Fake Face

Fake Face
97


__ADS_3

Jimin tau semua karna ia memang selalu mengikuti kemana Jira pergi dan membuat Jimin juga tau jika Jira kapan dan dimana bermain dengan para member


Jimin menjelaskan secara detail ketika ia tau semua itu karna ia mengikuti Jira, Jira kecewa karna merasa Jimin tidak menghargai privasinya tapi sekarang ia sudah tidak peduli lagi


"berkali kali main sama mereka, enak ya? dapat banyak pemasukan? aku yakin kamu tidak akan rugi tidur sama mereka" kata Jimin


"ya lah, memangnya sama kamu, aku dapat apa? cinta? tidak ada tidur bermain cinta tapi pakai hati" jawab Jira


Jira meninggalkan tempat itu dan keluar dari ruangan, akan pergi lagi ke agenci padahal tidak ada apa apa kerjaan di agenci


tapi Jimin menarik Jira, menutup mulut Jira dengan baju kaos panjangnya dan mengikat Jira dari kaki, tangan, juga seluruh badan dengan tali yang sengaja Jimin sediakan


"Jiminie, apa yang kamu lakukan?" tanya Jira dengan nada tidak jelas karna mulutnya tersumpal


seketika Jimin meninggalkan Jira sebentar keluar dan mengunci kamarnya..


"Jimin" sapa Taehyung


"hai, loh Taehyung, kamu kok disini?" tanya Jimin


"lah aku kan memang disini? yang keluar kan hanya para hyung dan staff staff"


"oh iya"


Jira didalam berusaha berteriak tapi tidak bisa karna mulutnya terlalu rapat tersumpal, sementara Taehyung tidak tau Jira ada didalam kamar dan sedang ditawan oleh Jimin


Taehyung pergi malah Yoongi datang, Yoongi berniat untuk memgambil flashdisk milik nya yang ada di Hoseok karna ada file single dari Yoongi


tapi saat membuka pintu kamar Hoseok malah terkunci, ia mengetuk beberapa kali tidak ada sahutan, Jira disana juga kembali mencoba berteriak tapi gagal dan gagal lagi malah membuat tenggorokannya sakit karna memaksakan berteriak itu


sementara Yoongi tidak tau juga Jira didalam, ia pergi mencari sekeliling dorm siapa tau ada member lain dan ada Taehyung


"kamar Hobi dikunci ya" tanya Yoongi


"oh apa iya? gak tau deh" jawab Taehyung


"iyaa, apa belum datang Hobi?"


"belum, eh tapi Jimin ada kok tadi ketemu aku di dapur"


"oh didapur ya? okeh"


Yoongi mendekati arah dapur dan menyapa Jimin lalu meminta untuk mengambil flashdisk


"Jimin, kamu mengunci pintu kamarmu?" tanya Yoongi


"iya hyung"


"kenapa?"


"aaaahh kamarku berantakan, aku masih mau bersihkan"


"duh masak sih, biasanya Hobi yang bersihkan, sini kuncinya aku mau ambil flashdisk ku di meja dalam kamar Hobi"

__ADS_1


"ahh flashdisk? aku saja yang ambil deh, hyung tunggu sini"


"lah kenapa?"


"sudah lah hyung"


Jimin berjalan kearah kamarnya tapi Yoongi mengikutinya membuat Jimin kaget


"hyuung astaga kagetnya" kata Jimin


"aku kan sudah bilang ambil flashdisk?"


"ya aku kan sudah bilang tunggu disana kuambilkan"


"kenapa sih?"


"tunggu saja" kata Jimin


Jimin membuka pintunya dan menutupnya lagi langsung menguncinya dan mengambil flashdisk dimeja lalu memberikan lagi kepada Yoongi


"merah atau hijau?" tanya Jimin


"hijau, ini saja" jawab Yoongi masih merasa heran


Yoongi sebenarnya merasa aneh, sama dengan Taehyung tadi karna tidak biasanya Jimin bersikap aneh, tapi karna pekerjaannya masih banyak jadi Yoongi pergi


Jimin masuk lagi kekamarnya dan membuka tali tali yang diikatkan kepada Jira tapi tidak membuka mulut nya, dan Jimin memaksa melakukan hubungan inyim lagi disana membuat Jira tidak bisa melawan apalagi menolaknya


"sekarang, kamu wajib memberikan ku ini" kata Jimin


"dulu aku mencintai kamu, tapi kamu membuat semua hancur dan membuatku kesal karna cemburu, malah bisa bisa nya main sama semua member bangtan ya, rasakan sekarang" kata Jimin mengancamnya


setelah selesai, Jira teriak tapi dengan cepat Jimin menutupi mulut Jira dengan tangannya, Jira hanya bisa memukul mukul dada Jimin, karna yang dilakukan Jimin adalah mengeluarkannya didalam


*paham kan?


"kenapa kamu melepaskannya didalam?" tanya Jira


"aku sengaja"


"Jimin, bagaimana aku hamil?"


"aku tidak peduli ini"


"Jimin, kamu jahat ya" ucap Jira terus menangis


Jimin memeluk Jira dan tidur disampaing Jira, Jimin tidak peduli Jira menangis


setelah kejadian itu, Jimin sering melakukan hal yang sama, menarik paksa, mengikat kaki tangan dan menyumpal mulut Jira baru melakukan hubungan itu, dan selalu mengeluarkannya lagi didalam


tapi berapa kali mainnya mereka, Jira tidak pernah mau menerima pemberian dari Jimin, entah uang atau barang, ia selalu menolaknya karna bagi Jira, hubungan terlarang dengan Jimin tidak ia inginkan


waktu berlalu, Jira memutuskan untuk sering mendatangi apartemen para member untuk melakukan hubungan terlarang mereka, Jira memang berani mengambil langkah besar ketika ia menginginkan sesuatu

__ADS_1


ketika di apartemen Namjoon


"hai" sapa Jira


"hai, ayo masuk" sapa Namjoon


"yaa"


setelah Jira masuk dan melihat lihat kamar apartemen yang mewah, ah tidak rugi lah jika Namjoon memberikannya uang jatah sebagai saku nya akan jalan shoping ke luar negri


"ada apa kesini sayang?" tanya Namjoon mulai menyentuh lengan Jira


"aku mau pergi ke luar negeri nih, belanja tas tasku, tas lama ku sudah gak update" kata Jira


"yaudah, sana naik ke atas ranjang tidur duluan, ganti bajunya, baju kusiapkan di lemari, gantungan paling atas"


"yaa"


Jira masuk melihat ke lemari baju, semuanya baju tipis, tapi ya gimana lagi, itu diminta Namjoon untuk ia pakai malam itu, lalu Jira naik ke atas ranjang, Namjoon mendekatinya selesai urusannya dengan laptopnya, dan melahapnya


mereka melakukan hubungan itu di apartemen pribadi Namjoon


tak hanya dengan empat orang tapi dengan lima orang lain, tapi Jira tidak menyia nyiakan kesempatan, ia memanfaatkan member member bangtan lain yang memakai nya untuk membelikan ini itu juga


termasuk Namjoon, dimana Ayara berhasil mendapatkan tiket terbangnya gratis untuk pergi ke jepang dan membeli barang brended disana dari hasil hubungan terlarang nya dengan Namjoon


ketika berbeda lagi urusannya dengan Seokjin, ia mendatangi apartemen Seokjin bukan lagi tanpa alasan juga kan, apalagi untuk alasan sekedar main dan mampir karna Jira bukan tipe membuang waktu tanpa bermanfaat


"hai oppa" sapa Jira


"masuk yuk" ajak Seokjin


"ya"


"ada apa kamu?"


"uangku di berangkas habis, aku belum sempat isi, belum ambil di atm, aku kebetulan lewat jadi mampir mau minta uang" kata Jira


"boleh, buka bajumu"


"disini?"


"ya"


"sekarang?"


"ya"


Jira menurutinya saja, Jira benar telanjang, Seokjin menyiapkan uangnya


"cash atau transfer?" tanya Seokjin


"cash"

__ADS_1


Seokjin menyiapkan uangnya di atas meja, lalu nelakukan hubungan itu dengan Jira, selesai nya, Jira pergi mandi dan saat keluar, ia melihat Seokjin tertidur, ia pun mengambil uangnya dan mencium kening Seokjin


__ADS_2