
setelah beristirahat, Jira sibuk menemani Song yung dan Lee donghan
"Jira, aku ke kamar Kyung dulu, ini simpan kan dulu" kata Song yung
"baiklah oppa"
Jira duduk disamping Lee donghan, Lee donghan melirik kearah Song yung dan memastikan pergi..
"nuna Jiraa" sapanya
"yaa" jawab Jira
"kemarin hyung ku menitipkan salam untuk mu di aku" kata Lee donghan
"oh, apa katanya?" tanya Jira melirik kearah Lee donghan
"ya tidak, cuma suruh salamin saja ke kamu"
"oh ya kupikir apa"
"itu saja sih"
"iya makasih ya Dong, kamu bilang saja yang kamu tau, bagaimana kesibukan aku"
"iya juga sih"
tak lama Namjoon memanggil Jira, Jira pun meninggalkan Lee donghan disana
"Jiraa" teriak Namjoon
"yeaaah tunggu"
"sini"
"emm Dong, ini sudah ku simpan ya video nya tadi"
"oh iya nuna"
Jira pun mendekati Namjoon dan mengobrol disana soal pekerjaan juga
malamnya..
"pulang?" ajak Sun bing
"ahh iya, aku ikut lah"
"yaudah ayo"
setiap besoknya masuk siang atau sore, Jira selalu ikut dengan Sun bing pulang saja karna menebeng motor Sun bing, kecuali jika besok masuk nya pagi, pasti selalu Jira menginap saja
setelah mereka berpamitan, Jira pun pergi dan sampai di apartemennya, Sun bing langsung pulang dan Jira langsung masuk dan beristirahat
esok paginya, Jira mandi, dan bersiap siap akan pergi ke toko hape untuk ambil hapenya dari Choi shin a
__ADS_1
sesampainya...
"ada yang bisa dibantu?" sapa staff toko hape nya
"ini oni, saya ada dapat ini dari teman saya, katanya bisa bawa surat ini untuk minta hapenya"
dan staff toko melihatnya, seketika itu mereka ingat tentang Choi shin a kemarin memang sudah menyiapkan hape untuk Jira, pelayannya memberikannya dan menjelaskan tentang hape itu kepada Jira
Jira pun dapat hapenya dan pergi, sementara 3 staff disana membicarakan Jira
"itu siapa nya pak bos (Choi shin a) ya?" tanya staff 1
"iya juga ya, kan pak bos pernah menikah tapi gak punya anak kan? nikah kontrak pula kan" jawab staff 2
"apa mungkin anaknya karna kan usianya seperti ayah dan anak, gadis itu terlihat masih muda, pasti masih sekolah" kata staff 1 lagi
"ya tapi kalau anaknya, aku gak pernah dengar loh gadis ini anak pak bos" kata staff 3
mereka penuh pertanyaan, siapa Jira tapi mereka memutuskan diam dan kembali kepekerjaan masing masing
sementara Jira, memindahkan semua urusan pribadi di hape yang baru dari Choi shin a sementara hape lamanya khusus nya dengan pekerjaannya
hari berlalu, setelah siangnya, Jira janjian dengan Sun bing untuk berangkat bareng dan mereka pun pergi bersama
sampainya di kantor agenci, mereka kembali bekerja untuk beberapa urusan, Jira juga sibuk dengan Namjoon
dan sejak jadi kameramen Namjoon, semua yang Jira miliki harus bisa dikendalikan oleh Namjoon juga termasuk hape
"kenapa kamu mau minta sandiku?"
"lah, semua kita barengan kan, Laptop ku aja udah gak ada rahasia, kamu tau semua, apa saja isinya, masak aku gak" kata Namjoon
"22 44 98" kata Jira
"itu nomor sandinya?"
"yaa"
karna sudah tidak akan ada yang bisa Jira tutupi melihat bagaimana ia dan Namjoon memang selalu terbuka dalam banyak hal termasuk semua rahasia Namjoon yang banyak diketahui Jira
Namjoon melihat seluruh isi hape Jira, memainkan hape Jira disana dengan leluasa, tapi hape lama Jira ya, karna Jira sudah memiliki hape pribadi yang hanya untuk dirinya saja yang tau
hari berlalu, saat Jira sedang merekam Namjoon di salah satu syuting untuk mereka, semua santai tidak ada yang aneh aneh
tapi tiba tiba Taehyung yang terus menggodai Jungkook membuat Jungkook kesal dan mengejar Taehyung, karna ketakutan, Taehyung bersembunyi di belakang Jira
Jira bingung langsung menahan tangan Jungkook tapi yang ada malah Jungkook mengangkatnya dan membawanya masuk kamar dan melemparkannya di kamar itu begitu saja dan Jungkook langsung keluar lagi mencari Taehyung
sementara disana tak lama Jimin baru keluar dari kamar mandi dikamarnya langsung melihat Jira diatas ranjangnya
"ahh Jimin, maaf" kata Jira
Jira berusaha untuk keluar dari kamar itu tapi Jimin menahan tangannya membuka pintu nya malah mengunci pintu kamar itu
__ADS_1
"Jiminie, aku tadi hanya dibawa Jungkook kesini, aku tidak tau sama sekali mengapa dia melemparku disini dan meninggalkanku begitu saja" kata Jira
tapi Jimin tidak peduli, baru saja ia dari kamar mandi, mandi dengan segar dan keluar ada mangsa nya itu tidak akan jadi di sia siakannya
Jimin mendekati arah Jira, Jira berjalan mundur menghindari Jimin disana
"Jiminie, aku pergi dulu" kata Jira
saat Jira akan berjalan melewati Jimin, Jimin menarik tangan Jira dengan keras
"aah Jiminie sakit" kata Jira dengan suara memelas manja nya
tapi Jimin mendorong Jira, lalu menindih tubuh Jira disana dan yang terjadi adalah...
skip.. tau lah yang terjadi disana kejadian nya kan
selesainya, Jira pergi masuk kamar nya untuk mandi, Namjoon mencarinya
"oni, kau lihat Jira?" tanya Namjoon
"coba dikamar" kata Je wook
"baiklah"
Namjoon masuk dan saat bersamaan Jira baru keluar kamar mandinya hanya dengan handuk dan juga rambutnya basah
"Namjoonie? kenapa?" tanya Jira
"emm aku dari tadi mencarimu, emm kamu dimana?"
"oh aku mandi, ada apa mencariku?" tanya Jira lagi
Jira berjalan kearah meja rias dikamar itu dan mengeringkan rambutnya sambil mengobrol dengan Namjoon
seharusnya memakai baju dulu baru mengeringkan rambutnya tapi Jira menunggu untuk Namjoon keluar dulu baru ia memakai baju, tapi sampai Jira selesai mengeringkan rambutnya, Namjoon masih disana
"Namjoonie, kamu masih mau disitu? aku mau ganti bajuku" kata Jira
"ahh astaga iya maaf maaf" kata Namjoon pun berjalan pergi keluar dari kamar
Jira pun memakai baju nya setelah Namjoon keluar kamarnya dan ia bersiap keluar kamar lagi, melakukan kegiatannya lagi diluar..
tapi sejak hari itu, Jira menghindari dekat Jimin, jika ada Jimin, Jira akan menghindar dibelakang member lain atau staff lain
untuk itu Jira tidak pernah jauh dari Namjoon atau Beong park untuk jaga jaga dirinya sendiri sampai kepada dimana Jira tidak sadar jika hanya ada Jimin didekatnya, begitu ia sadar Jimin menahan lengannya
"Jira, kenapa kamu menghindariku selama sebulan ini?" tanya Jimin
Jira melepaskan tangan Jimin dari lengannya tapi Jimin sebentar saja melepaskannya dan kembali menggenggam lengan Jira lagi
"Jiminie, ayolah, jangan begini tolong lah" kata Jira
"ayolah apa? kamu itu, ayolah, kenapa begini?" tanya Jimin
__ADS_1