa, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Jira


"sekali lagi sajaaaa" ucap Yoongi


Jira yang langsung ngeh sama apa yang dikatakan oleh Yoongi, sekali lagi yang dimaksud adalah berciuman itu, tapi Jira menolaknya dengan menahan tubuh Yoongi dengan tangannya


"kamu lagi mabuk lagi ya oppa?" tanya Jira


"tidak, aku tidak mabuk, aku sadar, aku begini karna aku berpikir aku menyukai kamu, kamu manis dan bibirmu manis" kata Yoongi lagi berbisik


Jira tidak yakin jika Yoongi mengaku tidak mabuk, ia mencoba mencium aroma mulut dari Yoongi tapi ia tidak mencium alkohol memang tapi yang ada malah Yoongi langsung menahan kepala bagian belakang Jira dan mencoba menciumnya tapi Jira menolak lagi


"oppa, aku ditunggu appa ku, permisi" kata Jira


"ahh Jiraa" panggil Yoongi lagi


"apalagi oppa?"


"maafkan aku" kata Yoongi


"yaa" jawab Jira


Jira berjalan pergi dan meninggalkan tempat itu, setelah di ujung jalan, Jira melihat lagi alamat apartemen dari Jun ji tadi pagi dan ia memutuskan untuk datang saja


setelah sampai, ia berdiri tepat dikamar 1711, ia memencet bel yang ada disamping pintu itu, tak lama Jun ji membukanya


"ayo masuk" kata Jun ji


Jira masuk, melihat kesekeliling sana dan melihat seluruh isi apartemen milik Jun ji


"aku baru tau kamu punya apartemen ini? ini milikmu atau sistem menyewa?" tanya Jira

__ADS_1


"ini milikku lah Jira, mana ada aku sewa"


"ya siapa tau kan macam hotel, memang kamu ambil apart ini untuk apa?"


"untuk kesenengan saja, ikuti tren, bukannya lagi banyak yang memiliki apart jaman sekarang?"


"ohh"


dalam hati Jun ji berbohong, karna memang niatan nya untuk mengambil apart itu jika ia sewaktu waktu membawa pulang perempuan untuk ia ajak tidur kan tidak mungkin dibawa pulang kerumah sementara dirumah ada ayah, ibu. nenek dan adik adik lengkap


"disini siapa yang sudah datang selain aku, teman teman kita?" tanya Jira


"gak ada sih, hanya kamu"


"oh ya? Ra yao?"


"aku sudah tawari main, tapi dia belum sempat main, karna pekerjaan nya juga kan"


"iya juga sih"


saat Jira masih memerhatikan sekeliling isi apart sahabatnya itu, sambil menanyakan beberapa hal untuk berbasa basi tapi malah Jun ji yang sudah mulai melihat kearah Jira dengan tatapan nakalnya pun mulai menyentuh beberapa bagian tubuh sensitive Jira


"emm, Jun, emm duduk dulu kali ya, aku belum duduk" kata Jira


"emm, Jun, kamu yakin? aku sahabatmu loh, kita berteman sejak kuliah, bareng, udah kaya adik kakak, beneran mau melakukan itu?" tanya Jira


karna sudah tidak tahan, akhirnya Jun menarik tangan Jira masuk kamar dan tanpa basa basi lagi melakukannya, karna Jira juga bertanggung jawab atas ucapannya karna memang juga kan Jun ji sudah membayarnya srcara professionalitas


alhasil Jira memberikan servis terbaiknya juga dan mulai mengimbangi permainan Jun ji, Jun ji tertawa puas selama bermain, dimana ia ternyata sudah berhasil membuktikan Jira memang pintar memuaskan pria dalah ****


setelah permainan selesai, Jun ji tidur sambil menggenggam tangan Jira, Jira juga tidur disana hingga jam 4 paginya, Jira bangun, dan ia melihat tangan Jun ji masih menggenggam tangannya dengan erat


ia pun melepaskan tangan Jun ji untuk turun ke kamar mandi, tapi Jun ji langsung tersadar karna Jira melepaskan tangannya


"chagiyaaa kemana" kata Jun ji


seketika mendengar itu, Jira terdiam, ia mematung karna mendengar suara Jun ji, bukan karna mendengar Jun ji terbangun juga karna ia terbangun tapi karna mendengar Jun ji memanggilnya sebutan "chagiyaa" yang artinya sayang


bagaimana tidak kaget, selama ia kenal dengan Jun ji dan sejauh apapun mereka dekat, sama sekali ia tidak pernah mendengar sahabatnya itu memanggil seorang perempuan dengan panggilan semanis itu, meskipun ia bersama pacarnya juga


karna melihat Jira terdiam dan memikirkan hal itu, Jun ji menarik tangan Jira untuk dipeluknya lagi

__ADS_1


"jangan kemana mana, aku masing ingin tidur disampingmu" kata Jun ji


seketika Jira hanya diam dan hanya menuruti permintaan Jun ji itu, tapi hatinya berkata ia memikirkan tentang apakah ini sebuah penghianatan persahabatan?


tak lama beberapa menit Jun ji bangun dan mulai sadar, ia pun melirik kearah Jira dengan manja lalu mencium leher Jira, seketika Jira melepaskan kepala Jun ji


"chagiyaa kenapa?" tanya Jun ji


"apasih Jun, aku ini Jira, bukan pacarmu"


"iyaa, tapi aku ingin memanggilmu itu, aku janji diluar setelah ini aku tidak akan memanggilmu sebutan itu" kata Jun ji


"hemm" jawab Jira


Jira melepaskan tangan Jun ji dan pergi kekamar mandi, lalu Jira menatap dirinya di kaca wastafel kamar mandi itu sambil berpikir apakah dia sedang manjadi penghianatan persahabatan


"bagaimana jika Ra yao tau soal ini?" ucap Jira dalam hati


setelah mandi dan memakai kembali bajunya, Jira keluar dari kamar mandi yang sudah ada Jun ji disana


"Jun" ucap Jira kaget


"Jiraa makasih ya, semalam adalah hal paling indah selama aku kenal kamu" kata Jun ji


"emm" jawab Jira


"dan juga hal paling indah selama aku sering tidur dengan wanita lain, aku merasakan dengan kamu paling nikmat"


"heem"


Jira melanjutkan jalannya untuk ke meja rias dikamar apartemen, sementara Jun ji melirik arah Jira yang akan ia masuk kekamar mandi sambil tersenyum lebar


didalam kamar mandi, Jun ji hanya tersenyum sendiri sambil menatap kearah cermin kaca wastafelnya dikamar mandi itu sambil memikirkan tentang Jira


ia merasa malam itu adalah hal yang membuat Jun ji menjadi jatuh cinta kepada Jira seketika


Jun ji pun keluar, Jira berpamitan akan pergi lagi untuk pergi bekerja, Jun ji pun juga harus pergi bekerja


sesampainya di agenci bangtan, Jira berusaha sekali menutupi dirinya yang kepikiran tentang yang terjadi semalam


Jira berubah kembali menjadi Jira yang semua orang agenci ketahui bagaimana rame nya dan cerianya

__ADS_1


"oh ya Jira, aku akan melakukab siaran langsung malam ini. kamu bisa bantu aku?" tanya Yoongi


"bantu? apa?"


__ADS_2